
Happy Reading 😊
Setelah pelepasan yang terakhir Darren menyudahi acara bercintanya dengan sang istri. Nafas mereka berdua masih terasa berat dengan peluh yang membasahi tubuh.
Darren mengecup kening Candy lama, meskipun masih basah karena keringat tapi Darren semakin menyukai hal itu dari istrinya, menurut Darren, Candy terlihat semakin seksi dan hot saja.
"Sekarang kita harus segera mandi karena akan menghadiri undangan makan malam dari Tuan Rio Osawa sayang," ucap Darren membersihkan keringat di dahi Candy.
"Aku masih lelah sayang," Candy menarik selimut menutupi dirinya.
Darren begitu gemas melihat kelakuan istrinya itu, dia membuka selimut dan langsung membopong Candy ke dalam kamar mandi.
"Aaawww Darren turunkan aku!" pekik Candy.
"Jangan bergerak sayang, nanti kalau jatuh gimana? kasih Baby Girl kita donk," Candy langsung terdiam dan menurut.
Tentu saja dia tidak mau terjadi apa-apa lagi dengan kandungannya.
Penabrak waktu itu masih belum di ketahui siapa pelakunya, padahal Darren sudah bersusah payah mencari bukti tapi sepertinya memang tidak ada bukti, seolah kejadian itu memang tidak di sengaja.
Candy juga sudah tidak mempermasalahkan hal itu lagi, yang terpenting kandungannya baik-baik saja sampai saat ini.
Akhirnya malam itu Darren dan Candy mendatangi sebuah rumah bergaya Asia dengan aksen bangunan berarsitektur Jepang.
"Selamat malam Tuan Darren, wow jadi ini Nona Candy, istri anda?" sapa Tuan Rio Osawa menyalami mereka.
Candy tersenyum di sambut dengan ramah oleh Tuan Rio Osawa pria keturunan Jepang itu.
"Silahkan duduk Tuan Darren dan Nona Candy, sebentar aku panggilkan istriku," Tuan Rio memanggil istrinya yang masih muda.
Seorang gadis muda cantik muncul masuk ke ruang tamu, wajahnya berparas Asia dengan mata sipit dan rambut hitam lurus, kulitnya putih bersih dengan postur tubuh yang kecil.
"Selamat malam Nona Candy, namaku Riyuki Osawa, aku sangat menyukaimu, bolehkah aku memelukmu?" ucap wanita yang bernama Riyuki itu.
Candy sempat terpaku ketika tiba-tiba wanita asli Jepang itu memeluknya.
Darren merasa ada sebuah kehangatan ketika melihat pemandangan itu.
"Ayo sekarang kita ke ruang makan, istriku sudah memasak berbagai macam makanan untuk kalian," ucap Tuan Rio mengajak Darren dan Candy menuju ruang makan.
Riyuki menggandeng lengan Candy dan mengajaknya bicara sejak tadi, tatapan dan senyuman tulus gadis Asia itu tunjukkan.
"Aku dan Rio sudah setahun lebih menikah tapi sampai saat ini aku belum hamil, maukah kamu membagi resep bagaimana caranya agar cepat hamil?" tanya Riyuki.
__ADS_1
Candy sempat melongo mendengar ucapan wanita di depannya itu.
"Hahahaha, istriku ini sangat antusias, padahal kita sudah sering membuatnya, tapi sepertinya memang kami belum di beri kepercayaan," Tuan Rio tergelak.
"Usaha tidak akan membohongi hasil Tuan," ucap Darren.
"Ayo kita makan, istriku sangat pandai memasak," ucap Tuan Rio.
"Nona Candy, setelah ini aku akan memberimu sesuatu, ku harap kamu suka," ucap Riyuki.
Candy merasa wanita Jepang itu sangat baik dan juga Cantik. "Tentu saja Nona Riyuki," jawab Candy tersenyum.
Mereka makan dengan saling mengakrabkan diri dengan berbincang ringan.
Setelah itu Candy di ajak oleh Riyuki ke dalam kamarnya, wanita Asia itu mengambil sebuah kotak perhiasan dari laci dan membukanya.
"Nona Candy, ini adalah kalung berlian asli dari Jepang, aku memberikan mu ini sebagai hadiah persahabatan kita, aku harap kamu tidak menolak," Riyuki mengambil Kalung itu dari dalam kotak.
Candy sangat bingung saat ini, entah kenapa dia merasa wanita di depannya ini begitu baik padanya.
Riyuki memakaikan kalung berlian itu di leher Candy, sangat cantik dan indah. Bisa dipastikan harganya sangat mahal.
"Tapi aku tidak mengerti dan.."
