
Galang kemudian menatap ririn tajam. Wajahnya terlihat begitu kesal saat menatap ririn.
" Aku minta kamu keluar sekarang juga!" bentak galang yang membuat ririn terkejut. Ririn anak yang sangat keras kepala, ketika dia bilang tidak maka ia akan tetap bersikukuh dengan perkataannya itu. Ocha yang mendengar bentakan itu segera masuk kedalam.
" Galang, kamu jangan gitu dong" ujar ocha lalu ia menatap ririn" Rin, udah yuk kita keluar aja sekarang. Mood galang lagi jelek banget rin. Yuk keluar"
" Enggak Cha! Aku gak akan keluar. Lebih baik kamu aja yang keluar cha, aku bisa kok hadepin galang" tolak ririn bersikeras.
" Rin, tolong jangan keras kepala gini dong. Udah ya kita keluar sekarang"
" Enggak ocha, tolong aku minta kamu ngerti cha. Aku masih mau disini"
Ocha yang lelah karena ririn tak juga mau mendengarkannya pun hanya bisa diam menatap mereka berdua.
" Galang, kamu sebenarnya kenapa sih. Apa aku ada salah ha? Kenapa kamu bentak-bentak aku kayak gitu. Kalau emang aku salah kamu seharusnya jelasin salah aku dimana bukannya malah marah-marah gak jelas gini"
Galang yang tersulut emosi beserta kebencian pun menatap ririn semakin kesal. Dia kemudian mencengkram pundak ririn dengan kuat.
" Kamu mau tau salah kamu ha!"
" Iya galang"
" Kamu tau kesalahan kamu itu karena kamu itu anak dari zevi putri. Wanita paling aku benci didunia ini. Wanita tidak tau malu dan tidak punya harga diri" pekik galang.
Ririn kemudian menampar galang dengan kuat.
" Maksud kamu apa ngomong tentang mama aku begitu ha! "
" Wanita yang kamu panggil mama itu dan yang kamu anggap baik itu sebenarnya adalah wanita yang gak tau diri dan picik. Kamu tau dia merupakan penyebab penderitaan mama aku selama ini. Kamu tau siapa tuan setya itu ha! Dia adalah ayah kandung aku!" Jelas galang dengan emosi yang tak dapat dicegahnya lagi.
Ririn terdiam mendengar perkataan galang.
" Kamu ngomong apa sih galang? Gak mungkin papa aku itu papa kamu. Kamu ngaco nih ngomongnya"
" Kamu gak percaya, aku punya buktinya" seru galang sambil memperlihatkan foto pernikahan mamanya dan papanya. Ririn terlihat begitu syok saat melihat foto tersebut " Bagaimana? Masih gak percaya ha! Silahkan kamu tanyakan sendiri pada mereka berdua"
Ririn kemudian meneteskan air matanya dan ia masih merasa tak percaya. Lalu ia segera berlari keluar.
__ADS_1
" Ririn, tunggu" panggil ocha tapi ririn tak mendengarkan dan terus berlari.
Sementara galang terlihat begitu kesal terhadap dirinya dan melemparkan semua yang ada di atas mejanya.
" Galang, kenapa kamu gak bisa tahan sih. Kamu lihat ririn, dia pasti bakalan sedih banget karena hal ini" seru ocha.
" Aku gak tau cha! Aku kesal saat melihat dia. Aku gak bisa kontrol emosi aku cha" sahut galang yang mulai merasa bersalah melampiaskan semuanya pada ririn.
Ririn kemudian memberhentikan taksi menuju kerumahnya. Dia ingin menanyakan segalanya pada tantenya.
Gak mungkin! Mama gak mungkin pelakor kan. Mama gak mungkin ngerebut suaminya mamanya galang kan. Papa pasti papa kandung aku bukan papa galang. Mama gak mungkin begitu kan batin ririn yang berusaha meyakinkan dirinya. Air matanya terus saja mengalir bagai sungai kini.
Sesampainya dirumah saat ia memasuki ruang tamu tampak mama dan papanya sedang berbincang-bincang dengan mama david.
Melihat kondisi putrinya yang pulang sambil menangis membuat zevi segera menghampirinya.
" Ririn, kamu kenapa nak? " tanya zevi sambil menyeka air mata putrinya tersebut.
