Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 32


__ADS_3

Tika pulang dengan wajah kesal dan mata yang sembab yang membuat karin segera mendekatinya.


" Tika sayang kamu kenapa?"


" Reyhan mutusin pertunangan tika sama dia ma. Sekarang tika mau ambil barang-barang tika dan pulang kerumah ma"


" Tika, kamu jangan pergi. Kalau kamu pergi siapa yang akan temani mama disini. Mama yakin reyhan itu pasti cuma emosi doang makanya ngomong gitu" bujuk karin berusaha menenangkan tika.


" Udahlah ma. Tika udah capek sama ini semua, Tika mau nenangin diri dulu ma jadi tolong jangan cegah tika ma. Plisss" balas tika sambil mengambil barang-barangnya lalu pergi.


Karin segera menelpon reyhan karena ia tak mau kehilangan tika calon menantu pilihan almarhum suaminya.


" Halo rey, maksud kamu apa mutusin hubungan sama tika. Kamu kan tau dia wanita pilihan almarhum papa kamu rey"


" Ma, reyhan harus bilang berapa kali sih gausah urusin kehidupan reyhan lebih baik mama urusin aja kehidupan mama sendiri dan jangan ganggu reyhan" balas reyhan lalu menutup telponnya.


" Halo rey.... Halo..... Halo...."


Reyhan kenapa kamu gak ngerti nak? Mama sayang sama kamu makanya mama mau kamu tetap sama tika, calon istri idaman papa kamu buat kamu. Mama cuma mau yang terbaik buat kamu rey batin Karin.


Sementara itu reyhan tampak menyibukkan dirinya dengan pekerjaan di kantor. Clarisa tampak datang menghampiri reyhan sambil membawa minuman dan makanan kecil.


" Pak bos makan dulu pak" ujar clarisa lembut.


Reyhan menatap clarisa tajam yang membuat clarisa tau bahwa dirinya disuruh keluar oleh reyhan. Clarisa pun keluar dengan tersenyum walaupun sebenarnya ia sangat kesal dengan sikap dingin reyhan padanya.


Pak bos kenapa sih dingin terus ke aku. Clarisa kamu gak boleh nyerah kamu harus terus berjuang sampai kamu bisa jadi nyonya reyhan. Semangat batin clarisa.


Clarisa kembali ke ruangannya sambil membawa makanan dan minuman yang ia bawa sebelumnya. Radit datang menghampiri.


" Wih... Ada makanan nih" ujar radit sambil memakan makanan yang ada dimeja clarisa.


" Kok kamu makan sih dit, itu buat pak bos reyhan" pekik clarisa kesal.


" Clarisa... Clarisa... Masih belum nyerah juga kamu sama pak bos reyhan. Kamu kan tau pak bos itu gak mungkin suka sama kamu" ejek radit sambil menyantap makanan.


" Kamu lihat aja nanti dit, pak bos reyhan pasti lama-kelamaan bakalan jatuh ke pelukan aku"


Radit hanya tertawa mendengar ucapan clarisa.

__ADS_1


" Gak usah mimpi terlalu tinggi sa, ntar kalau gak kesampaian sakit lho" ucap radit menasehati.


" Kamu lihat aja nanti. Udah pergi sana aku sibuk sekarang. Mendingan kamu urus urusan kamu sendiri" ujar clarisa mendorong radit keluar dari ruangannya.


Radit selama ini sebenarnya menyimpan perasaan untuk clarisa. Bahkan dulu mereka sempat berpacaran tetapi hubungan mereka kandas karena clarisa lebih memilih orang yang lebih kaya dari pada radit. Ya, clarisa memang cewek yang gila harta dan tahta. Dia selalu ingin lebih dan lebih lagi.


***


Dicafe diana menceritakan segala masalahnya pada ririn. Ririn mendengarkan diana dengan wajah serius.


" Jadi pasien VIP kamu itu reyhan" ujar Ririn terkejut.


" Iya" jawab diana.


