Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) My First Kiss


__ADS_3

Happy Reading 😊


"Apa aku suruh Daniella untuk mendandani mu seperti pada waktu di pesta Ara sayang?" Mia menggeleng pelan mendengar ucapan Kenzo.


"Tidak perlu Ken, aku ingin menjadi diriku apa adanya, aku lebih nyaman berpenampilan seperti ini," jawab Mia tersenyum.


"Nah itu baru Miaku, aku cinta kamu apa adanya, menurut ku penampilan tidaklah penting, tapi kalau kamu merasa insecure aku hanya bisa memberimu saran untuk berdandan seperti waktu itu, tapi meskipun kamu tidak berdandan pun aku sudah sayang sama kamu Mia, jadi jangan pergi berfikir kalau kamu tidak pantas untukku, karena aku mencintaimu dari hati mu bukan karena wajah dan penampilan mu," ucap Kenzo menatap lekat mata coklat itu.


"Terima kasih sayang, aku sangat beruntung bisa mendapatkan cinta yang besar dari seorang Kenzo," Mia tersenyum lebar.


Sungguh dia tidak pernah menyangka akan mendapatkan cinta yang tulus dari pria yang sangat terkenal di kampus.


"Duh manis banget sih senyumnya sayang, jadi pengen nyium terus nih," Mia mendorong dada Kenzo yang mendekat.


"Kenapa sekarang kamu jadi kaya anak kecil? dikit-dikit maunya cium, cium sini dan sini, memangnya aku imut ya?" Kenzo tertawa mendengar ucapan Mia.


"Salah sendiri punya wajah cantik begini, bukan cuma imut tapi manis kaya gula, apalagi yang ini nih manis banget, kesukaan ku!" tunjuk Kenzo ke arah bibir Mia.


"Dasar mesum, gak nyangka ternyata pria yang terlihat biasa saja seperti mu mempunyai sisi kemesuman level tinggi ya?" Mia bersedap dada dan memalingkan wajahnya.


"Aku gak mesum kok, itu namanya cinta, kalau udah klik di hati dengan gadis yang di cintai nya, rasanya itu cuma pengen selalu dekat terus," jawab Kenzo.


"Dasar gombal!" Kenzo lagi-lagi mencium pipi Mia karena gemas.


Sepertinya saat ini mencium Mia akan menjadi hoby baru untuk Kenzo.


"Aku tulus padamu sayang," ucap Kenzo memegang pipi cubby Mia lagi.


"Iya aku percaya, tapi bagaimana dengan keluarga mu nanti? apa mereka akan menerima ku? dan teman-teman mu juga? bagaimana kalau mereka semua mencibir mu?" ucap Mia dengan wajah yang semdi.


Kenzo menatap wajah Mia seakan meneliti sesuatu. Perlahan dia melepaskan kacamata Mia membuat gadis itu mengerjab berkali-kali.


"Kenapa di lepas Ken! aku tidak bisa melihat kalau tidak memakai kacamata!!


Bukannya menyerahkan kacamata Mia pada yang punya tapi Kenzo malah menyembunyikan kacamata itu di saku celananya.


"Kenzo mana kacamata ku!" seru Mia kesal.


"Sepertinya mulai dari sekarang kamu harus mengganti kacamata itu dengan sofelan sayang, karena menurut ku matamu ini sangat indah, tapi mata ini hanya boleh menatap ke arahku saja," Mia terkejut mendengar hal itu.

__ADS_1


"Tapi aku tidak terbiasa memakai softlens," jawab Mia.


"Nanti lama-lama juga akan terbiasa sayang, aku akan memesan kan softlens yang kualitasnya bagus, jadi tidak akan menyebabkan iritasi mata, bagaimana?" Mia terlihat berfikir tapi sesaat kemudian dia mengangguk dan setuju masalah softlens itu.


