
Happy Reading 😊
Zack sedari tadi tersenyum sumringah sambil menatap wajah gadis yang tampak jutek di hadapannya itu.
Dia merasa sangat bahagia saat tahu bahwa Daniella adalah gadis yang sangat di cintainya, bukan Daniella yang lain.
Saat ini semua orang sedang menikmati makan malam yang di hidangkan oleh Sarah, Mommy dari Zack yang memang sedang mempromosikan menu baru untuk restorannya itu.
Semua orang terlihat saling senyum dan merasa puas dengan menu favorit yang di hidangkan oleh Sarah.
"Hemn, ini enak sekali sarah? aku yakin kalau semua orang yang merasakan masakanmu pasti akan sangat puas." ucap Lula.
"Terima kasih Lula," jawab Sarah tersenyum.
Danish sedari tadi melihat Zack yang selalu memandang ke arah Daniella.
"Aku tidak menyangka ternyata Zack dan Daniella adalah teman kuliah, sepertinya memang mereka memang berjodoh," ucap Danish tiba-tiba.
"Uhukk, uhuk," Daniella tersedak mendengar ucapan sang Daddy.
Zack langsung sigap mengambil air minum untuk Daniella dan menyodorkan ke arahnya.
"Eghem, sepertinya putra kita perhatian sekali ya dengan Ella," goda Sarah menatap Zack dan Daniella bergantian.
Sedangkan Ell dengan terpaksa mengambil air minum yang di sodorkan oleh Zack untuknya.
Dasar cowok bermuka dua. Batin Daniella.
"Tentu saja Mom aku memang perhatian dengan calon istri," jawab Zack yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Daniella.
Apa tadi yang dia katakan? iuh aku gak mau ya sama cowok Playboy kaya dia. Ell masih membatin.
Sepertinya dia memang hanya bisa mengumpat dalam hati karena tidak mungkin kan kalau Daniella harus mengatai Zack terang-terangan secara kedua orangtua mereka berkumpul seperti ini.
"Apa sudah baikan Ell," tanya Zack dengan raut wajah khawatir.
__ADS_1
Haduh si muka dua kenapa sok perhatian gitu sih.
"Sudah, sudah aku tidak apa-apa, terima kasih," Daniella tetap mengucapkan terima kasih meski sedari tadi hatinya sudah dongkol dengan pria playboy di depannya itu.
Zack merasa lega karena Daniella sudah baik-baik saja.
Ell, aku tidak akan pernah membiarkan dirimu merasa sakit meskipun itu hanya tersedak air liur. Batin Zack.
Mengingat air liur entah kenapa dia teringat saat tadi mencium Daniella penuh cinta dan bukan dengan *****.
Zack benar-benar memanfaatkan momen itu untuk melepaskan rasa rindu yang tertahan di hatinya selama beberapa hari ini.
Ach sepertinya dia ingin menikmati lagi bibir merah manis milik Ell yang sedari tadi sangat menggodanya itu.
Ell, sepertinya aku sudah kecanduan dengan bibirmu itu. Batin Zack
"Jadi kalau memang kalian sudah saling kenal kita tidak akan susah untuk membuat kalian lebih dekat, itu artinya kita sebagai orang tua akan memutuskan untuk menjodohkan Zack dengan Daniella," Ucap Dimitri berhasil membuat Daniella menyemburkan air dari mulutnya.
"Aduh, maaf Zack aku tidak sengaja," Seru Daniella tidak enak karena menyemburkan air yang dia minum ke wajah pria itu.
Aku rela Ell kamu sembur kaya tadi asalkan itu dari mulutmu. Batin Zack senang.
Dasar pria aneh!!
Lula melihat sang putri dengan senyum yang tampak seperti di oakasakan itu.
"Aku tahu kalau Ell pasti merasa terkejut karena aku pun juga begitu," Lula mengambilkan tissu untuk Daniella.
Pada ngomong apaan sih, main jodoh-jodohan segala, jangan bilang kalau aku dan... Erggh! Awas saja kalau hal itu terjadi." Batin gadis itu.
"Tapi tetap semuanya terserah anak-anak, aku tidak akan pernah memaksa keinginan mereka," Ucap Danish yang mendapatkan anggukan dari Daniella.
Kalau memang benar para orang tua mau menjodohkan Zack dengan Daniella bisa di pastikan Daniella akan langsung menolaknya.
Ponsel Zack berdering. Pria tampan itu melihat siapa yang menelonnya.
__ADS_1
"Ara," Gumam pria itu yang masih bisa di dengar oleh Daniella.
Tiba-tiba gadis itu mempunyai ide yang akan menjadikan para orang tua tidak jadi menjodohkan mereka.
"Apa Ara yang menelepon Zack? Kenapa tidak di angkat?" Ucap Daniella membuat Zack menatap ke arahnya.
"Ara? Siapa itu? Apakah salah gadis yang mengejar mu sayang?" Tanya Sarah dengan tatapan tajam.
"Ara adalah kekasih Zack Aunty, mereka sudah berpacaran cukup lama, mereka adalah salah satu pasangan yang sangat serasi di kampus," Daniella yang menjawab sambil tersenyum penuh kemenangan.
Zack menggeleng cepat. "Aku sudah putus dengan Ara Mom, tapi sepertinya Ara masih belum bisa menerima kalau aku memutuskannya, padahal aku sudah mengatakan pada Ara bahwa saat ini aku sangat menyayangi Ella, bahkan aku dan Ell memiliki perasaan yang sama." Jawab Zack yang kali ini ikut tersenyum puas.
Dasar pria playboy abal-abal. Batin Daniella kesal.
"Jadi kalian saling menyayangi?" Tanya Dimitri yang mendapat jawaban gelengan dari Daniella.
"Tidak Uncle, bahkan kami tidak saling kenal, hanya sebatas tahu saja." Daniella menatap ke arah Zack yang sudah melotot mendengar jawaban Ell itu
Aku harus bisa menolak perjodohan ini. batin Daniella.
Zack merasa sangat tidak suka dengan ucapan Daniella, pria itu harus menghukum gadis pujaan hatinya itu
Akhirnya makan malam pun berakhir, setelah itu Zack melihat ke arah Daniella yang hanya diam saja menatap lurus ke depan.
"Ada apa Ell, kenapa melamun?" tanya Zack.
Daniella menghela nafas. Apakah dia akan selalu memusuhi Zack padahal keluarga mereka sudah saling kenal dengan baik, bahkan tentang rencana perjodohan itu.
"Tidak apa-apa, hanya saja aku merasa semua ini gila," jawab Daniella.
"Gila? apanya yang gila Ell apa kamu benar-benar tidak bisa menerima ku untuk menjadi pendamping hidupmu?"
Bersambung dulu ya 🙏🙏
Nah udah dulu up nya ya akak2, mana nih vote dan bungannya??
__ADS_1