Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 74


__ADS_3

" Kenalin gue adam" ujarnya mengulurkan tangannya. Caca menatap pria tersebut dengan kebingungan.


" Maaf nih ya bukannya gue sombong tapi beneran dah gue gak kenal sama lo. Lo salah orang gak?" sahut caca.


" Gue gak salah kok, lo caca temennya ririn kan"


" Tapi kan nama ririn itu pasaran lho"


" Ririn pacarnya galang, benerkan?"


Nih cowok siapa sih? malah diana lama banget lagi datang batin caca.


" Duduk dulu, gak capek aja berdiri mulu. Gue beneran disuruh ririn kok kesini buat ketemu lo"


" Ketemu gue! buat apa?"


" Gue juga gak tau tapi ririn minta buat ketemuan aja sama lo disini"


Apa jangan-jangan ini semua rencana ririn sama diana buat ketemuin gue sama cowok ini. Awas aja ya mereka kalau ketemu batin caca geram.


" By the way, Lo gak gerah apa pakai masker topi sama kacamata"


" Gue wajib pakai ini"


" Tapi gue malas ngobrol sama orang yang suka nyembunyiin wajahnya"


" Kalau gue perlihatkan wajah gue bisa-bisa habis kita berdua"


" Habis gimana? "


" Pokoknya bahaya deh"


" alah alasan aja kan lo, bilang aja malu sama wajah sendiri"


" Malu kenapa?"


" Ya mana gue tau"


Mereka terus saja berbincang-bincang dan saling mengenal satu sama lainnya. Karena haus caca kemudian memesan minuman dan ketika ia hendak meminumnya adam juga terlihat haus dan membuka maskernya secara perlahan yang membuat caca menyemburkan air yang ada di mulutnya.


" Lo "


" Sssttt " seru adam berusaha menyuruh caca agar tidak berteriak karena terkejut melihat wajahnya.


" Lo artis yang lagi naik daun itukan, sejak kapan ririn bisa kenal sama lo?"


" Gue sama ririn kenal gara-gara galang. Dia sama gue udah lumayan lama juga sahabatan"


" Oh gitu. Lo gak takut apa keluar gini nanti diserbu fans"


" Makanya gue dandanan kayak gini biar gak ada yang ngenalin"


" Wih segitunya banget ya buat ketemu gue doang haha"

__ADS_1


" Ini juga karena gue udah terlanjur janji sama ririn makanya pas ada waktu luang gue usahain ketemu lo"


" Hmm... Kayaknya disini kurang enak deh ngobrol, Lo mau ikut gue gak?"


" Kemana?"


" Udah ikut aja, gue jamin tempatnya bagus kok"


" Jangan bilang lo mau macam-macam ya"


" Gila lo! yakali gue mau ngapa-ngapain lo. Gue yang rugi lah bego" ujar caca yang berbicara ceplas-ceplos saja.


Caca kemudian menarik tangan adam dan membawanya kedalam mobilnya.


" Mobil gue gimana?" tanya adam.


" Udah mobil lo nanti suruh orang aja jemput" sahut caca santai lalu mengemudikan mobilnya. Adam kemudian membuka masker, topi dan kacamata yang ia kenakan.


" Akhirnya bisa bebas dari semua ini"


Ya ampun! demi apa sih, ternyata ni artis gantengan asli ya dari pada di film-film. Caca, lo harus tenang oke jangan cemas batin caca. Ia begitu terpukau melihat ketampanan adam.


" Ca, sebenarnya kita mau kemana?"


" Gak ada sih cuma mutar-mutar aja soalnya selain dimobil gak ada tempat lagi kan yang bisa buat lo nyaman ngobrol sama gue"


" Jadi kita bakalan dimobil aja nih"


" Yups"


" Hehe tenang aja kali, masalah nyetir ma gue paling jago"


Saat mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba ponsel adam bergetar. Senyuman diwajahnya tiba-tiba memudar saat menatap layar ponselnya.


