
Happy Reading 😊
Danish dan Lula
Matahari pagi bersinar cerah, tapi dua sejoli yang semalam menghabiskan waktu untuk bercinta masih asyik dengan tidur mereka.
Lula membuka matanya dan merasa sangat berat di dadanya, Danish memeluk erat istrinya itu sampai Lula susah untuk bernafas.
"Danish, tanganmu berat sekali," Lula berusaha menyingkirkan tangan itu.
"Ehhmmm.." Danish semakin menelusupkan wajahnya di tengkuk Lula.
"Sayang, bangunlah ini sudah pagi, apa kamu tidak masuk kerja?" Lula menggoyangkan lengan Danish berusaha membangunkan suaminya itu.
Danish membuka matanya, menghirup aroma wangi dari Lula yang sudah menjadi candunya.
"Aku hari ini tidak berangkat kerja dulu sayang, aku hanya ingin bersamamu seharian," ucap Danish mencium tengkuk Lula membuat si empunya kegelian.
"Hentikan Danish, cepat bangun, jangan malas bekerja, ayo bangun!"
Lula mencoba untuk bangun dan duduk bersandar, dia tersenyum melihat sang suami yang masih betah memejamkan matanya itu.
Tangannya terulur menyentuh rambut Danish dan membelainya, sepertinya suaminya itu memang terlihat sangat lelah.
Pria itu tidak pernah berhenti membuat Lula mend"s4h tiap malam, alasannya agar calon Baby mereka senang kalau di tengok terus oleh sang Daddy.
Gara-gara dokter kandungan pribadi Lula mengatakan bahwa bercinta saat hamil di usia itu membuat perkembangan Baby bagus karena kondisi sang Mommy yang sudah stabil tidak seperti pada saat trimester pertama.
Alhasil hal itu menjadi jurus ampuh Danish untuk membujuk sang istri agar mau di ajak bercinta.
Lula memutuskan untuk bangun dan segera membersihkan diri, setelah hampir 30 menit Lula keluar dari dalam kamar mandi dan melihat suaminya sudah tidak ada di atas ranjang.
"Kemana Danish?" gumam Lula.
"Mungkin sudah keluar kamar," lanjutnya.
Kemudian dia melangkah dan mengambil sweeter berwarna pink di dalam walk in closet lalu memakainya. Lula berusaha menontrol pola makan agar tetap bisa menjadi langsing meskipun dia sedang hamil kembar 3.
Sekarang berat badannya sudah stabil, bukan diet yang di lakukannya melainkan menjaga pola makan agar tidak berlebihan sehingga menyebabkan badannya naik.
Lula tidak mau kalau Danish sampai ilfeel padanya karena tubuhnya yang semakin gendut, padahal Danish sudah mengatakan tidak masalah seperti apapun kondisi istrinya itu.
Danish masuk ke dalam kamar dan membawa segelas susu di tangannya. Dia melihat sang istri yang sedang menyisir rambut panjangnya.
"Sayang, sudah selesai mandinya?" tanya Danish berjalan ke arah nakas dan menaruh susu itu.
__ADS_1
Lula menoleh dan tersenyum melihat sang suami yang sangat tampan itu.
"Kamu beneran gak kerja sayang?" tanya Lula.
Danish menghampiri sang istri dan mencium bibirnya mesra.
"Aku akan mengajakmu ke suatu tempat, kita harus bersiap-siap sekarang," jawab Danish.
"Memangnya mau kemana?"
"Rahasia," Lula cemberut ketika Danish tidak mau memberi tahu kemana mereka akan pergi.
"Jangan manyun donk sayang, nanti aku makan lagi mau?" goda Danish yang langsung mendapatkan cubitan di lengannya.
"Aduh, malah nantang ya main cubit-cubit sekarang?" Lula melotot mendengar ucapan Danish yang sangat suka menggodanya itu.
"Habisnya kamu main rahasia segala," jawab Lula mengelus perutnya.
Danish ikut memegang perut sang istri, dia mengecup perut buncit itu kemudian mengelusnya lagi.
"Hai calon anak-anak Daddy, sebentar lagi kita akan bertemu, nanti Daddy akan memelikan apapun yang kalian mau asalkan semuanya sehat, Mommynya juga sehat, kalian adalah mentari di hidup Daddy, penyemangat dan belahan jiwa Daddy, kita akan menunggu lahirnya triplet baby di dunia ini," Danish berbicara dengan calon Baby-baby nya.