"Baiklah, kalau gitu kita pergi ke optik terkenal, agar kamu cepat memakai softlens nya, kacamata ini sementara aku bawa dulu ya," Kenzo menstater mobilnya dan segera keluar dari area kampus.


###


Kenzo dan Mia baru saja keluar dari tempat optik, pria tampan sejuta pesona itu telah selesai membeli softlens baru untuk kekasihnya itu.


"Ayo sekarang kita ke rumah ku, kita belajar bersama dan sekalian makan malam di rumah," ucap Kenzo saat mereka sudah berada di perjalanan.


"Makan malam di rumahmu? aku malu Ken kalau harus ikut makan malam bersama keluarga mu," jawab Mia.


"Kenapa malu sayang? kan kamu pakai baju lengkap," Mia mencubit perut Kenzo mendengar ucapan nya.


"Aduh sayang kok di cubit sih, awas ya nanti aku hukum loh," ucap Kenzo menaik turunkan alisnya menggoda sang kekasih.


"Habisnya kamu gak serius sih," jawab Mia cemberut.


"Jangan di moyongin bibir nya, nanti aku gak bisa nahan buat **** tuh bibir yang di majuin itu", Mia melotot sempurna mendengar ucapan konyol dari Kenzo.


###


Evelyn menatap foto seorang pria yang telah merampas hatinya. Entah kenapa rasa cintanya pada Arshel tidak pernah berubah, setelah bertahun-tahun mereka saling mengenal.


Gadis cantik itu masih ingat ketika mereka pertama kali bertemu, pada saat itu mereka masih berusia 5 tahun.


Kedua orang tua mereka yang memang sahabatan sejak lama itu masih saling mengunjungi ketika berada di kota masing-masing.


Evelyn dan Arshel ketika itu sedang bermain di halaman rumah, ketika itu semua orang berada di dalam rumah.


Evelyn melihat seekor kucing yang masuk ke dalam pekarangan, dia ingin sekali memegang kucing itu. Arshel yang melihat Evelyn mendekati seekor kucing dengan wajah berbinar langsung mendekati nya.


"Eve, apa kamu menyukai kucing itu?" Evelyn menatap Arshel dengan tatapan pupy eyes sambil mengangguk.


"Tapi itu kucing liar, apa kamu tidak takut kalau dia nanti akan menggigit mu Eve?"


"Arshel, maukah kamu menangkapkan kucing itu untuk ku?" Evelyn terlihat memohon.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menangkap kucing itu untuk mu," Arshel mendekat ke arah kucing kecil tersebut.


"Aaaa dapat!" Evelyn tersenyum lebar sambil bertepuk tangan seolah mengapresiasi apa yang di lakukan Arshel.


Miauw, Miauw!


"Lucu kan kucingnya Arshel?" ucap Evelyn ketika Arshel memberikan kucing itu padanya.


"Iya, lucu seperti kamu Eve," jawab Arshel.


Pria kecil yang sudah terlihat dewasa melebihi usianya itu membuat Eve kecil merasa sangat di sayang.


Cup.


Tiba-tiba Eve begitu terkejut ketika Arshe mencium bibir mungilnya sekilas.


"Jangan beri tahu siapa-siapa ya?" ucap Arshel mengelus rambut Eve yang panjang itu.


Evelyn mengangguk dan tersenyum.


"My First Kiss"


Bersambung.


Hai akak reader semuanya 🥰🥰


Othor mohon dukungannya untuk mampir di karyaku yang lain.


Kisah Franklin dan Fanny di Novel mereka yang berjudul Penantian Wanita Milik Casanova


Satu tangkai bunga 👉🌹 sangat berharga buat othor. apalagi jika yang ngasih kopi 👉☕


Pasti tambah lebih semangat 💪🥰


Jangan lupa mampir ya, tetap di rumah membaca novelku ya dan patuhi protokol kesehatan.


Ini cover novelnya


__ADS_1


__ADS_2