Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 39


__ADS_3

Ocha kemudian menjewer telinga jason yang membuatnya merem mendadak mobilnya.


" Kamu ngapain sih? sakit tau" pekik jason terlihat memegangi telinganya.


" Makanya ngomong jangan sembarangan aja, walaupun ini pernikahan palsu doang tapi kamu jangan berpikir serendah itu ya sama aku. Aku gak bakalan pernah mau berpikiran kotor kayak kamu jadi gak usah ngajak-ngajak ke jalan sesat kamu ya" seru ocha terlihat begitu geram.


Mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju ketempat akad pernikahan. Ocha tampak menatap pemandangan dari balik kaca mobil. Dia masih memikirkan adam dan segala kenangan indah dia bersama adam.


Biasanya adam bakalan ngingatin aku makan jam segini, kalau gak dia bakalan langsung ngantar makanan buat aku batin ocha.


" Lagi mikirin apa kamu?" tanya jason.


Sumpah ya ni anak bikin kesal banget, dia gak pernah bisa buat hidup aku tenang sebentar aja batin ocha.


" Mau mikirin apapun saya itu bukan urusan kamu ya" jawabnya jutek.


" Kamu ya, ditanya baik-baik malah nyolot" seru jason kesal.


Sesampainya ditempat, mereka segera bergegas masuk. Keluarga jason tampak mendekati ocha dan jason.


" Kalian dari mana aja? " tanya mama jason. Jason dan ocha saling menatap satu sama lain.


Aduh bilang apa ya ke mama kalau jujur bisa jadi masalah nanti batin ocha panik. Wajahnya terlihat begitu tegang.


" Ma, tadi aku sama ocha kerumah sakit" jawab jason yang membuat ocha menatap tajam kearahnya.


" Siapa yang sakit nak?" tanya mamanya tampak khawatir.


Apa jason mau bilang yang sebenarnya sama mama? bisa gawat nih batin ocha semakin was-was saja. Ocha kemudian memegang lengan jason.


" Sahabat ocha ma. Ocha udah sahabatan lama banget sama cewek itu dan tiba-tiba dia kecelakaan ma makanya ocha panik dan langsung pergi ma"


" Astaga! terus gimana keadaan sahabatnya sekarang"


" Alhamdulillah baik kok ma"


" Syukurlah nak"


Mereka segera masuk dan duduk bersama untuk makan. Ocha duduk disebelah jason dengan wajah yang tampak masih khawatir. Bunga yang melihat ekspresi ocha seperti itu kemudian memegang tangannya.


" Ocha, kamu kenapa?"

__ADS_1


" Gak apa-apa kok kak"


" Kamu masih khawatir ya sama sahabat kamu itu, kalau iya nanti setelah selesai makan kita jenguk dia ya"


Gak bisa! kalau mereka tau siapa yang kecelakaan bisa gawat batin ocha.


" Kak, dia udah baik-baik aja kok. Lagian dia udah boleh pulang sore nanti kak"


" Oh begitu"


Ocha tampak tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Mereka kemudian menyantap makanan yang ada dihadapan mereka.


Sementara itu dirumah sakit adam tampak memandangi ponselnya. Manajernya kemudian mengambil ponsel adam.


" Mbak yuli, apa-apaan sih? balikin ponsel aku" pinta adam. Yuli kemudian melihat apa yang dilihat adam pada ponselnya.


" Jadi kamu masih mikirin wanita gak tau diri ini dam?" sungutnya kesal.


" Bukan urusan mbak, sini balikin ponsel aku"


" Adam, kamu seharusnya sadar dong. Dia itu bukan wanita baik dam. Dia bahkan ninggalin kamu nikah dengan lelaki lain yang lebih kaya. Kamu seharusnya melupakan atau bahkan membenci wanita itu dam" tegas yuli.


" Mbak dengerin saya baik-baik ya. Sampai kapanpun saya gak akan pernah bisa melupakan apalagi membenci ocha. Saya sangat mencintai ocha mbak, mungkin dia memang ada masalah sekarang makanya dia melakukan hal itu mbak"


" Apa maksud mbak?"


