
Happy Reading ☺
Pagi itu terlihat seorang gadis cantik sedang duduk di depan cermin riasnya, dia menyisir rambut coklatnya yang lurus panjang sambil tersenyum lebar.
Gadis cantik itu memoles bibirnya dengan liptint berwarna peach agar bibirnya selalu lembab, kemudian dia mengambil kucir dan mengikat rambutnya yang panjang itu.
"Sepertinya aku harus segera mengganti baju," guman gadis itu.
Kemudian dia berjalan menuju lemari dengan hanya memakai jubah handuk, gadis itu meletakkan jubah handuknya di atas ranjang dan segera memakai bajunya.
"Ell, kenapa lama sekali," Seru sebuah suara pria yang tiba-tiba masuk ke dalam kamarnya.
Gadis itu terkejut dan langsung menoleh.
"Ken, kenapa tidak mengetuk pintu! Aku Kan sudah bilang kalau masuk ke kamarku harus mengetuk pintu terlebih dahulu," Seru Daniella menatap tajam ke arah Kenzo.
Ya gadis cantik itu adalah Daniella, saat ini usianya sudah delapan belas tahun, kecantikan yang di milikinya semakin terpancar setelah remaja dengan hidung mancung mata lebar dan bibir seksi menawan.
Tubuhnya indah bak gitar Spanyol, kulit putih mulus yang selalu terawat membuat Ell terlihat sangat cantik dan mempesona.
Kenzo sempat terpaku saat melihat kecantikan sang adik yang semakin anggun itu.
Untung saja Daniella sudah memakai pakaian lengkap, dia memang selalu lupa mengunci pintu kamarnya, padahal dua saudara kembarnya itu selalu usil dengan tiba-tiba nyelonong masuk ke dalam kamar.
Pernah suatu hari Arshel masuk ke dalam kamar Daniella dan melihat saudarinya itu hanya memakai handuk setelah keluar dari dalam kamar mandi. Untung saja dia tidak melihat tubuh polos Daniella pada saat memakai baju. Tapi kecerobohnya itu malah di gunakan Arshel dan Kenzo untuk mengerjainya.
Meskipun mereka besar bersama tapi sekarang ketiga malaikat Danish dan Lula itu sudah beranjak dewasa. Wajah tampan dan rupawan dengan garis wajah yang hampir sama dengan Danish di wariskan kepada duo putranya.
Sedangkan Daniella cantik dan imut mirip dengan sang Mommy.
Kenzo masuk ke dalam kamar Ella dengan menaik turunkan alisnya menatap sang adik yang begitu menawan itu.
"Kenapa kamu cantik sekali sih Ell? kalau bukan saudariku pasti aku langsung jatuh cinta padamu dan ku jadikan kekasih," ucap Kenzo menghampiri Daniella dengan gaya coolnya.
Daniella hanya memberengut kesal dengan kehadiran Kenzo.
"Sana keluar dulu Ken, aku belum kelar dandannya," Ella mendorong tubuh Kenzo dan mengusirnya dari kamar.
Tiba-tiba Arshel datang dan menatap kedua saudaranya itu dengan senyum yang mengembang.
Sungguh dia sangat menyayangi kedua adik kembarnya itu
"Arshel, lihatlah adikmu itu galak sekali, sudah seperti nenek sihir saja kalau sedang marah, menakutkan," Ella melotot melihat kelakuan Kenzo yang mengatainya itu.
"Eh, awas kamu Ken, enak saja mengatai aku nenek sihir!!" Daniella memukul lengan Kenzo berkali-kali.
"Aduh nenek sihir cantik maksudnya Ell, jangan di pukul donk!!"
Cup, cup.
__ADS_1
Kenzo langsung mencium pipi Ella dua kali membuat gadis cantik itu langsung menghentikan pukulannya.
Kenzo berlari ke belakang Arshel dan menjulurkan lidahnya mengejek.
Arshel hanya tertawa melihat kekonyolan adik-adiknya itu.
"Arshel, Kenzo jahat!" Ella bersedekap dada dan melototi Kenzo yang masih mengejeknya.
"Kenapa kalian pagi-pagi sudah ribut, ayo Ell kita segera turun, Mommy dan Daddy sudah menunggu di meja makan." Arshel mengajak Daniella dengan menggandeng tangannya.
"Hei kalian meninggalkanku!!" seru Kenzo mengikuti langkah kedua saudaranya itu.
###
Daniella sedang duduk berselanjar di ruang tengah sambil mengelus rambut Arshel dan Kenzo yang sedang berbaring menggunakan kaki Ella untuk bantalan.
Kedua pria itu memang sangat menyayangi Daniella, bahkan mereka selalu kompak untuk menjaga dan melindungi adiknya itu kemanapun dia pergi.
Danish dan Lula duduk di sofa di belakang ketiganya itu, dengan laptop yang menyala Danish selalu sibuk dengan pekerjaannya sampai di rumahpun masih sibuk meneliti hasil pekerjaan para karyawan.
