
Sesampainya di rumah, reyhan tampak disambut oleh para pengawalnya. Diana langsung berlari kedalam. Saat membuka pintu, diana terkejut melihat ibunya sudah menunggunya.
" Ibu" ujar diana.
Reyhan tampak menyusul dari belakang yang membuat ratmi terkejut lalu menarik diana.
" Reyhan! Kenapa kamu disini?" ujar ratmi dengan wajah cemasnya.
" Reyhan mau bicarain hal penting sama ibu. Kita ngobrol didalam aja gimana Bu?"
Mereka pun bergegas menuju ke ruang tamu. Wajah cemas masih terlihat pada ratmi.
Bagaimana reyhan bisa pulang bersama diana? Anak ini memang sangat keras kepala dan susah dibilangin. Udah disuruh dirumah aja malah kabur keluar. Semoga saja reyhan belum mengenali diana batin ratmi.
" Reyhan mau bicarain tentang apa sama ibu?" tanya ratmi penasaran.
" Kenapa ibu gak kasih tau reyhan kalau diana masih hidup Bu? Dan ibu juga gak kasih tau reyhan kalau diana sekarang lupa ingatan"
" Kamu tau dari mana rey?"
" Diana, datang nemuin dia bu soalnya diana penasaran banget sama dia dan diana tau kenapa ibu gak suka sama dia "
" Maksud kamu apa Na?" balas ratmi tak mengerti.
" Ibu pasti ngelakuin hal itu buat kebaikan diana kan bu. Ibu pasti gak suka sama reyhan karena dia itu pemarah dan suka minum alkohol kan bu" bisik diana pelan pada ibunya.
" Diana! Kamu ngomong apa sih? Lebih baik kamu masuk kedalam kamar sekarang, ibu mau ngobrol empat mata sama nak reyhan"
" Tapi Bu..."
" Diana..."
Diana dengan wajah cemberutnya pun pergi masuk ke dalam kamar. Kini hanya ada ratmi dan reyhan diruangan itu.
" Reyhan, kamu gak usah dengerin apa yang dibilang sama diana tadi ya. Kamu kan tau kalau ibu selalu anggap kamu seperti anak ibu sendiri"
" Reyhan ngerti kok Bu, tapi kenapa ibu sembunyikan kebenaran diana masih hidup dari reyhan Bu?"
" Ibu minta maaf sama kamu Rey, ibu tau ibu egois karena tidak memberi tau kamu kebenaran tentang diana. Ibu disini hanya ingin melindungi anak ibu Rey, ibu gak mau dia dalam bahaya lagi makanya ibu menyembunyikan dia. Ibu juga pengen cerita sama kamu tapi ibu gak bisa rey karena kalau makin banyak orang tau diana masih hidup itu akan berbahaya buat kehidupan diana"
" Ibu gak salah kok Bu, reyhan tau semenjak diana dekat dengan reyhan dia selalu ditimpa banyak masalah bu. Seharusnya reyhan yang minta maaf sama ibu"
" Reyhan, kamu juga gak salah nak. Ibu tau kamu sama diana saling mencintai satu sama lain dan cinta itu gak salah nak cuma karena perbedaan kalian dan derajat kamu yang tinggi membuat diana selalu menjadi saingan dari setiap orang. Kamu kan tau rey, kamu adalah seorang pengusaha sukses dan terkenal pasti banyak wanita diluar sana yang menyukai kamu nak. Mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan kamu. Ibu hanya takut mereka menyerang diana nak makanya ibu menyembunyikan dia. Mungkin dulu diana bisa mengahadapinya, tapi diana sekarang mengalami amnesia akibat kecelakaan itu. Kondisinya belum sepenuhnya pulih nak, ibu hanya takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada diana makanya ibu melakukan hal ini"
__ADS_1
" Reyhan ngerti bu, maksud ibu baik karena itu demi kebaikan diana. Reyhan juga akan membantu untuk menyembunyikan kebenaran ini Bu demi diana tapi reyhan bolehkan bu kemari setiap hari untuk melihat diana"
" Terimakasih karena kamu sudah mengerti ibu rey, tentu saja kamu boleh kesini setiap hari untuk melihat diana dan membantu kondisinya agar pulih dengan cepat"
Reyhan terlihat begitu lega karena mengetahui alasan kenapa ratmi menyembunyikan diana.
Sementara itu mata-mata maya tampak menghampiri maya kerumahnya yang membuat maya terkejut.
" Kamu kenapa kemari?"
" Bos, ada masalah besar!"
" Masalah apa?"
" Bagaimana kalau kita bicarakan didalam saja bu?"
