Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 8


__ADS_3

Tak terasa hari mulai gelap akan tetapi Reyhan masih ingin bersama Diana. Diana segera menolak permintaan Reyhan karena ibunya sedang menunggunya dirumah.


" Reyhan sayang aku harus pulang sekarang. Kamu kayak gak tau ibu gimana?" Ujar Diana


" Tapi aku masih mau sama kamu ,Na" sahut Reyhan dengan manja


Diana hanya tersenyum melihat sikap Reyhan kepadanya. Dia tak menyangka Reyhan yang cool dan juga keren bisa bersikap imut seperti itu. Karena Diana menolak terus akhirnya Reyhan mengalah dan mengantarkan Diana pulang.


Diperjalanan Diana menatap terus pada Reyhan lalu berkata


" Aku sayang kamu Rey" sambil menyenderkan kepalanya pada lengan Reyhan.


" Aku juga sayang kamu Na" sahut Reyhan


" Oh, ya. Rey aku boleh nanya gak?" Pinta Diana


" Boleh sayang. Emang mau nanya apa?" Balas Reyhan


" Tapi kamu janji harus jawab jujur ya" ujar Diana


" Iya sayang" seru Reyhan sambil memencet hidung Diana


" Rey, kenapa kamu sayang sama aku?" Tanya Diana dengan tatapan serius melirik ke arah Reyhan


" Menurut kamu?" Tanya Reyhan balik sambil tersenyum


" Ih kok nanya balik sih. Kalau aku tau, aku gak akan nanya ke kamu Rey." Ucap Diana tampak cemberut dengan jawaban Reyhan


" Hahaha jangan cemberut gitu dong sayang ntar cantik nya ilang Lo" Rayu Reyhan


Diana masih tetap cemberut dan menatap kearah jalan. Reyhan tersenyum melihat tingkah pacarnya tersebut.


" Jangan cemberut lagi dong sayang. Oke aku bakalan kasih tau kenapa aku sayang sama kamu" bujuk Reyhan


Diana hanya diam dan mendengarkan perkataan Reyhan.


" Aku suka kamu karena kamu apa adanya,Na. Kamu juga beda dari yang lain, aku ngerasa nyaman banget dekat sama kamu. Pokoknya aku suka segala hal tentang kamu " jelas Reyhan


" Tapi kan masih banyak yang lebih dari aku Rey, aku juga masih heran Rey kapan kamu mulai ngerasa suka sama aku padahal kita kan jarang ngobrol dan ketemu di sekolah" ujar Diana


" Iya masih banyak yang lebih tapi kalau aku nyamannya cuma sama kamu gimana? Dan kalau aku suka sama kamu pertama kali waktu aku liat kamu lagi baca buku di perpustakaan. Kamu itu cute banget dan aku langsung suka liat kamu. Aku terkadang sering liatin kamu tapi kamu aja yang nggak tau" jelas Reyhan lagi


" Jadi kamu sering liatin aku diam-diam ya" tanya Diana tak menyangka bahwa Reyhan ternyata sudah menyukainya dari lama


" Iya, cuma aku gak berani dekatin kamu " jawab Reyhan


" Kenapa gak berani Rey" seru Diana


" Karena waktu itu kamu lagi dekat sama Kevin, aku kira kamu sama dia pacaran makanya aku gak mau gangguin hubungan kalian" ujar Reyhan


" Hahahaha Rey, Kevin itu cuma temenan doang sama aku. Dia sering nemuin aku cuma buat nanya tugas sama curhat masalah dia aja kok" jelas Diana sambil tertawa " terus kamu kok waktu dikantin berani dekatin aku"


" Ya, aku cari informasi tentang kamu sama Kevin. Setelah tau kalian cuma temenan makanya aku langsung dekatin kamu, aku gak mau kamu diambil yang lain" ucap Reyhan lalu ia berkata lagi " kalau kamu kenapa dan sejak kapan suka sama aku?"

__ADS_1


" Hmm rahasia dong" sahut Diana


" Kok rahasia-rahasian sih na. Aku kan udah ngasih tau ke kamu semua yang kamu pengen tau sekarang gantian dong" protes Reyhan


" Oke.. oke.. aku itu suka kamu saat awal kita masuk sekolah Rey, tapi aku ga berani ungkapinnya karena saingan aku berat-berat. Aku ngerasa waktu itu mungkin cuma dalam mimpi aja aku bisa ketemu kamu dan jadi pacar kamu. Apalagi waktu itu Angel selalu nempel kayak parasit ke kamu, aku ngira kalian jadian karena hampir satu sekolah bilang kalian pasangan sempurna, tapi waktu kamu dekatin aku dan nyatain perasaan kamu ke aku. Aku ngerasa aku lagi mimpi makanya aku nanya berulang-ulang sama kamu" jelas Diana


" Jadi kamu udah lama juga suka sama aku ya" ujar Reyhan menggoda Diana


Diana hanya menunduk malu-malu. Reyhan mencubit hidung Diana.


"Sakit Rey!" Ujar Diana sambil memegang hidungnya


" Habisnya kamu itu imut banget sih" seru Reyhan sambil tertawa


Tak lama kemudian mereka sampai didepan rumah Diana. Reyhan tampak tak ingin membiarkan Diana turun. Reyhan memeluk Diana dengan erat.


" Sayang aku harus masuk, ibu pasti udah nungguin dirumah " ujar Diana


" Lima menit aja, biarkan aku memeluk kamu kayak gini" balas Reyhan


" Bukannya besok kita juga ketemu disekolah Rey" ucap Diana


" Tapi aku ga mau pisah dari kamu Diana " seru Reyhan


Diana segera melepaskan pelukan Reyhan.


