Khilaf Terdalam

Khilaf Terdalam
(Season 2) Part 12


__ADS_3

Happy Reading 😊


Zack meremas tangannya yang berkeringat, entah kenapa dia merasa sangat sangat gugup saat ini.


Berharap bahwa yang keluar dari dalam kamar mandi adalah Daniella gadis pujaan hatinya.


Ceklek.


Zack menatap tanpa berkedip saat pintu kamar mandi terbuka, mulutnya menganga setelah tahu siapa yang keluar dari dalam kamar mandi itu.


"Tuan Zack, ada apa?" ucap seorang pelayan wanita paruh baya yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi itu.


"Bibi Fey, kenapa kamu yang berada di dalam?" tanya Zack kecewa.


"Saya baru buang air tuan, apakah tuan ada yang di inginkan?" tanya Bibi Fey.


Zack menjadi sangat bingung, bukankah seharusnya yang ada di dalam kamar mandi Daniella, tapi kenapa ini malah kepala pelayan.


"Apakah tadi ada seorang gadis ke sini Bibi?" tanya Zack penuh harap.


Bibi Fey menggeleng. "Tidak ada tuan, memangnya tuan mencari siapa?" tanya Bibi Fey.


"Tidak Bibi, baiklah aku ke depan dulu," ucap Zack lesu.


Apakah dia terlalu berharap bahwa gadis itu Daniella, sepertinya Zack memang sangat merindukan Ell sehingga hanya bisa berharap yang tak semestinya.


Ell, aku sangat merindukanmu!


##


Daniella membasuh mukanya di wastafel, dia menatap cermin dan mengambil tissu untuk mengeringkan wajahnya. Gadis itu mendesah kasar, tadi dia mendengar ucapan para orang tua yang membahas tentang perjodohan.


Apakah dia akan di jodohkan dengan putra tuan Dimitri, bagaimana kalau itu memang benar, Daniella tidak bisa membayangkan hal itu.


"Aku tidak mau di jodohkan, bagaimana kalau anak tuan Dimitri seorang pria yang menyeramkan dan psikopat, atau dia pria culun yang berwajah jelek jerawatan dan sudah tua, aduh kenapa aku jadi mikir kaya gitu," gerutu Daniella.


Gadis itu memutuskan untuk tidak berpikir macam-macam, mana mungkin sang Daddy akan menjodohkannya dengan seorang pria yang tidak baik.


Akhirnya Daniella keluar dari dalam kamar mandi yang ada di lantai atas itu karena tadi kamar mandi bawah sedang di pakai.


Dengan langkah malas dia berjalan menuju tangga dan segera turun ke bawah. Zack yang saat itu akan naik ke lantai atas karena sudah malas bergabung dengan para orang tua melihat sosok gadis yang dia cari sedari tadi.


Dia pun merasa bahwa yang di lihatnya itu hanya bayangan sosok Daniella.


"Ya Tuhan, apa aku sedang menghayal, berharap Ell ada di sini sampai aku melihat sosok bayangannya di atas sana," gumam pria itu sambil memukul-mukul pelan kepalanya.


Sedangkan Daniella sangat terkejut melihat pria yang sangat ingin di hindarinya itu ada di rumah ini.

__ADS_1


"Zack! kamu kenapa ada di sini!" seru Daniella.


Jangan-jangan dia putra tuan Dimitri, kenapa aku sial sekali!! Batin Daniella.


Zack yang mendengar suara itu langsung naik dan mendekat ke arah Ell yang masih mematung di atas.


"Ell, kalau benar ini dirimu aku ingin memelukmu saat ini," ucap Zack semakin mendekat.


Daniella yang melihat Zack mendekat langsung memundurkan langkahnya.


"Zack, apa yang kamu lakukan! lepaskan aku!" Daniella meronta kala Zack tiba-tiba memeluknya.


"Ell bahkan dalam bayangan pun kamu masih tidak mau denganku, aku harus bagaimana? izinkan aku memeluk dirimu walau hanya banyangan saja," ucap Zack menelusup kan wajah di sela leher Daniella.


Hembusan nafas Zack mengenai tengkuk nya, bahkan bibir Zack sudah menempel pada lehernya.


Seketika Daniella pun menegang, dia benar-benar bingung mendengar ucapan pria ini. Apakah Zack sedang mabuk. Batin gadis itu.


"Apa yang kamu katakan Zack, bayangan apa?"


"Tentu saja bayanganmu, entahlah otakku sepertinya tidak waras gara-gara selalu memikirkan mu, bahkan berharap kalau kamu ini Ell yang asli," ucap Zack melepaskan pelukannya dan menangkup pipi gadis itu.