Lula begitu bahagia melihat pemandangan itu, Danish memberikan cinta dan kasih sayang yang melimpah untuk nya dan calon Babynya.
Sama-sama di kamar pribadinya Darren dan Candy juga masih bermalas-malasan di atas ranjang, dua sejoli itu malah asyik bercengkrama sambil bercanda.
Darren yang sangat suka menjahili istrinya tidak berhenti-henti menggoda Candy dengan rayuan maut.
"Ayolah sayang, tebak sekarang Junior sedang apa?" tanya Darren.
"Baby kita ini baby Girl sayang, bukan junior, kalau junior kan identik dengan Boy, dasar tidak waras!" gerutu Candy.
"Kenapa kamu mengataiku sayang, aku kan cuma bertanya, maksudnya Junior ini Candyku yang manis," Darren menunjuk ke area bawah.
Lula mengikuti tangan Darren yang memang menunjuk Juniornya itu.
"Iiihh apaan sih, kenapa nanya kaya gitu, mana aku tahu Juniormu itu sedang apa!" Candy menjewer telinga Darren karena merasa di kerjain.
Darren tergelak melihat istrinya yang bersemu merah itu.
"Junior sekarang sedang bangun sayang, dia mau olahraga katanya, jangan di tanya lagi dia kalau lihat kamu pasti bisa langsung bangun," ucap Darren membuat Candy semakin malu.
Darren mengecup bibir Candy kemudian mel"m4tny4 perlahan. Tangan Darren terulur menyentuh perut buncit istrinya itu.
Darren dan Candy
__ADS_1
"Semoga Baby kita lahir dengan sehat, pasti dia akan secantik kamu sayang," ucap Darren masih mengelus perut Candy.
"Iya, aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya, aku ingin memberinya nama Evelyn," ucap Candy.
"Nama yang cantik, aku suka nama itu," Darren mencium kening Candy.
"Oh ya sayang, Danish mengabari bahwa dia akan ke Florida, ayo kita segera membersihkan diri dan bersiap-siap," ucap Darren yang mendapat anggukan dari Candy.
###
Nickolas dan Liora
Sama halnya dengan dua pasangan tadi, Nickolas dan Liora juga masih betah di atas tempat tidur, mereka baru saja melakukan olah raga ranjang pagi.
"Aku sangat mencintaimu Liora," ucap Nick mencium kening istrinya.
"Aku juga sangat mencintaimu Nick," jawab Liora tersenyum.
"Terima kasih atas segalanya sayang, kamu benar-benar merubah warna hidupku, jalan hidupku dan juga memberikan cinta yang belum pernah aku rasakan, sungguh hadirnya dirimu dalam hidupku adalah anugrah yang terindah yang di berikan oleh Tuhan," ucap Nickolas membelai pipi Liora.
"Sama-sama sayang, aku juga berterima kasih karena telah mencintaiku," Liora.
"Oh ya sayang, rekan bisnis ku Tuan Danish mengajak kita ke suatu tempat, hari ini dia datang dari Washington DC, sekarang kita membersihkan diri dulu yuk, hati-hati dengan my Baby," Nick mencium perut istrinya.
Liora tertawa saat Nick mengecup perutnya berkali-kali.
Akhirnya mereka memutuskan untuk mandi bersama.
Di sebuah pantai di Florida, Danish dan Lula sedang berjalan berpegangan tangan, mereka mendatangi sebuah gazebo yang di sediakan di tempat itu.
Lula memakai Dress selutut berwarna putih tulang sedangkan Danish memakai kaos berlengan pendek dan celana santai.
Terlihat 4 orang tersenyum dan menyambut Danish dan Lula di gazebo tersebut.
Bersambung.
Mau request donk, anak Lula nanti mau di kasih nama apa yang cocok ya akak reader 🥰
🥰🥰🥰 jangan sampai lupa untuk dukungannya ya 🙏 dengan cara like, vote dan bunga🌹🌹🌹
Agar othor lebih semangat lagi untuk up nya.
__ADS_1
Terima kasih ❤️😘😘😘