Candy hanya pasrah saat melihat senyuman tulus dari wanita itu.
Akhirnya Candy menerima kalung pemberian Riyuki dengan berat hati, merasa tidak pantas untuk memakai kalung berlian yang sangat mahal itu.
Malam itu Candy dan Darren akhirnya pulang ke rumah setelah acara jamuan di rumah Tuan Rio Osawa.
"Sayang, apakah kamu mengenal baik Tuan Rio Osawa? kenapa dia dan istrinya begitu baik kepadaku, padahal kita baru saja bertemu?" tanya Candy.
"Baru beberapa bulan ini kita bekerja sama sayang, Tuan Rio memang sangat baik, istrinya selalu menanyakan dirimu, aku juga tidak tahu motif apa mereka memberikan hadiah padamu, mudah-mudahan saja mereka beneran tulus," jawab Darren.
Candy memang sempat merasa ada hal yang di sembunyikan oleh Riyuki, kenapa dia bisa begitu baik kepadanya, padahal baru saja kenal.
"Mudah-mudahan tidak ada maksud terselubung sayang," Candy meremas tangannya.
Sedangkan di sisi lain.
Rio memeluk istrinya dari belakang, dia mengecup pucuk kepala Riyuki berkali-kali, seakan memberinya semangat.
"Bertahun-tahun aku merasa hidupku bagaikan di sebuah tebing yang curam, rasa bersalah ini tidak pernah bisa lepas dariku," ucap Riyuki membalikan badannya menghadap Rio.
__ADS_1
"Tapi sekarang kita bisa menebus kesalahan itu, aku yakin Nona Candy tidak akan pernah tahu bahwa kamulah penyebab kematian orang tuanya, kamu selama ini sudah susah payah untuk mencari putri nya sayang, setelah ini hidup kita akan jauh lebih tenang, karena kita bisa melihat Nona Candy baik-baik saja karena sepertinya Tuan Darren begitu mencintai istrinya," ucap Rio.
Riyuki menghela nafas, dia ingat di mana kejadian beberapa tahun lalu di mana dia menyelamatkan seekor kucing yang akan di tabrak sebuah mobil, tapi ternyata mobil itu membanting setir dan menabrak pohon besar di sisi jalan hingga membuat pengemudi yang tidak lain adalah Ayah Candy dan Ibunya meninggal di tempat.
Riyuki yang saat itu melihat dengan jelas kejadian meninggal nya dua orang di dalam mobil itu hanya bisa berlari dan bersembunyi. Dadanya bergetar hebat dan tubuhnya menegang.
Dia hanya berusaha menyelamatkan seekor kucing tapi malah menyebabkan dua nyawa melayang.
Setelah kejadian itu dia mengetahui bahwa dua orang itu mempunyai seorang putri kecil, Candy yang saat itu masih berumur sekitar 10 tahunan menangis histeris ketika mengetahui orang tuanya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
Riyuki ingin menebus kesalahannya dengan cara membuat Candy bahagia, ingin bisa dekat dengan Candy dan menjadi sahabatnya.
###
Lula berdiri di depan cermin, sedari tadi dia mengamati tubuhnya yang terlihat semakin gendut karena kehamilannya memasuki usia 7 bulan.
"Sayang, kenapa tidak tidur, ini sudah malam," ucap Danish memeluk Lula dari belakang.
"Aku takut sayang," jawab Lula.
"Takut kenapa, hem?" Danish mencium tengkuk istrinya.
"Takut kalau kamu tidak menyukai ku lagi, lihatlah badanku semakin lebar, gendut, jelek dan tidak cantik," jawab Lula.
Danish terkekeh.
"Aku mencintaimu tulus dari hati, bukan karena kecantikan mu sayang, tapi karena kebaikan hatimu, ketulusan yang kamu berikan kepadaku itu membuatku tergila-gila padamu, menurut ku kamu tidak pernah jelek sayang, bahkan tubuhmu ini adalah canduku, kamu begini juga karena sedang mengandung buah hati kita, aku bangga padamu," Danish langsung mencium bibir istrinya itu dengan lembut.
Semua ketakutan yang Lula rasakan hanyalah sekedar pikiran buruknya.
"Bagaimana kalau suatu saat nanti kamu melirik wanita lain?"
Bersambung
Maaf bila masih banyak typo 🙏🏻
Mohon dukungan dari akak reader 🥰
🥰🥰🥰 jangan sampai lupa untuk dukungannya ya 🙏 dengan cara like, vote dan bunga🌹🌹🌹
Agar othor lebih semangat lagi untuk up nya.
Terima kasih ❤️😘😘😘
__ADS_1