Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 158


__ADS_3

Keesokan paginya diana tampak begitu bahagia. Dia turun dari ranjang dan menatap ke jendela kamarnya. Saat sedang asyik menikmati sinar matahari pagi tiba-tiba seorang wanita paruh baya datang menghampirinya.


" Tante karin" ujar diana.


" Diana, makasih ya sayang" sahut karin memeluk diana.


" Makasih untuk apa tante?" seru diana yang kebingungan karena tiba-tiba saja karin memeluknya sambil mengucapkan terimakasih.


" Diana, tante tau kalau kamu yang buat reyhan bisa maafin tante. Selama ini reyhan selalu cuek dan abai pada tante tapi sekarang dia sangat berbeda na. Ini semua karena kamu, tante gak tau lagi harus bagaimana caranya berterima kasih sama kamu" jelas karin.


" Ya ampun tante, diana seneng kok bisa bantuin tante. Lagian udah seharusnya kan reyhan maafin tante walaupun tante mempunyai kesalahan dimasalalu karena setiap orang itu punya kesalahan tante dan diana yakin kalau reyhan juga udah maafin tante dari lama tapi tante kan tau sendiri reyhan bagaimana. Dia sangat keras kepala tante makanya butuh waktu yang begitu lama untuk bisa meluluhkan dia" sahut diana.


" Ehemm.. lagi ngomongin aku ya" ujar reyhan yang tiba-tiba datang.


" Reyhan, kamu udah bangun juga" balas karin.


" Iya ma, reyhan hari ini pengen pergi ke wedding organizer bareng diana makanya bangun cepet"


" Reyhan, ini masih pagi banget lho. Kamu udah lihat jam gak sih sebelum kesini" timpal diana.


" Udah dong na, lebih cepat kita pergi kan lebih baik diana"


" Tapi aku baru aja bangun rey, bahkan aku juga belum mandi"


" Yaudah kamu mandi dan siap-siap aja dulu. Aku sama mama bakalan nunggu kamu dibawah" seru reyhan lalu segera mengajak karin keluar bersamanya. Diana hanya menggelengkan kepala melihat tingkah reyhan.


Syukurlah akhirnya reyhan sama tante karin baikan, semoga ini semua menjadi awal yang baik untuk kami batin diana berharap.


Diana segera bersiap-siap untuk pergi bersama reyhan ke tempat wedding organizer.


Reyhan dan karin terlihat begitu akrab yang membuat ratmi begitu senang.


" Cie... Anak dan ibu ini kayaknya akrab banget ya" ujar ratmi sambil tersenyum.


" Kamu bisa aja rat, btw sorry lho aku gak ikut bantu-bantu didapur" sahut karin.


" Gak apa-apa rin, udah ada bibik kok yang nolong aku"


Reyhan kemudian menghampiri zahra yang sedang duduk dimeja makan.


" Selamat pagi, tuan putri ayah"


" Selamat pagi ayah"


" Wah... Lagi makan apa nih anak ayah?"


" Ini makan masakan oma, enak banget lho ayah. Ayah harus cobain"


Zahra kemudian menyuapi reyhan makanan yang kini ada dihadapannya.


" Ummm enak banget ya masakan oma" ujar reyhan.


" Iya kan yah. Bunda mana yah?" tanya zahra sambil mencari keberadaan diana.

__ADS_1


" Bunda lagi mandi diatas"


" Ya... Berarti zahra gak bisa makan bareng bunda dong sekarang"


" Jangan sedih gitu dong sayang, ayah janji nanti pulang sekolah ayah dan bunda yang akan jemput zahra. Kita akan makan sama-sama nanti"


" Serius yah?"


" Iya sayang"


" Makasih ayah. Ayah emang paling the best "


" Iya sayang, yaudah makannya dihabisin ya"


" Oke ayah" seru zahra memakan makanan yang ada dihadapannya dengan lahap.


Setelah zahra selesai makan, ratmi langsung pergi mengantarkannya ke sekolah. Kini hanya ada karin dan reyhan dimeja makan.


" Kamu gak sarapan rey?"


" Nanti aja ma, bareng sama diana"


Karin hanya tersenyum mendengar jawaban putranya tersebut. Tak lama kemudian diana turun dengan pakaian yang begitu rapi dan menyandang tas.


" Maaf aku lama ya rey" seru diana yang segera duduk dimeja makan.


