Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 10


__ADS_3

** Hay.. Hay.... Hay...... para readers setia, tetap ikutin kisahnya ya. author mengucapkan maaf jika masih ada kata yang kurang tepat🙏🙏🙏 selalu dukung author ya karena dukungan kalian sangat berarti bagi author 🥰🥰🥰 Keep reading para readers sekalian 🌹🌹**


Bel istirahat berbunyi, tampak siswa berhamburan keluar. Diana tampak lesu karena dia harus keruangan Bu Nini. Caca, Irma dan Ririn datang menghampirinya.


" Na, kamu mikirin apaan sih sampai melamun kayak gitu banget?" Tanya Irma


" Iya na, biasanya kamu kan fokus terus sama pelajaran bu Nini tumben sekarang enggak" timpal Caca


" Aduhh, aku juga gak tau nih teman-teman aku kenapa? Yaudah ntar aja aku jelasin ya aku ke tempat Bu Nini dulu soalnya kalau telat nanti hukumannya ditambah" jelas Diana lalu pergi menuju ruangan Bu Nini.


Tampak Bu Nini sudah duduk manis dibangkunya.


" Permisi Buk" ujar Diana gemetar


" Diana , ayo kemari" sahut Bu Nini


" Bu, Diana siap menerima hukuman apapun dari ibu asalkan ibu mau memaafkan Diana Bu" ujar Diana tertunduk dan badannya gemetar karena ia tak pernah bermasalah sebelumnya dengan Bu Nini


" Diana, kamu tau kan kamu adalah salah satu murid kebanggaan ibu disekolah ini selain karena kamu pintar kamu juga tidak pernah berkasus disekolah ini. Tapi kenapa hari ini kamu bisa gak fokus pada pelajaran ibu. Ibu tau semua orang punya masalah tapi ibu gak suka ya masalah pribadi dibawa-bawa ke sekolah. Kamu kan juga udah besar seharusnya kamu bisa memisahkan hal tersebut." Jelas Bu Nini


" Baik Bu, saya tidak akan mengulanginya lagi Bu" jawab Diana tertunduk


" Oke. Ibu pegang kata-kata kamu ya, ibu sebenarnya tidak tega menghukum kamu tapi karena kamu bersalah kamu harus tetap dapat hukuman. Hari ini kamu harus hormat bendera sampai bel tanda masuk berbunyi" seru Bu Nini


" Baik Bu. Kalau begitu saya permisi Bu, sekali lagi maafkan saya ya Bu" ucap Diana


" Baiklah, semoga kamu tidak mengulanginya lagi" ucap Bu Nini


Diana segera menuju lapangan sekolah dan hormat bendera. Sementara Diana menjalankan hukumannya, Reyhan yang sedang duduk dikelas selalu saja di dekati oleh beberapa wanita baik dari kelasnya atau kelas lain. Mereka datang menemui Reyhan untuk memberikan makanan atau minuman atau sekedar ingin bertemu Reyhan. Reyhan sudah sering mengatakan bahwa ia tak ingin diganggu tapi mereka tetap saja datang.


" Rey, aku tadi buat kue coklat lho kamu mau coba ga" ujar salah satu wanita


" Coklat mah ga enak, mending kamu cobain nasi goreng buatan aku Rey dijamin bikin nagih" sahut wanita lainnya.


Begitu pun wanita lainnya menawarkan makanannya sampai ada yang beradu mulut.


"Cukup!!" Pekik Reyhan yang membuat siswi-siswi tersebut diam


" tolong ya jangan ganggu gue dulu. Gue nanti ada ulangan harian jadi gue pengen menghapal jadi gue minta sama kalian semua bisa ninggalin gue sendiri gak" jelas Reyhan


Mereka pun meninggalkan kelas tersebut, kini hanya ada Reyhan dan sahabatnya Anton.


" Penggemar lu banyak juga ya cuy" ujar Anton

__ADS_1


" Apaan sih Lo, mereka itu cuma penganggu Gue aja" jawab Reyhan ketus


" Hahaha penganggu gimana? Kayaknya Lo menikmati makanya sampai sekarang jomblo aja" goda Anton sambil tertawa


" Diam deh Lo. Kalau Lo cuma mau gangguin gue mending Lo keluar juga soalnya gue mau fokus belajar" jelas Reyhan


Ketika Reyhan sedang berbincang-bincang dengan Anton, tiba-tiba Irma,Caca dan Ririn datang.