" Ya Ampun diana! Kenapa kamu mau sih? Kamu kan benci sama dia kenapa kamu mau jadi dokter pribadi dia. Diana sadar dong dia itu udah nyakitin kamu kenapa kamu masih mau sih jadi dokter pribadi dia. Kalau aku jadi kamu aku pasti bakalan gampar dia dan gak akan pernah mau ketemu dia" jelas ririn emosi.


" Rin, kamu kan tau gimana perasaan aku sama reyhan. Aku memang sakit hati banget dengan apa yang dia lakuin dulu tapi entah kenapa aku ngerasa dia benar-benar serius sekarang sama aku rin"


" Aduh na, percaya sama aku cowok kayak dia gak mungkin bisa serius na. Lebih baik kamu berhenti jadi dokter pribadi dia na dan jauhin dia na, aku gak mau kamu sakit hati lagi gara-gara dia"


" Aku gak bisa berhenti jadi dokter pribadi dia rin"


" Aku udah buat kontrak surat perjanjian sama dia rin. Kalau aku berani keluar sebelum kontrak itu habis aku harus bayar ganti rugi 10X lipat dari gaji yang aku terima. Selain itu dia juga bakalan ngubah rumah sakit tempat kita bekerja jadi perusahaan properti soalnya kamu kan tau rin dia itu orang yang berpengaruh banget bukan hanya dikota ini tapi mancanegara juga"


" Dia emang seenaknya aja ya mentang-mentang anak orang kaya" ujar ririn dengan wajah yang begitu kesal. Ia juga mengepalkan tangannya dan meninju meja yang membuat orang sekitarnya melirik mereka.


" Rin, kamu apa-apaan sih lihat tu orang pada ngeliatin kita " bisik diana pelan.


Ririn melihat sekitarnya dan menunduk.


" Maaf habisnya aku kesal banget" balas Ririn pelan.


Karena sudah merasa tak nyaman dicafe tersebut diana dan ririn memutuskan untuk pergi. Mereka bergegas dengan buru-buru setelah membayar makanan yang mereka pesan.


Setelah berada diluar mereka merasa lega.


" Lain kali kalau kesal gak usah gitu juga kali rin" ujar diana.


" Iya maaf deh aku kan kesel banget sama tu anak jadi gak ingat tempat deh mau luapin emosi "

__ADS_1


" Yaudah gak apa-apa, tapi tangan kamu baik-baik aja kan soalnya kamu mukul mejanya keras banget lho"


" Lumayan sih" jawab ririn sembari tertawa dan Diana juga ikut tertawa.


" Diana, kamu mau kemana sekarang?"


" Aku mau langsung pulang aja deh soalnya pengen istirahat"


" Mau aku antar" ajak ririn.


" Gak usah rin, aku naik taxi aja"


" Yang bener"


" Iya ririn"


" Yaudah hati-hati dijalan ya. Langsung pulang lho jangan mampir kemana-mana"


" Iya ririn bawel. Yaudah taxi aku udah datang tu aku pulang ya, byee"


" Iya bye" jawab ririn yang juga pergi menuju mobilnya yang tak jauh dari situ.


Diperjalanan pulang diana hanya melamun dan memikirkan masalahnya dengan reyhan yang semakin lama semakin rumit saja.


Kenapa aku harus hadapin semua ini sih? Andai aku gak ketemu kamu rey, pasti aku gak bakalan kayak gini sekarang batin diana.


Ponsel Diana berdering dan ia mengangkat telponnya tanpa melihat nama penelpon.


' Halo' ujar diana.


' halo nona diana. Apakah nona bisa kerumah sakit C sekarang'


' memangnya kenapa ya?'


' pak bos reyhan kecelakaan non'


Mendengar perkataan orang tersebut ponsel diana langsung terjatuh dan ia menyuruh sopir taxi untuk memutar balik ke rumah sakit C. Sepanjang jalan diana merasa begitu khawatir dan menyuruh sopir taxi untuk menambah kecepatannya.


Reyhan kecelakaan! kenapa? kenapa dia bisa kecelakaan. ya Tuhan tolong jangan biarkan sesuatu yang buruk terjadi sama reyhan batin diana.

__ADS_1


__ADS_2