"Lepas, maksudmu apa asli dan bayangan, aku tidak mengerti, jangan curi-curi kesempatan ya!" Daniella melepaskan tangan Zack pada wajahnya.


Zack seketika tersadar dan sangat kaget. "Apa ini beneran kamu Ell? bukan bayangan?"


"Dasar pria playboy, sebenarnya otakmu kenapa? atau kamu hanya berpura-pura agar bisa memelukku seenaknya," ucap Daniella merasa kesal.


Pria itu langsung menarik tangan Daniella mengajaknya masuk ke dalam kamar nya.


"Hei, apa yang kamu lakukan Zack, awas jangan macam-macam!" seru Daniella ketika Zack malah menutup pintu dan menguncinya.


"Aku hanya ingin memastikan bahwa ini beneran kamu Ell," jawab Zack sumringah.


"Apa kamu mabuk! ini memang aku Daniella, memangnya siapa lagi!!" Daniella duduk di sofa yang ada di kamar itu sambil bersedekap dada.


Jangan sampai pria yang akan di jodohkannya itu adalah pria di depannya ini.


"Ya Tuhan Ell, aku benar-benar gila karenamu!"


Zack sangat senang dan bahagia, ternyata memang benar kalau Daniella yang di katakan Mommy-nya adalah gadis yang sangat dia harapkan.


"Terima kasih Tuhan, ternyata memang beneran kamu Ell, aku sangat bahagia, ternyata Mommy benar kalau kamu adalah gadis yang baik, Mommy tidak salah," ucap Zack memeluk Daniella lagi.


"Kamu ini kenapa sih, dari tadi peluk-peluk terus, aku susah bernafas!" ucap Daniella meronta.


"Ell, please kali ini izinkan aku memelukmu sebentar saja, hanya untuk mengobati rasa rinduku ini," jawab Zack lembut.

__ADS_1


Daniella pun berhenti meronta, dia bisa merasakan tubuh Zack yang begitu hangat, bahkan getaran jantung pria itu yang bertalu cepat bisa dia rasakan dan di dengar.


Zack benar-benar merindukan sosok gadis ini, sepertinya Tuhan memang sedang memihaknya, di saat dia sangat rindu pada Daniella, ternyata Tuhan memberikan Ell padanya.


"Aku sangat mencintaimu sayang, jangan menghindari dariku lagi ya? aku bisa gila Ell," ucap Zack tiba-tiba mencium bibir ranum gadis itu.


Daniella berusaha mendorong tubuh Zack tapi sangat sulit, bahkan posisinya sekarang sudah berbaring di sofa dan Zack berada di atasnya.


Pria itu benar-benar menggunakan kesempatan ini untuk menyalurkan kerinduannya yang mendalam.


Akhirnya Daniella hanya bisa pasrah karena Zack mengunci tubuhnya, tapi gadis itu sama sekali tidak membalas ciuman Zack.


Tok, tok, tok.


Suara ketukan pintu dan teriakan dari Mommy Zack membuat keduanya langsung menghentikan aktivitas.


"Zack!! apa yang kamu lakukan!! kenapa pintunya di kunci! cepat keluar!" seru Sarah masih menggedor pintu dengan sangat keras.


"Sebentar Mom!" teriak Zack.


"Gawat, ini gara-gara kamu Zack pasti Dad dan Mom mencariku juga," bisik Daniella panik.


"Tenang saja sayang, aku bisa mengatasinya," jawab Zack tersenyum.


Pria itu berjalan menuju pintu dan membuka kuncinya. Daniella yang melihat itu langsung sembunyi di sudut yang tidak terlihat.


Ceklek.


"Tunggu sepuluh menit lagi Mom, aku pasti akan turun ke bawah," Zack hanya mengeluarkan kepalanya.


Sarah yang melihat itu memicingkan matanya. "Ada apa di dalam?"


"Tidak ada apa-apa, sudah sana Mommy turun dulu aku pasti menyusul!" Zack mengusir Mommy-nya.


"Apa kamu menyembunyikan sesuatu Zack!"


"Tidak Mom, aku mau ganti baju dulu tadi kena kotoran!" jawab Zack kesal karena sang Mommy menatapnya curiga.


Akhirnya Sarah pergi dari depan kamar Zack.


Daniella langsung berjalan ke arah pria itu dengan tatapan tajam.


"Minggir! aku mau keluar!" seru gadis itu.


Zack hanya cengingisan, dia langsung memeluk tubuh mungi Daniella kembali.


"Kali ini kami tidak akan bisa pergi dariku sayang,"

__ADS_1


Bersambung.


Sudah banyak loh, nanti up lagi tapi nunggu vote dan bunga sekebonπŸ€­πŸ€­πŸ€­πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸŒΉπŸŒΉ


__ADS_2