" Mama sama papa disini"
" Iya sayang tadinya mama sama papa mau kasih kamu surprise tapi kamu malah pulang cepat sambil nangis lagi. Kamu kenapa nak?"
" Jawab apa sayang?"
" Papa setya ini papa kandung ririn atau bukan ma?" tanya ririn yang membuat zevi terkejut. Bagaimana bisa putrinya tau rahasia yang ia simpan dengan rapat selama ini.
" Kamu ngomong apa nak? Papa tentu saja papa kandung kamu" ujar setya mendekati ririn.
" Iya nak, kamu ngomong apa sih. Kamu juga ngapain tanya-tanya seperti itu sayang"
" Ma, pa. Ririn mohon kalian berdua jujur sama ririn. Kalau memang papa itu papa kandung ririn lalu siapa galang dan wina itu pa"
Mereka berdua terkejut mendengar perkataan ririn.
" Kamu tau dari mana tentang mereka nak?" Tanya setya.
" Berarti benar kalau mama itu ngerebut papa dari tante wina dan anaknya"
__ADS_1
" Sayang, kamu dengerin mama dulu ya nak. Semuanya itu bukan seperti apa yang kamu pikirkan nak. Dengerin penjelasan mama dulu ya nak" ujar zevi berusaha menenangkan putrinya.
" Kenapa ma? Kenapa mama tega ngerusak kebahagiaan orang ma. Mama tau siapa galang ha! Dia pacar ririn ma dan ririn sayang banget sama dia ma, kenapa mama tega sih ngelakuin ini semua ma? Mama jahat, Ririn gak mau dengar apa pun dari mama" jelas ririn yang kemudian langsung pergi meninggalkan rumah tersebut. Zevi, setya dan mamanya david tampak mengejarnya.
" Mbak apa bener kalau mas setya ini suaminya wina"
" Iya fi, tapi semuanya gak seperti yang kalian pikirin kok. Mbak sama mas setya menikah setelah mendapat persetujuan dari wina. Wina dan mas setya juga sudah bercerai sebelum kami menikah fi. Yang membuat mbak heran, kenapa anaknya wina malah bilang seperti itu sama ririn" jelas zevi.
Ririn terus saja berlari lalu ia sampai pada pangkalan ojek.
" Pak saya pinjam motornya ya, ini bayarannya" seru ririn mengeluarkan dompetnya dari saku lalu segera pergi mengendarai motor.
" Mbak kita harus ngejar ririn pakai mobil mbak" ujar fifi.
" Iya fi, kalian tunggu disini aku akan ambil mobil " ujar setya pergi mengambil mobil kerumahnya.
Diperjalanan ririn hanya menangis dan menangis sambil mengendarai motor.
" Kenapa? Kenapa hidup aku harus begini sih? Mama sama papa kenapa setega itu sama aku. Galang, maafin aku sayang. Aku gak tau kalau ternyata mama aku sendiri yang selama ini buat kamu menderita. Aku emang bodoh!" Teriak ririn kesal pada dirinya sendiri.
Sementara itu david terlihat mendatangi galang. Dia kemudian menonjok galang.
" Apa-apaan lo ha!" Pekik galang.
" Lo yang apa-apaan ha! Lo seharusnya gak usah ceritain semuanya sama ririn bego. Lo juga seharusnya gentleman dong kalau emang lo ada masalah sama nyokap dan bokapnya ririn seharusnya lo langsung ke mereka bukan ke ririn. Lo tau karena ulah lo ini ririn bisa dalam bahaya sekarang" tegas david kesal.
" Maksud lo apa?"
" Ririn sekarang pergi ntah kemana, dia juga jadi nyalahin dirinya sendiri sekarang karena buat lo sama keluarga lo menderita. Asal lo tau ya, ririn bahkan gak tau apa-apa tentang ini tapi kenapa lo malah nyalahin dia ha! Kalau ririn sampai kenapa-kenapa, gue gak akan pernah maafin lo!" Jelas david yang kemudian pergi meninggalkan galang.
Ocha tampak datang dari kejauhan dan langsung menghampiri galang.
" Galang,kamu baru aku tinggal bentar udah lebam aja"
" Cha, kamu temanin aku sekarang"
" Kemana?"
__ADS_1
" Cari Ririn"
Mereka pun segera menuju ke parkiran untuk mengambil mobil lalu segera mencari ririn.