Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Calon Papa Muda


__ADS_3

Happy Reading 😊


Arshel melajukan mobilnya dengan sedikit kencang karena melihat wajah istri yang terlihat begitu kesakitan.


"Sayang tenanglah Aku akan segera membawamu ke rumah sakit!" Arshel memegang tangan Evelyn dan tangan satunya lagi memegang kemudi.


Evelyn hanya bisa menahan rasa sakit itu dengan memejamkan matanya. Bahkan Gadis itu menggigit bibir bawahnya berusaha menghilangkan rasa sakit di bagian perut nya itu.


Calon Papa muda itu sangat panik dan menambah laju kecepatan mobilnya.


Arshel membawa Evelyn ke rumah sakit yang sama dengan Daddy-nya. Dia sangat khawatir melihat Evelyn yang merasa kesakitan di bagian perut, tentu saja hal itu karena Evelyn sedang hamil muda.


Dengan raut wajah khawatir Arshel langsung membawa sang istri ke ruang ICU.


"Dokter, tolong istri saya kesakitan perutnya, dia sedang hamil dok!" seru Arshel kepada salah seorang dokter yang berada di ruangan itu.


"Tolong tenang dulu tuan, sebaiknya Anda tunggu di luar, kami akan memeriksa istri anda." Ucap dokter tersebut.


Arshel terpaksa menuruti perintah dokter itu dan keluar dari ruang ICU.


Sedangkan di taman rumah sakit.


"Ayo kita masuk ke dalam sayang, matahari semakin tinggi," ucap Lula.


"Baiklah sayang, aku juga sudah berkeringat karena kepanasan, bukan karena bermain denganmu," Jawab Danish tergelak.


Lula hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat tingkah sang suami yang masih bisa berbicara seperti itu.


Dasar suami mesum memang si Danish ini. Entah kenapa pikirannya hanya bersenang-senang dengan sang istri saja.


Tapi bagi Lula semakin bertambah umur semakin bertambah juga tenaganya, masih gagah dan juga kuat. Lula terkadang sampai tidak bisa mengimbangi permainannya.


###


Mommy Lula sedang mendorong kursi roda Daddy Danish dan melihat Arshel yang berdiri gelisah di depan ruang ICU itu.


"Bukankah itu Arshel? kenapa dia di sana?" Ucap Mommy Lula menunjuk ke arah depan.


Daddy Danish menatap kearah yang ditunjuk oleh sang istri. Dia melihat arsel yang terlihat begitu gelisah.

__ADS_1


Arshel melihat Mommy-nya yang mendekat ke arahanya. "Ada apa sayang? kenapa kamu di sini?"


"Evelyn Mom, perutnya sakit, aku harus bagaimana?"


"Tenanglah Nak, tidak perlu panik!" Mommy Lula menenangkan putranya itu.


Tidak berapa lama pintu ruangan terbuka dan dokter keluar dari ruang ICU tersebut.


"Pasien tidak apa-apa, Dia hanya mengalami kram di perut karena mungkin sedikit kelelahan. Untung saja tidak sampai mengeluarkan flek." Ucap dokter tersebut.


"Syukurlah."


Dokter bertag name Alex itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, hampir tidak percaya dengan kepanikan seorang suami seperti Arshel.


Dasar calon Papa muda!! Batin Dokter itu.


Padahal tadi dokter itu mengira bahwa pasien sedang mengalami sakit parah karena langsung dimasukkan ke ruang ICU, tapi ternyata hanya kram biasa.


"Jangan terlalu panik kalau menghadapi seorang wanita yang tengah hamil itu nak, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan agar kamu lebih paham bagaimana menyikapi istri yang sedang hamil, banyak-banyaklah membaca buku panduan agar kamu bisa lebih paham." Nasihat sang Mommy.


Arshel memang belum sempat belajar bagaimana caranya menjadi calon Papa yang siaga. Dia hanya merasa sangat khawatir ketika Evelyn mengeluhkan sakit di perutnya dan langsung membawanya ke ruang ICU.


###


"Zack, dia hanya berusaha membantuku tadi," Daniela menahan tangan sang suami yang akan siap melayangkan pukulan terhadap pria di depannya ini.


"Betul yang dikatakan Daniella, aku hanya membantunya, karena tadi dia kesulitan untuk mengambil buku di atas itu." Ucap pria tersebut.


Zack masih menahan amarahnya dengan mengepalkan kedua tangannya kuat.


"Aku kira tadi aku tidak melihat mu yang berusaha memeluk istriku!" Ucap Zack tajam.


Pria itu hanya tersenyum, dia memang sudah mengagumi Daniella sejak lama.


"Terserah kamu mau menuduhku seperti apa, tapi kenyataan yang kamu lihat itu tidak benar, aku hanya membantu Daniella dan tidak lebih." Ucap pria itu tersenyum miring.


Pria yang bernama Jonathan itu berusaha memancing amarah Zack, seperti seorang pria yang memiliki sebuah dendam karena telah merebut gadis yang disukainya sejak lama.


Zack benar-benar sudah tidak tahan untuk tidak memukul pria didepannya itu. Dengan kuat Zack melepaskan pegangan tangan Daniella dan langsung melayangkan pukulan ke arah Jonathan.

__ADS_1


"Zack, Stop!"


Daniella berusaha menahan sang suami dengan cara merentangkan tangannya di depan Zack.


Melihat sikap sang istri yang seakan membela pria itu membuat Zack semakin tersulut emosi.


"Minggir My Love, aku akan memberi pelajaran kepada pria itu!"


Zack langsung memukul Jonathan sampai hidungnya mengeluarkan darah. Melihat hal itu, Danielal langsung menahan sang suami agar tidak memukul lagi.


"Kalau kamu memukul Jonathan sekali lagi, aku akan sangat marah padamu Zack!"


Zack merasa terkejut mendengar ucapan sang istri, Kenapa Daniella malah membela pria yang hampir menciumnya itu.


Jonathan semakin merasa senang melihat Daniella yang membelanya. Sepertinya tidak sulit untuk membuat Daniella membeci suaminya sendiri.


"My Love, ayo kita pulang!" Zack menarik tangan Daniella sedikit kasar membuat gadis itu meresa kesakitan.


"Lepaskan! jangan menarikku!" Daniella berusaha untuk melepaskan diri dari genggaman erat di tangannya.


Zack yang melihat istrinya memberontak akhirnya melepaskan pegangan tangannya itu, masih dengan sedikit emosi Daniella menghentakkan kakinya berjalan ke lawan arah.


"Dasar gadis labil!"


Zack mengikuti langkah cepat sang istri.


"Tunggu My Love!!"


"Jangan mengikuti ku, aku sedang marah padamu Zack!"


Jonathan tampak tersenyum senang, mungkin dengan kemarahan Daniella dia akan memanfaatkan situasi ini.


"Sayang!! dengarkan aku!!"


Daniella berteriak ketika sang suami tiba-tiba mengangkat tubuhnya dan menaruh di pundak seperti sedang mengangkat karung.


Bersambung.


Jangan pernah bosan ya akaka reader untuk menunggu calon cucu-cucunya Danish dan Lula. Mana nih kopi buat othor biar tambah semangat ☕☕☕☕☕☕☕☕

__ADS_1



Jangan sampai Lupa Likenya juga ya 👍👍😍😍


__ADS_2