" Baiklah cepat masuk" ujar maya lalu menutup pintu rumahnya dengan rapat. Tanpa mata-mata itu sadari bahwa sebenarnya dari tadi ia diikuti oleh radit.
Siapa laki-laki yang bertemu dengan tante maya? Aku sepertinya baru kali ini melihatnya. Kenapa gayanya mencurigakan ya? batin radit lalu ia menelpon mata-mata kepercayaannya.
' Halo pak radit'
' Halo, saya minta kamu harus menyelidiki dan mencari tau orang yang ada bersama maminya tika'
' Kalau kamu sudah mendapatkan informasi segera beritahu saya'
' Baik pak'
Radit pun memutuskan panggilan tersebut dan pergi meninggalkan rumah maya.
Maya terlihat begitu marah karena mata-matanya langsung datang kerumahnya.
" Kenapa kamu kemari? Apapun masalahnya kita kan bisa bicara di telpon. Kalau ada yang sampai melihat kamu bagaimana?"
" Maaf bos saya memang salah kali ini".
" Sudahlah, lain kali jangan diulangi lagi. Ada masalah penting apa kamu kemari?"
" Saya mendapat informasi bahwa ada beberapa orang yang datang ke tempat kecelakaan diana bos, mereka tampak sedang menyelidiki tempat tersebut"
" Apa? Siapa mereka? Bukannya kasus diana sudah ditutup karena itu murni kecelakaan"
" Saya belum mengetahui siapa mereka bos, yang jelas mereka sepertinya sangat hati-hati sekali"
__ADS_1
Siapa mereka? Apa jangan-jangan orang itu suruhan reyhan? Anak itu masih belum mau kalah juga dia batin maya kesal.
" Kamu harus selidiki siapa mereka dan segera laporkan ke saya. Jangan sampai kamu ketahuan dan selalu waspada"
" Baik bos"
" Apa ada lagi?"
" Tentang arsen saya mendapat informasi bahwa dia juga merupakan anak dari seorang pengusaha sukses bos. Perusahaannya berada diurutan kedua setelah perusahaan reyhan tetapi sepertinya dia kini sedang ada masalah dengan keluarganya karena dia tidak mau bekerja sama dengan perusahaan reyhan"
" Itu berarti dia adalah pemilik arsenio company. Ini berita bagus" ujar maya yang terlihat bahagia.
Aku bisa menghancurkan reyhan bersama dengan anak itu. Walaupun aku kurang menyukai dia tapi sepertinya dia bisa dimanfaatkan apalagi dia juga membenci reyhan batin maya.
" Apa ada lagi?"
" Tidak bos hanya itu"
" Baiklah, kalau begitu segera pergi dari sini sebelum ada yang melihat kamu dan jangan sampai ada yang melihat kamu"
" Baik bos" balas mata-mata tersebut lalu pergi keluar dengan hati-hati.
Dilain sisi diana terlihat memandangi fotonya bersama reyhan.
" Kenapa sangat susah mengingat masalalu kita? Walaupun kamu sudah menceritakan semuanya, aku masih belum bisa mengingatnya" lirih diana pelan.
Ketika ia sedang sibuk memikirkan hal tersebut tanpa ia sadari reyhan datang menghampirinya.
" Diana" Panggil reyhan yang membuat diana langsung menoleh kearahnya.
" Reyhan! Kamu sedang apa dikamar ku? Gak sopan tau" pekik diana kesal.
" Aku kan sering kesini, lagian kamu gak pernah marah kalau aku masuk kesini"
" Reyhan, sekarang beda ya. Aku sama sekali gak ingat kamu dan jangan coba macam-macam sama aku atau..."
" Atau apa na " ujar reyhan yang semakin mendekatinya.
" Reyhan aku udah ngasih peringatan sama kamu jangan macam-macam sama aku" ujar diana yang menjauhi reyhan. Diana mencoba mencari alat untuk pertahanan dirinya. Ia yang kini terpojok didekat meja kasurnya mencoba membuka laci dan mencari alat untuk melindungi diri. Dia pun menghadapkan alat tersebut pada reyhan yang membuat reyhan terkejut.
Aduh kenapa cuma jarum suntik sih batin diana kesal tapi saat melihat ekspresi wajah reyhan cemas diana pun perlahan mendekati reyhan.
" Diana kamu mau ngapain?" ujar reyhan yang menjauh dari diana.
__ADS_1
" Kok malah mundur sih rey, tapi tadi pengen dekatin aku sekarang lihat jarum suntik aja masa takut" balas diana dengan senyuman jahatnya.