Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Ending


__ADS_3

Happy Reading 😊


"Sayang, aku sudah tidak tahan." Ucap Arshel semakin mempercepat hentakkan pinggulnya. Nafasnya memburu dan semakin berat. Rasanya sudah berada di ujung dan ingin meledak. Hawa panas di sekujur tubuhnya disertai peluh yang membasahi keningnya tidak menyurutkan Arshel untuk semakin mempercepat tempo gerakannya.


Evelyn hanya bisa memejamkan matanya sambil menggigit bibir bagian bawah, merasakan sesuatu yang berkedut dan semakin membesar di bawah sana.


Posisi mereka masih sama seperti sebelumnya, karena kondisi Evelyn yang sudah hamil tua membuat Arshel begitu menyukai posisi ini.


Arshel mengerang panjang setelah pria itu menumpahkan lahar cintanya ke dalam rahim sang istri. Pria itu kemudian memeluk Evelyn dari belakang dengan nafas yang masih tersengal.


"Tubuhmu selalu membuatku candu, sayang." Bisik Arshel memeluk tubuh Evelyn dari belakang. Gadis itu merasa geli saat Arshel mencium telinga dan juga leher jenjangnya dengan lembut disertai sapuan lidahnya yang membuat basah.


"Sudah sayang, sebaiknya kita segera membersihkan diri, nanti Mommy sama Daddy tiba-tiba datang dan mencari kita." Ucap Evelyn.


Daddy Darren dan Mommy Candy sedang keluar karena undangan dari salah satu sahabat koleganya.


Evelyn melepaskan diri dari Arshel dan membalikkan tubuhnya menghadap sang suami. Arshel menarik pinggang Evelyn untuk merapatkan tubuh mereka yang masih sama sama polos.


"Sepertinya calon baby kita suka kalau setiap hari di tengok Papanya." Ucap Arshel tersenyum.


"Masa sih?" Evelyn menyentuh dada bidang Arshel.


"Iya, Tapi Mamanya juga lebih suka" Goda Arshel mengedipkan matanya.


Evelyn tersipu malu, tidak di pungkiri bahwa dia juga merasa senang selalu mendapatkan sentuhan lembut dan kenikmatan dari Arshel.


"Iya, aku tidak tahu kenapa sekarang menjadi menjadi semakin agresif saja, mungkin karena pengaruh hormon kehamilan, jadi semakin suka kalau kamu sentuh." Ucap Evelyn jujur.


Arshel menangkup wajah Evelyn kemudian mendekatkan wajahnya ke arah wajah cantik sang istri. "Aku sangat mencintaimu, istriku!" Evelyn menutup matanya ketika Arshel tiba-tiba mencium bibirnya lembut.


Setelah melakukan ciuman panjang itu Evelyn merasa perutnya sedikit sakit.


Evelyn berjalan ke arah ranjang. Kemudian di susul oleh Arshel yang mengekor di belakangnya.


"Ada apa sayang?" Tanya Arshel yang melihat Evelyn mengernyit seperti menahan sesuatu.


"Sayang, kenapa rasanya begitu mulas dan sakit?" Evelyn memegang perutnya karena terasa seperti ingin buang air besar.

__ADS_1


"Apa kamu mau ke kamar mandi, sayang?" Tanya Arshel.


"Aaauuww,, sakit sekali!" Seru Evelyn.


"Sayang, tenang,, aku akan segera menghubungi dokter!"


Arshel langsung menghubungi dokter Adam setelah melihat istrinya merintih kesakitan. Dia tidak mau terjadi apa-apa dengan sang istri. Apalagi mereka baru melakukan pergumalan yang cukup menguras tenaga.


"Pakai baju dulu ya sayang, nanti dokter Adam segera datang."Ucap Arshel mengelus perut Evelyn.


Kandungan Evelyn memang sudah memasuki bulan sembilan. Sepertinya kali ini Arshel sudah membantu untuk membuka jalan lahir.