" Aku harus segera pulang sayang kalau tidak nanti ibu bisa marah" jelas Diana


" Hmm yaudah deh titip salam buat ibu ya" ujar Reyhan


" Ini udah malam sayang ga enak sama ibu dan tetangga kamu. Apa kata mereka nanti?" Ujar Reyhan


" Yaudah deh, aku pergi ya kamu hati-hati dijalan Jangan ngebut bawa mobilnya ntar kalau udah sampai rumah kabarin aku" ucap Diana


Ketika Diana hendak keluar Reyhan menarik tangannya sehingga Diana jatuh ke dalam pelukan Reyhan.


" Ada apa lagi Rey" tanya Diana karena kaget Reyhan tiba-tiba menarik tangannya


" Ga ada night kiss nih" goda Reyhan dengan senyum manisnya


" Ga ada " balas Diana


" Yahh" Guman Reyhan tampak kecewa


Diana mengelus kepala Reyhan lalu ia mencium pipi Reyhan.


" Udah kan" ujar Diana


" Belum" balas Reyhan sambil mencium bibir Diana dengan lembut, ketika menyadari Diana hampir kehabisan napas Reyhan melepaskan ciumannya.


" Reyhan!" Pekik Diana sambil mencubit lengan Reyhan " kamu nakal banget sih"


" Sakit Na" ujar Reyhan

__ADS_1


" Siapa suruh kamu rakus banget" seru Diana sambil turun dari mobil


" Hati-hati dijalan ya, langsung pulang Lo" ujar Diana


" Iya bawelku sayang" sahut Reyhan sambil menyalakan mobilnya.


Diana melambaikan tangan pada Reyhan yang mulai pergi meninggalkan depan rumahnya. Diana segera masuk mengendap-endap kedalam rumahnya karena takut dimarahi ibunya. Ini pertama kalinya Diana pulang malam.


" Dari mana saja kamu??" ujar Bu Ratmi dengan wajah datar


" Ibu.. anu... i...itu.. bu, Diana habis pulang rapat OSIS Bu" jawab Diana gugup


" Gak mungkin Rapat OSIS sampai jam segini. Jujur Diana dari mana saja kamu?" Tanya ibunya tak percaya pada Diana


" Iya Bu, Rapat OSIS kali ini emang agak lama Bu soalnya banyak yang harus diurus Bu. Diana Sangat lelah Bu boleh Diana masuk untuk istirahat Bu" jelas Diana pada ibunya


" Baiklah kalau begitu. Lain kali kalau ada rapat kamu harus hubungi ibu dulu ya " seru Bu Ratmi


" Iya Bu. Diana masuk dulu ya" ujar Diana sambil pergi masuk menuju kamarnya


Ini pertama kalinya Diana berbohong pada ibunya. Sebenarnya Diana ingin mengatakan yang sebenarnya tetapi ketika melihat ekspresi ibunya tadi dia pun mengurungkan niatnya itu.


Diana segera menyambar handuk yang ada dibelakang pintunya dan mengguyur tubuhnya dengan air.


Setelah selesai mandi, Diana memakai piyama yang biasa iya gunakan untuk tidur lalu merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. Diana menutup keduanya sambil tersenyum karena membayangkan kejadian hari ini. Tiba-tiba ponsel Diana berdering.


" Halo Rey" ujar Diana


" Halo sayang. Aku udah sampai rumah " sahut Reyhan di telpon


"Oke. Langsung mandi ya habis itu tidur" ucap Diana


" Iya sayang. Kalau gitu aku mandi dulu ya, sampai ketemu besok" Jawab Reyhan


" Iya sampai jumpa besok" balas Diana sambil menutup telponnya.


Diana meletakkan ponselnya dan tertidur, sementara itu Reyhan yang yang baru ingin mandi dipanggil oleh ayahnya. Reyhan segera menuju tempat ayahnya


" Rey, kamu darimana saja? Tidak biasannya jam segini kamu pulang" ujar ayahnya


" Pa, Reyhan tadi ada acara sama teman-teman diluar makanya pulangnya lama. Lagian Reyhan kan udah gede pa, apa salahnya pergi main sama teman-teman pa" jelas Reyhan


" Iya papa tau kamu sudah besar tapi papa gak mau kamu jadi anak nakal seperti anak-anak dijalanan sana, kamu tau kan keluarga kita ini keluarga yang memiliki reputasi Sangat baik dimasyarakat papa gak mau reputasi kita sampai rusak cuma gara-gara kamu. Kamu paham kan!!" Ujar ayahnya


" Pa, emang apa salahnya Reyhan mau berteman sama mereka pa. Mereka itu ga seperti yang papa bayangin pa" bantah Reyhan


" Reyhan kamu harus ingat kamu ini dari keluarga yang kastanya tinggi dari mereka jadi papa harap kamu bisa bijak dalam memilih teman dan bergaul, papa gak mau anak papa satu-satunya menjadi perusak reputasi keluarga PAHAM!!" Jelas ayahnya yang tampak emosi lalu pergi meninggalkan Reyhan.


Reyhan segera bergegas menuju kamarnya lalu membanting pintu kamarnya dengan kuat.


Kenapa aku harus lahir di keluarga ini? Keluarga yang hanya mementingkan reputasi dan harta. Aku benci semua ini batin Reyhan kesal


Reyhan pergi menuju kamar mandi dan mengguyur badannya dengan air. Reyhan tampak memikirkan perkataan ayahnya tadi.

__ADS_1


Bagaimana kalau papa tau aku pacaran sama Diana? Papa pasti marah besar. Ya Tuhan semoga papa tidak akan tau tentang hubungan kami, kalau papa sampai tau papa pasti akan membuat masalah untuk keluarga diana. aku Nggak mau semua ini terjadi, aku harus berhati-hati dengan ayah mulai sekarang batin Reyhan.


__ADS_2