"Rey!" Panggil mereka bertiga


" Wih! Penggemar Lo datang lagi nih" ujar Anton sambil tertawa


" Apaan sih Lo ton, mending Lo diem aja" cetus Ririn


" Ada perlu apa sih Rin?" Tanya Reyhan


" Ini darurat Rey mending Lo ikut kita sekarang" pinta Caca


" Ikut kemana? Gue masih belajar ni soalnya nanti ada ulangan" jelas Reyhan


" Ini lebih penting dari ulangan Lo " seru Irma


" Hahaha kalian ngelawak ya. Mana ada yang lebih penting dari pelajaran bagi Reyhan" timpal Anton q


" Dimana dia?" Tanya Reyhan tampak cemas


" Yuk, ikut kita" ajak Ririn


Reyhan segera mengikuti Ririn, Caca dan Irma.


Sesampainya di lapangan Reyhan melihat Diana sedang hormat bendera ditengah panas yang begitu terik.


" Kenapa dia bisa dihukum begini?" Tanya Reyhan


" Diana tadi melamun dijam pelajaran Bu Nini, Bu Nini ngasih pertanyaan ke Diana tapi dia ga bisa jawab terus dihukum kaya gini deh. Lo kan tau sendiri Bu Nini gimana orangnya Rey" jelas Caca


" Emang dia mikirin apaan sih kok bisa-bisanya kayak gitu" ujar Reyhan


" Gue juga gak tau Rey, dia gak bilang apa-apa ke kita" seru Caca


Reyhan segera menghampiri Diana yang membuat Diana terkejut.


" Reyhan kamu ngapain disini?" Tanya Diana

__ADS_1


" Seharusnya aku yang nanya ke kamu kenapa kamu bisa kena hukum begini?" Jawab Reyhan sambil melepaskan jaket yang dipakainya dan menutup kepala Diana agar tidak terpapar cahaya matahari.


" Rey, aku gak apa-apa. Mending kamu ke kelas aja sekarang ya. Ntar lagi jam masuk dan hukuman aku selesai kok" jelas Diana


" Kamu mikirin apa?" Tanya Reyhan


" Maksudnya?" tanya Diana pura-pura pilon.


" Kamu tau maksud aku Diana. Kamu dihukum gara-gara melamun dijam pelajaran Bu Nini kan" balas Reyhan


Diana tampak hanya diam dan fokus pada bendera.


" Jawab aku Diana" pinta Reyhan sambil memegang bahu Diana dan memutar Diana menghadap dirinya


" Rey, aku lagi dihukum. Nanti aja aku jelasin ya, gak enak juga di liat anak-anak lain" jelas Diana


Reyhan hanya menatap tajam pada Diana.


" Aku bakalan tetap disini sama kamu" ujar Reyhan


" Rey kamu jangan macem-macem deh, mending kamu sekarang ke kelas disini panas Rey aku gak mau kamu sakit Rey " ujar Diana


" Aku tetap mau disini" balas Reyhan bersikukuh


Tampak siswa-siswi lain memandangi mereka dan berbincang tentang mereka. Melihat itu Reyhan pun tak ingin Diana jadi bahan omongan karena dirinya.


" Yaudah aku pergi, tapi kamu harus janji nanti kamu harus jelasin semua sama aku" Seru Reyhan


" Iya Rey" sahut Diana


" Kamu tetap pakai jaket aku dikepala kamu, jangan dilepas. Aku pergi dulu" ujar Reyhan sambil pergi meninggalkan Diana.


Reyhan menghampiri teman-teman Diana.


" Rey, kok ninggalin Diana sendiri sih" ujar Ririn


" Gue gak mau Diana jadi bahan omongan anak-anak Rin" jelas Reyhan sambil terus memandangi Diana


" Oh, jadi itu alasan kalian gak mau satu sekolah tau kalian pacaran gara-gara Lo ga mau Diana jadi omongan penggemar Lo ya" cetus Caca


" Iya. Gue gak mau Diana dapat masalah gara-gara gue itu makanya gue sama Diana sepakat bakal rahasiain hubungan kita disekolah" jelas Reyhan


" Wow, gue salut sama kalian berdua. Semoga kalian selalu bersama-sama ya sampai maut memisahkan" seru Irma

__ADS_1


"Aamiinnn" ujar Reyhan sambil tersenyum


__ADS_2