"Aakk,, sakit sekali!! aku tidak kuat, Arshel!"


"Kalau begitu kita langsung ke rumah sakit saja." Ucap Arshel yang merasa bahwa sang istri akan melahirkan.


Kemudian Arshel menggendong Evelyn dan langsung membawanya ke rumah sakit.


###


Ya, akhirnya Evelyn sudah melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik dan sehat.


Arshel tiada hentinya mencium kening sang istri dan mengucapkan terima kasih karena telah berhasil berjuang melahirkan putrinya dengan selamat.


Candy dan Darren juga sudah datang ke rumah sakit setelah mendapat pesan dari Arshel, mereka baru saja pulang dari acara pesta sahabatnya sambil membawa putra kecil mereka yang baru menginjak usia 4 bulan.


Kebahagiaan terlihat jelas di wajah Arshel dan Evelyn melihat putri kecil mereka, perjuangan mereka di awal hubungan untuk bisa bersatu sempat mengalami beberapa kesulitan.


Tetapi sekarang semuanya sudah terbalas dengan kehadiran sang baby cantik yang di beri nama Sherena Alvares yang artinya Gadis cantik yang disayang, dicintai banyak orang.


###


Washington DC.


Sebulan kemudian.


"Sayang,, Mia sudah melahirkan, wah,, Akhirnya aku punya dua ponakan lucu, yang satu perempuan dari Arshel dan satunya laki-laki dari Kenzo, rasanya begitu lengkap" seru Daniella setelah mendapatkan pesan dari Mommy Lula yang saat ini sedang berada di rumah sakit.

__ADS_1


"Hei, Zack,, kenapa diam saja?" Daniella menggoyangkan tubuh suaminya yang sedang tengkurap di atas ranjang.


"Astaga, ternyata dari tadi kamu tidur? Aagggrr!! ngeselin banget, aku tinggal saja ke rumah sakit! mau ketemu sama ponakan yang udah lahir.. Bye my hubby."


Daniella langsung bangkit menuju ke kamar mandi, setelah beberapa saat wanita yang sedang hamil itu keluar dan melihat Zack yang masih terbuai di alam mimipi. Maklum, jam memang sudah menunjukkan pukul 10 malam. Mungkin Zack merasa kelelahan setelah bekerja seharian.


"Sayang, bangun donk, kamu mau ke rumah sakit tidak?"


Zack hanya menggeliatkan tubuhnya. "Kasihan sekali Suamiku ini, pasti kamu lelah sekali ya." Daniella menyentuh wajah suaminya dengan lembut. Menelusuri setiap pahatan yang mampu membuat para gadis tergila-gila itu.


"Aku tampan kan, sayang?" Daniella terkejut saat Zack tiba-tiba membuka matanya.


"Kamu sudah bangun? sejak kapan?"


Zack menangkap tangan Daniella yang berada di wajahnya. "Sejak kamu menyentuh wajahku," Jawab Zack duduk dari tidurnya.


"Ayo ke rumah sakit, Mia sudah melahirkan." Daniella menarik tangan Zack agar segera bangun.


"Iya sayang, aku cuci muka dulu."


Sedangkan di rumah sakit.


Kebahagiaan yang luar biasa di rasakan Mia dan Kenzo, putra pertama mereka lahir secara Caesar.


"Tampan sekali," Lula menggendong cucu laki-lakinya itu dengan senyum yang mengembang.


"Iya, akhirnya dua cucu sudah hadir di tengah keluarga Alvares, tinggal menunggu Daniella yang masih beberapa bulan lagi." Ucap Danish.


"Apakah sudah menyiapkan nama untuk putra kalian?" Tanya Lula menatap Kenzo dan Mia.


"Sudah Mom." Jawab Kenzo.


"Siapa sayang?"


"Rigen Gilbert Alvares."


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2