
Happy Reading 😊
Sore itu di kediaman Danish Alvares semua orang terlihat berkumpul. Para putra-putri dan para menantu juga terlihat di sana. Semua orang terlihat sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing yang sudah di susun. Ya, saat ini para Danish Family's tengah mengadakan acara barbeque di taman belakang rumah.
Para pria menyiapkan tempat untuk memanggang, sedangkan para wanita menyiapkan bahan-bahan untuk menu barbeque-nya.
Danish kondisinya juga semakin membaik. Dia dan sang istri hanya melihat kegiatan para anak-anaknya yang bahkan tidak mau dibantu oleh para asisten rumah tangga di situ. Sepertinya semua orang sedang menikmati weekend nya dengan acara berkumpul bersama.
Danish dan Lula duduk di teras sambil memakan cemilan untuk mereka, Lula masih menyuapi Danish meskipun suaminya itu sudah sembuh. Bahkan besok Danish sudah bisa masuk ke kantor dan mulai bekerja. Tapi memang dasar Danish yang manja dan ingin selalu di suapi sang istri, bahkan semenjak pulang dari rumah sakit pria itu selalu ingin di perhatikan Lula dari hal sekecil apapun. Sungguh kehidupannya sudah sangat bahagia dan sempurna. Mengingat bagaimana dia memperjuangkan cintanya kepada sang istri dan memenuhi janjinya dengan memberikan kasih sayang yang berlimpah untuk istri dan anak-anaknya.
Entah bagaimana Danish dan Lula menyambut kebahagiaan yang mereka rasakan saat ini. Apalagi setelah mereka mengetahui bahwa menantu mereka yang satunya yaitu Mia sedang mengandung. Sungguh kebahagiaan yang tiada tara di rasakan Danish dan Lula. Akan terasa sangat lengkap apabila sang Putri Daniella hamil berbarengan dengan saudara iparnya yang lain. Tapi entahlah, sang putri mengatakan akan menunda kehamilan nya setahun lagi setelah dia lulus kuliah.
Sedangkan Evelyn dan Arshel berencana pulang ke Florida esok hari, maka pada hari ini mereka ingin berkumpul bersama dan menikmati hari-hari terakhir mereka sebelum memulai kegiatan di Florida.
"Sepertinya istriku juga ingin bergabung dengan anak-anak?" Ucap Danish menatap Lula yang sedari tadi tersenyum melihat keakraban para putra-putri dan ipar mereka.
"Kalau aku ikut bergabung dengan mereka pastinya kamu akan selalu mengusiliku kan? jadi lebih baik aku di sini saja bersama tuan besar Danish Alvares." Jawab Lula tersenyum menatap sang suami.
"Memang sebaiknya kita di sini saja Nyonya Lula Alvares, dan menikmati pemandangan ini sejenak, melihat kebahagiaan mereka yang sangat antusias di sini itu sudah cukup untukku." Ucap Danish.
__ADS_1
Lula menatap wajah suaminya yang masih terlihat tampan meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Banyak para wanita baik yang masih muda ataupun yang sudah berumur dengan terang-terangan mendekati Danish. Kalaupun suaminya itu mau dia pasti sudah menjadi sugar Daddy para gadis cantik di luar sana.
Tapi itu bukanlah sifat Danish, dia selalu setia kepada istrinya dan tidak akan pernah berminat untuk mencari kepuasan di luar sana.
Zack membawa beberapa jagung yang sudah di bersihkan untuk di panggang dengan panggangan khusus. Terlihat Kenzo dan Arshel sedang sibuk memanggang daging dan bahan sayuran lainnya.
"Sepertinya ini akan sangat lezat." Ucap Zack menaruh beberapa jagung di sisi lain panggangan yang kosong.
"Tentu saja, para istri pasti menyukai hasil panggangan kita." Ucap Kenzo.
Mereka benar-benar melakukan semua itu tanpa di bantu oleh pelayan, bahkan seharian ini para pelayan di bebas tugaskan agar mereka bisa libur sejenak.
"Kenzo, tidak menyangka ya, ternyata kamu tidak jadi menunda kehamilan istrimu?" tanya Zack pada saat mereka membakar jagung dan daging di alat panggangan khusus itu.
"Sebenarnya awalnya juga ingin menunda, tapi mungkin Tuhan berkehendak lain, sehingga Mia saat ini telah hamil." Jawab Kenzo menatap ke arah istrinya yang sedang bersama dengan kedua saudari iparnya terlihat sibuk dengan kegiatan mereka.
"Ya, baguslah kalau begitu,, aku ikut senang mendengar kabar baik ini, apalagi sepertinya Daddy Danish dan Mommy Lula sangat bahagia mengetahui bahwa Mia sudah mengandung." Zack mengoleskan saos ke arah daging yang dia panggang itu.
__ADS_1
Suara craasss di panggangan itu terdengar begitu jelas pada saat Zack mengolesi daging yang sudah di potong kecil-kecil dan ditusuk dengan bahan pelengkap seperti paprika, sosis, dan tomat dengan saos barbeque-nya.
Akhirnya setelah semua siap dan semuanya sudah tersaji semua orang menyantap masakan yang telah di buat sendiri.
"Hei Zack! itu bagianku!" seru Daniella ketika suaminya memakan sisa daging pada tusuknya.
"Ini sayang,, kamu mau..?" Zack menyadarkan potongan daging itu di mulutnya dan di arahkan kepada sang istri.
"Zack,, kamu menjijikan sekali, daging itu sudah kamu makan, aku tidak mau!"
"Padahal biasanya kamu suka kan yang dari mulutku, kenapa sekarang pura-pura menolak, tidak usah malu sayang, mereka semua kan keluarga kita." Zack mencoba menggoda istrinya.
Hal itu malah semakin membuat Daniella sangat malu. "Apaan sih!" ucap Daniella pura-pura mengambil minuman di meja lain.
Semua orang terlihat tertawa melihat tingkah laku pasangan Zack dan Daniella yang terkadang memang masih labil dan sering bertengkar kecil.
Bersambung..
Mohon komen kalau ada typo🙏
__ADS_1