" Kamu gak usah ngeles lagi adam, mbak tau kalau kamu yang sengaja berdiri didepan sopir mobil itu karena ingin bunuh dirikan. Apa kamu gak mikirin bagaimana perasaan mbak dan para penggemar kamu dam? seharusnya sebelum melakukan tindakan bodoh seperti itu kamu bisa memikirkan mbak terlebih dahulu dam bukan mengambil keputusan bodoh seperti itu" jelas yuli.


" Mbak, aku ngerasa kehidupan aku gak ada gunanya lagi mbak. Aku memang udah menggapai cita-cita aku mbak tapi semuanya terasa gak guna kalau gak ada ocha mbak"


" Sadar Adam... kamu harus sadar. Wanita itu bahkan gak peduli sama sekali sama keadaan kamu bahkan dia malah memamerkan pernikahannya dengan suaminya itu kan"


" Cukup mbak! aku mau sendiri sekarang. Tolong tinggalin aku sendiri mbak" pinta adam.


" Kamu memang keras kepala ya dam" pekik yuli kesal. Dia kemudian memberikan ponsel adam lalu pergi meninggalkan ruangan adam.


Adam tampak memandangi foto dirinya bersama ocha. Dia terlihat masih tak rela melepaskan ocha. Dia begitu mencintai ocha dan berharap bahwa mereka bisa kembali ke masa-masa mereka masih bersama dulu.


Seandainya waktu bisa aku ulang cha, aku mau kita masih sama-sama. Aku bakalan langsung lamar kamu cha dan kita bakalan menikah. Kita bakalan punya anak dua sesuai keinginan kamu cha. Pasti kehidupan kita bakalan bahagia cha batin adam yang kini hanya bisa berharap.


Dilain sisi diana dan reyhan terlihat sedang berusaha membujuk zahra yang masih marah pada mereka.

__ADS_1


" Rey, kamu yakin gak pergi kerja sekarang?" tanya diana.


" Iya sayang, aku seharian ini bakalan habisin waktu buat kamu sama zahra. Sekaligus buat nebus kesalahan kita kan karena gak bisa datang ke acara zahra" jelas reyhan.


Mereka kemudian mendatangi kamar zahra dan tak menemukan zahra. Ratmi tampak menghampiri mereka.


" Bu, zahra mana?" tanya diana.


" Zahra. Dia tadi pagi-pagi sekali minta dijemput sama dion na"


" Apa? tapi kenapa Bu?"


" Diana, dion itu kan ayah kandungnya zahra jadi ibu rasa itu bagus untuk kedekatan mereka nak"


" Tapi bu, kenapa ibu gak bilang diana dulu sih bu?"


" Diana kamu dengerin ibu ya, dion itu ayahnya zahra nak. Dia juga punya hak atas zahra kan sayang jadi kita juga harus memberikan mereka waktu untuk bersama dong nak jadi mama harap kamu jangan terlalu mengekang mereka untuk bertemu na" jelas ratmi.


Aku tau bu, tapi aku masih punya perasaan takut kalau dion ambil zahra dari aku bu batin diana.


" Mereka pergi kemana bu?" tanya reyhan.


" Mereka sepertinya mau ke mall nak"


" Yaudah bu, reyhan sama diana izin pergi menyusul mereka ya bu"


" Hmm baiklah nak"


Mereka kemudian segera mengganti pakaiannya dan menyusul zahra ketempat yang telah disebutkan oleh ratmi. Diana kemudian teringat akan sesuatu.


" Rey"


" Iya sayang"


" Bukankah aku harus merawat jason dirumah sakit?"


" Kamu tenang aja ya na, dia udah baik-baik aja kok"


" Maksud kamu apa rey?"


" Iya, kemarin tuan herman telpon kalau anaknya bakalan nikah hari ini jadi pasti anaknya udah baik-baik aja kan"

__ADS_1


" Nikah? sama siapa?"


" Aku juga kurang tau sih sayang tapi pernikahannya hari ini kalau aku gak salah. Mungkin sudah selesai akad" jawab reyhan. Dia terlihat begitu kebingungan kenapa jason yang sebelumnya tak pernah mengenal cinta ingin menikah tiba-tiba.


__ADS_2