Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Part 17


__ADS_3

Happy Reading ๐Ÿ˜Š


Mia menahan sesak melihat pemandangan di depannya itu. Entah kenapa rasanya tidak terima kalau Kenzo bersama gadis lain.


Mia, sadar diri donk!!


Gadis cantik berkaca-mata itu berusaha menghilangkan perasaan yang melanda hatinya itu.


Fix, dia harus melupakan Kenzo mulai saat ini juga, diapun bertekad memupus semua rasa cinta yang tumbuh untuk Kenzo.


"Kenapa melamun!" Mia terlonjak kaget saat mendapat tepukan di bahunya.


"Ya Tuhan Sean, ngagetin aja!' Mia mengelus dadanya yang masih bergetar hebat itu.


Sean terkekeh melihat tingkah Mia yang terlihat lucu di matanya.


"Ku perhatikan kamu sedari tadi mengamati pasangan yang ada di meja tiga itu ya? apa kamu mengenal mereka?" tanya Sean.


Mia hanya menggeleng pelan.


"Sebenarnya yang pria adalah teman satu kampus dan satu jurusan tapi kalau yang cewek aku tidak tahu," jawab Mia mengangkat bahunya.


Kemudian dia akan segera masuk ke dalam tapi tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya.


"Pelayan!" seru sebuah suara yang sangat Mia kenal.


Mia mematung mendengar suara itu.


Kenzo, jangan sampai dia melihat ku!


"Sean kamu saja yang ke sana, aku mau ke kamar mandi dulu," ucap Mia beranjak masuk.


###

__ADS_1


Keesokan harinya di kampus.


Ara menatap foto dirinya dan Zack di layar ponsel saat mereka masih bersama dulu, wanita itu masih tidak menerima keputusan Zack yang meninggalkan nya begitu saja.


"Zack, aku sangat merindukanmu!" gumam gadis itu.



Ara tersenyum melihat dulu Zack begitu menyayanginya, tapi nyatanya perasaan pria itu hanya sebatas rasa suka dan bukan cinta.


Bahkan Zack dengan terang-terangan mengatakan kalau dia mencintai Daniella, Ara merasa tidak terima di perlakukan seperti itu.


Padahal dia sudah memberikan apapun pada Zack tapi apa yang dia dapat? Ara bahkan tidak pernah mendengar Zack mengatakan cinta padanya.


Sedangkan Zack baru saja sampai di parkiran khusus di kampusnya, pria itu keluar dari dalam mobil mewahnya yang sangat jarang dia pakai itu.


Zack memang lebih suka pergi menggunakan motor sport nya dari pada mobil koleksinya, karena menurutnya sangat menyenangkan kalau sudah memacu motornya dengan kecepatan yang tinggi.


Pria tampan itu tidak mau kalau Ell sakit lagi, baru kemarin Ell sembuh dari demam dan sekarang adik dari Kenzo dan Arshel itu merengek minta masuk kuliah karena ada jam dosen ter-killer.


Ara melihat Zack dari arah jauh sedang membukakan pintu mobil dan betapa terkejutnya dia melihat seorang gadis cantik yang keluar dari dalam mobil itu.


"Daniella!" guman Ara mengepalkan tangannya.


Dasar gadis pembohong! bukankah dia mengatakan kalau tidak menyukai Zack tapi apa yang ku lihat sekarang, Ell ternyata kamu sama saja seperti gadis lain yang suka merebut kekasih sahabat nya sendiri! Dasar pelakor!!


Ara berjalan menghampiri Zack dan Daniella.


"Ternyata kamu tidak sebaik yang aku kira Ell, dasar gadis murahan! tidak ingat ucapan mu tempo hari yang mengatakan tidak tertarik pada Zack! tapi apa yang sekarang kulihat? dasar pelakor!!" Ara terlihat sudah marah.


"Apa maksudmu Ara?"ngajak b


"Cih, tidak usah berpura-pura Amnesia Ell, bukankah kamu sendiri yang mengatakan tidak tertarik pada Zack tapi nyatanya tidak sama dengan ucapan!!"

__ADS_1


Daniella berusaha menangkis serangan tiba-tiba dari Ara yang akan mencakar wajahnya.


"ARA!! hentikan!" Zack berteriak dan melindungi Daniella dari serangan Ara.


"Zack!! kenapa kamu melindungi dia!! biarkan aku mencakar wajahnya! kamu pasti sudah fi rayu olehnya kan!!" Ara masih berapi-api.


Tapi Daniella terlihat lebih tenang.


Gadis cantik itu melewati tubuh Zack dan menghampiri Ara yang masih emosi itu.


"Aku tidak pernah merebut Zack darimu Ara, dia sendiri yang datang padaku dan mengejarku, meskipun aku menolak Zack saat ini tapi bisa di pastikan bahwa nanti kami akan bersama lagi, karena aku dan Zack telah di jodohkan!" ucap Ara menatap tajam ke arah Ara.


Ara sangat terkejut mendengar hal itu. "Tidak mungkin kan sayang? Zack kalian berdua!!" Ara menunjuk Zack dan Daniella bergantian sambil menangis.


Tiba-tiba dari arah belakang Bily muncul dan langsung memeluk Ara.


"Ara, yang di katakan Ell itu benar, mereka memang telah di jodohkan, jadi lebih baik kamu belajar melupakan Zack dari sekarang," ucap Bily.


Billy menuntun Ara pergi dari hadapan Zack dan Daniella.


Bukan maksud hati mempermainkan Ara, Zack tidak pernah berfikir seperti itu, dari awal dia memang tidak sepenuhnya mencintai Ara, dia hanya suka bersenang-senang dengan gadis berambut panjang itu.


"Zack, apa kita tidak keterlaluan sama Ara? dia terlihat sangat mencintai mu, aku bisa melihat kilatan di matanya," ucap Ell.


Zack memeluk tubuh mungil gadis yang sangat di cintainya itu.


"Aku tidak akan membohongi perasaanku sendiri sayang, cinta itu tidak bisa di paksakan dan aku tidak mencintai Ara, baru kali ini aku merasa jatuh cinta pada seorang gadis, bisa di katakan kamu adalah cinta pertamaku," ucap Zack mencium pucuk kepala Daniella.


Bersambung.


Sudah dulu ya up nya๐Ÿ™๐Ÿ™


mana ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโค๏ธโค๏ธโค๏ธ

__ADS_1


__ADS_2