"Apa Arshel beneran mau masuk akademi militer sayang?" tanya Lula kepada putranya yang lahir pertama itu.
"Iya Mom, Arshel mau masuk akademi kemiliteran," jawab Arshel.
"Kenapa harus pergi sih Arshel, nanti kalau kangen gimana?" ucap Daniella yang masih menyentuh rambut Arshel dengan menyisir melalui sela-sela jarinya.
"Ho,oh Shel, jadi gak seru kalau gak ada kamu, nanti yang menjahili Bibi Ellan siapa? biasanya aku selalu menyamar menjadi Arshel kalau mau minta sesuatu gitu," ucap Kenzo yang mendapat jambakan di rambutnya oleh Daniella.
"Sakit Ell ... !"
"Iih kamu jahil banget sih, kasihan Arshel kalau kamu selalu menyamar menjadi dia," Daniella melotot ke arah Kenzo.
Yang di tatapnya hanya cengar cengir merasa tidak bersalah. Memang wajah yang sangat mirip antara Arshel dan Kenzo terkadang membuat orang selalu bingung.
"Kenzo, Ella kalau aku gak ada jangan pada ribut terus ya, kasihan Mom dan Dad," ucap Arshel yang masih betah berbaring dan memakai kaki Daniella sebagai bantal.
"Sudahlah, kalian semua sudah dewasa, Arshel sudah memilih keputusannya sendiri," Danish menengahi.
Daniella dan Kenzo merasa sedih harus berpisah dengan saudara kembarnya itu, mereka sekarang sudah mulai masuk ke Universitas karena sudah menyelesaikan pendidikan High school dengan nilai terbaik.
Arshel bangun dan duduk bersejajar dengan Daniella.
"Ella harus bisa menjaga diri ya, nanti ada Kenzo yang akan selalu melindungimu," ucap Arshel mengelus kepala adiknya yang cantik itu.
"Arshel, aku pasti akan sangat merindukanmu," Daniella memeluk kakaknya.
"Iya aku juga pasti akan merindukan mu Shel, jangan lupa sering-sering menghubungi kami ya," ucap Kenzo ikut memeluk kedua saudara kembarnya.
Danish dan Lula tersenyum melihat kasih sayang yang di tunjukkan oleh ketiga malaikatnya itu.
__ADS_1
###
Kenzo dan Daniella keluar dari dalam mobil sport Lamborghini keluaran terbaru, banyak pasang mata yang melihat kedatangan mereka.
"Ken, kenapa semua orang melihat kita?" Ella melihat sekeliling. Semua orang menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa di jabarkan.
Kenzo merangkul bahu Ella. "Mereka itu menyukai kita Ell, aku tampan dan kamu cantik," ucap Kenzo dengan percaya dirinya.
Daniella terkekeh mendengar kenarsisan saudara kembarnya itu.
Tin ... tin ... tin ... !!!
"Hei, bisa minggir gak? kalian menghalangi jalanku!!" seru sebuah suara dari arah belakang mereka.
Kenzo dan Daniella menoleh ke belakang, mereka sudah menduga siapa yang ada di belakang itu.
"Owh, ternyata si kembar Kenken dan Lala!!" pria itu turun dari mogenya dan melepaskan helm.
Seluruh mahasiswi langsung berteriak meneriaki nama seorang pria yang baru turun dari motornya itu.
"Zack!! gantengnya!!"
"Zack, I love you!!"
"Ya Tuhan mahluk paling tampan!!"
Kenzo dan Daniella langsung berbalik kembali dan berjalan cuek meninggalkan Zack yang masih tebar pesona itu
"Dasar pria songong sok ganteng!!" gerutu Daniella.
Zack menarik lengan Daniella karena merasa kesal di abaikan oleh gadis itu.
"Lepaskan aku!!" Daniella meronta.
Kenzo yang melihat itu langsung merarik kerah Zack dan memukul wajahnya.
"Br3ngs3k!!" seru Kenzo.
Tiba-tiba dari arah samping ada seorang gadis cantik menghampiri mereka.
"Hentikan sayang, kenapa kalian berkelahi lagi!" seru gadis cantik itu yang tidak lain adalah kekasih Zack.
"Ara, bilang pada kekasihmu itu untuk tidak mengganggu adikku lagi atau dia akan hancur di tanganku!!" ucap Kenzo menatap tajam ke arah Zack.
Daniella langsung berjalan pergi meninggalkan mereka dan di susul oleh Kenzo.
"Kenapa sih kamu selalu mengganggu mereka berdua sayang, aku tidak suka ya, atau jangan-jangan kamu menyukai Daniella?" ucap Ara mengikuti Zack yang berjalan ke arah motornya.
"Hahaha sayang, kamu hanya cemburu, tapi tenang saja, aku tidak menyukai Ella, aku sudah punya kekasih yang cantik seperti mu mana mungkin aku menyukai gadis seperti dia," ucap Zack membuat Ara tersenyum lebar.
Bersambung.
__ADS_1
Mudah-mudahan suka alurnya ya akak Reader 🥰🥰🥰🙏🙏
Mana nih votenya??