" Gak apa-apa na, yuk sarapan bareng"


Mereka kemudian sarapan bersama-sama. Karin merasa begitu bahagia bisa berkumpul bersama putra dan calon menantunya.


Ini telpon dari rumah sakit, ada apa ya? batin diana.


' Halo'


' Halo dokter diana, apakah kamu bisa kerumah sakit sekarang?'


' memangnya ada apa ya'


' Ini sangat urgent dokter, pasien ini harus segera dioperasi sementara dokter yang menanganinya sedang diluar negri sekarang dok. Kemungkinan dokter itu tiba sekitar satu jam lagi sementara keadaan pasien semakin memburuk dok. Kami tau bahwa hanya dokter diana dan dokter irham yang bisa melakukan operasi ini jadi kami sangat berharap kedatangan dokter segera kemari'


' Ya ampun, yaudah saya akan segera kesana'


' Baik dok'


Diana kemudian menutup telponnya dengan wajah cemas.


" Siapa na?" tanya reyhan.


" Dari rumah sakit rey, mereka minta aku kerumah sakit sekarang"


" Harus sekarang juga"


" Iya rey soalnya dokter irham yang pegang pasien ini lagi diluar negeri sekarang dan kemungkinan tibanya sekitar sejaman. Sementara keadaan pasien semakin memburuk rey, aku harus segera kesana nolong pasien itu rey" jelas diana.

__ADS_1


" Yaudah aku antar kamu ya"


" Oke rey. Tante kita berangkat dulu ya"


" Iya sayang hati-hati dijalan ya"


Diana segera bergegas menuju kerumah sakit bersama reyhan. Reyhan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh agar diana bisa segera sampai ke rumah sakit.


Sesampainya disana diana segera masuk kedalam dan mengganti pakaiannya dengan pakaian operasi. Reyhan menunggu didalam mobil sementara diana melakukan operasi terhadap pasien tersebut. Dia melakukannya dibantu oleh galang seperti biasanya.


" Diana, udah lama gak ketemu"


" Iya lang, kita nanti aja ngobrolnya ya sekarang kita harus segera melakukan operasi sama pasien ini"


" Iya na"


Mereka memulai operasi dengan hati-hati dan ketelitian yang penuh. Diana selalu bekerja dengan profesional tinggi.


Beberapa jam kemudian diana dan galang keluar dari ruang operasi. Operasinya berjalan dengan sukses. Diana segera keruang ganti untuk mencuci tangan dan mengganti pakaiannya.


" Diana, kamu keren banget ya. Selalu melakukan yang terbaik untuk pasien"


" Makasih ya galang, kamu juga sama kok. Btw gimana hubungan kamu sama ririn"


" Kita jadian na"


" Apa? jadian. Kapan?" ujar diana terkejut mendengar perkataan galang.


Kenapa ririn gak cerita ke aku ya? pokoknya aku harus tanya dia nanti batin diana.


" Waktu kita di tempat bencana itu na jadi relawan"


" Selamat ya buat kalian berdua, akhirnya ririn gak jomblo lagi sekarang" seru diana.


Galang hanya tertawa mendengar perkataan diana.


Setelah selesai berganti pakaian diana segera menuju ke parkiran untuk bertemu reyhan karena masalah pasien tadi sudah ia serahkan pada galang.


Dimobil reyhan terlihat sedang tertidur.


" Maafin aku ya sayang, kamu jadi nunggu lama" bisik diana dari balik kaca jendela mobil. Reyhan kemudian membuka matanya dan melihat kearah diana. Dia kemudian turun dari mobil.


" Gimana pasiennya?"


" Alhamdulillah operasinya lancar sayang"


" Syukurlah kalau begitu, yaudah kita berangkat sekarang"


" Oke "


Mereka segera bergegas menuju ke tempat wedding organizer. Diana yang begitu lelah setelah selesai melakukan operasi tampak tertidur. Reyhan kemudian menggenggam tangan diana.


Sayang pasti kamu capek banget setelah operasi harus langsung ikut aku ke tempat wedding organizer batin reyhan.

__ADS_1


Mereka akhirnya sampai ketempat wedding organizer tetapi reyhan tak tega membangunkan diana. Dia hanya menggenggam tangan diana dan menatap diana yang sedang tertidur.


__ADS_2