Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
My Baby


__ADS_3

Happy Reading 😔


Darren keluar dari dalam mobil dan berlari masuk ke dalam rumah sakit. Dia mendapatkan kabar bahwa Candy mengalami pendarahan.


Tentu saja hal itu membuat Darren sangat panik dan khawatir. Candy langsung di bawa ke rumah sakit oleh beberapa orang di loby apartemen.


Mereka yang sudah mengenal Candy adalah istri dari Darren langsung mengabari suaminya yang saat itu sudah berada di kantor.


"Dokter, bagaimana kondisi istri saya?" seru Darren kala melihat seorang dokter keluar dari ruang UGD.


"Istri tuan masih kami tangani, keadaannya belum stabil, mohon di tunggu sebentar," jawab dokter tersebut.


Darren merasa tubuhnya lemas, dia benar-benar takut terjadi apa-apa dengan istri dan calon Baby-nya itu.


"Dokter, bolehkah saya masuk ke dalam," Darren memohon.


"Nanti dulu Tuan, kami masih menanganinya, saya harap anda bersabar menunggu," ucap dokter muda itu.


Usianya sekitar tiga puluh tahunan, Darren masih memohon agar dia di perbolehkan masuk mendampingi Candy di periksa.


Dokter muda itu menghela nafas, dia begitu paham dengan keadaan Darren yang begitu khawatir itu.


"Tuan, percayakan kepada kami, pasti istri anda baik-baik saja, duduklah di sini dulu, tenangkan pikiran dan hati anda, kami akan melakukan yang terbaik," Dokter itu tersenyum, kemudian dia berlalu dari hadapan Darren.


Darren akhirnya pasrah, dia duduk di kursi tunggu dengan menekuk wajahnya, terlihat kekhawatiran di raut muka pria itu.


"Ya Tuhan, selamatkan keduanya, aku benar-benar tidak bisa hidup tanpa mereka," lirih Darren.


Candy dan calon Baby adalah segalanya bagi pria ini, dia merasa hidupnya menjadi semakin sempurna ketika mengetahui Candy telah mengandung.


Cobaan apa lagi yang akan di berikan Tuhan kepadanya, dia tentu tidak ingin calon Baby-nya kenapa-napa. Sungguh anugerah terindah kala Darren mengetahu istrinya yang telah hamil itu.

__ADS_1


Tentunya dia merasa menjadi pria sejati dan seutuhnya.


Setelah menunggu hampir satu jam akhirnya pintu UGD terbuka, Darren langsung berlari ke arah pintu dan melihat istrinya sedang di bawa oleh dua perawat keluar dari sana.


"Dokter, apa yang terjadi dengan istri saya!" seru Darren.


"Istri anda sudah melewati masa kritis, sekarang kami akan memindahkan ke ruang perawatan, silahkan anda ikut ke ruangan saya, ada yang ingin saya bicarakan mengenai kondisi istri anda Tuan," ucap Dokter muda itu.


Darren mengikuti arahan dokter itu, sebenarnya dia sangat ingin segera bertemu Candy, tapi tentu mengetahui kondisi Candy lebih penting.


"Silahkan duduk Tuan," Dokter menyuruh Darren duduk di kursi depan mejanya.


"Apakah ada hal yang buruk dengan kondisi istri saya dok? bagaimana kondisi bayi kami?" tanya Darren.


"Kondisi istri anda baik-baik saja, Nona Candy sangat kuat, untung saja tadi langsung di bawa ke rumah sakit karena Nona Candy jatuh dengan tengkurap." Dokter tersebut menghirup nafas


"Jatuh tengkurap saat hamil adalah posisi paling berbahaya, lebih bahaya dari pada jatuh terlentang. Karena ketika jatuh dengan posisi tengkurap janin lah yang pertama kali terbentur, biasanya plasenta bisa terlepas karena benturan itu dan mengakibatkan janin tidak bisa mendapatkan pasokan makanan dari sang Mommy."


"Tapi untung saja tadi Nona Candy sempat melindungi perutnya dengan tangan sehingga tidak terjadi benturan langsung dengan perut, hanya terjadi kontraksi kecil hingga menyebabkan pendarahan," jelas dokter tersebut.


"Jadi intinya istri dan calon baby kami baik-baik saja kan dok?" tanya Darren serius.


"Kondisi mereka baik-baik saja, kami sudah melakukan cek USG dan detak jantung baby, semuanya normal," jawab dokter itu tersenyum.


"Terima kasih dokter," seru Darren bahagia.


"Berterima kasihlah pada istri anda Tuan, karena dia berhasil menyelamatkan calon baby kalian," ucap sang dokter.


Darren segera masuk ke dalam ruang rawat Candy, dia melihat istrinya itu masih terlelap, sepertinya dokter baru saja memberinya obat sehingga dia tertidur.


Dokter mengatakan bahwa Candy besok pagi sudah bisa langsung pulang karena kondisinya sudah sangat baik dan semuanya sehat-sehat saja.

__ADS_1


"Sayang, terima kasih sudah menyelamatkan calon anak kita, kamu benar-benar calon Mommy yang luar biasa," Darren mengecup kening Candy.


Candy merasa ada seseorang yang menggenggam tangannya dan sesekali menciuminya.


"Darren," lirih Candy.


Darren yang mendengar suara dari sang istri langsung menatap Candy dengan mata yang berkaca-kaca.


"Sayang, bagaimana keadaanmu?" tanya Darren.


"Hiks, aku sangat takut, tapi baby kita sungguh kuat, dia ternyata menjaga dirinya dengan baik di dalam sini," jawab Candy menunjuk perut buncitnya.


Darren mencium perut istrinya itu. "Sayangnya Daddy dan Mommy apa kabar di dalam sini? baik-baik ya sayang, Dad dan Mom sudah tidak sabar menantikanmu hadir di dunia ini, jangan rewel di dalam ya, kasihan Mommy kalau baby rewel, lovu you emmuah!" Darren mengajak calon Baby-nya berbicara.


"Tenanglah Candyku, aku sangat bahagia mendengar bahwa kalian baik-baik saja, kamu harus lebih berhati-hati lagi kedepannya, mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sampai persalinan," ucap Darren memeluk istrinya.


"Terima kasih sayang atas support dan doanya, aku berjanji akan menjaga baby kita, tadi di USG sudah di ketahui jenis kelaminnya, dia seorang Baby girl," ucap Candy tersenyum.


"Benarkah? sayang aku sudah tidak sabar cepat-cepat ingin berjumpa dengan Baby girl kita," Darren mencium pipi istrinya.


Dia sungguh bahagia.


"Tunggu lima bulan lagi sayang," jawab Candy menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang suami yang terlihat begitu bahagia itu.


Bersambung.


Baby girl ya anak Candy dan Darren🥰


Kalau Lula dan Danish kan triplet, menurut akak reader jenis kelaminnya apa aja?🤭🤭


jangan lupa like vote dan bunganya 🌹

__ADS_1


kopi juga mau☕☕☕


__ADS_2