" Lo kenapa dam? ada masalah ya?" tanya caca penasaran.


" Gue gak apa-apa kok"


" Gak usah ditutup-tutupi juga kali, gue bisa jaga rahasia dengan aman kok"


" Keluarga herman bakalan buat acara resepsi besok untuk anak bungsunya"


" Lah terus apa hubungannya sama lo?"


" Emang ririn gak cerita ya?"


" Enggak tuh, ada apa emang?"


" Istri anak bungsunya pak herman itu mantan gue dan sekarang gue bingung mau datang atau enggak"


" Datang aja kali dam, lo jangan mau terlihat rapuh gitu dong dihadapan mantan lo. Seharusnya lo nunjukin ke dia kalau lo bisa hidup tanpa dia dengan begitu dia pasti nyesel deh udah ninggalin lo"


" Lo yakin?"

__ADS_1


" Biasanya sih gitu kalau lihat di drama"


" Yah elu gue udah anggap serius eh malah becanda"


" Maaf deh tapi ya emang gue rasa begitu tau. Apalagi kalau lo bawa pasangan ke pernikahan dia dan kenalin kalau itu pacar atau calon istri lo, dijamin deh dia bakalan nyesel banget"


" Tapi gue belum bisa buka hati buat yang lain ca, gue masih sayang sama dia. Gak tau kenapa dah dia tiba-tiba ninggalin gue dan nikah sama cowok lain. Padahal gue udah niat pengen ngelamar dia dan kita juga udah ngerencanain banyak banget buat kehidupan kita kedepannya ca tapi semuanya kandas ca" jelas adam tampak sedih.


" Dam, lo mah masih mending"


" Maksud lo ?"


" Lo gak tau aja jalan percintaan gue gimana? udah tau kalau gue cuma dimanfaatin tapi masih aja sayang sama dia bahkan rela nemanin dia dan nolongin dia sampai perusahannya gede. Gue juga udah berusaha keras jadi cewek yang dia mau tapi semuanya percuma karena dia sama sekali gak punya perasaan apa-apa sama gue. Awalnya gue coba untuk biasa aja hadapin semuanya tapi lama-kelamaan sakit juga rasanya makanya gue coba move on dan resign dari perusahaan dia eh malah ketemu cowok brengsek yang hampir buat gue dapat masalah besar dan sekarang gue bahkan masih sering mikirin bos gue itu padahal dia bodo amat tuh mau ada gue atau enggak" jelas caca.


" Kenapa gak cari cowok lain aja sih? lagian cowok banyak kan"


" Sama halnya kayak lo, kenapa lo gak cari cewek lain aja padahal banyak kan? gue tau dam itu susah banget apalagi kita udah sayang banget sama seseorang yang kita kenal lama"


" Iya juga sih, terus gimana cara lo ngatasin semuanya?"


" Gue luangin waktu buat diri gue sendiri lah dan buat diri gue bahagia. Walaupun sebenarnya gak sepenuhnya bisa ngelupain dia tapi jadilah bisa gak keinget dia dikit-dikit "


Mereka kemudian berhenti disebuah mall.


" Mau ngapain kesini ca? disini kan ramai banget"


" Ikut gue"


Adam memakai semua aksesorisnya kembali agar tidak ada yang mengenalinya. Caca membawanya pergi ke bioskop.


" Ngapain kesini?"


" Mau antri sembako"


" Emang ada?"


" Pe'a banget sih lo, kita mau nonton lah yakali mau antri sembako"


" Nonton apaan?"


" Film kesukaan gue"


" Apa?"


" Fast and furious"


" Lo suka itu juga"


" Lo suka gak?"


" Suka lah cuma gue biasanya nonton di rumah aja "


" Gak asik kalau dirumah, enakan disini lagi. Tunggu bentar ya gue beli popcorn"

__ADS_1


Caca kemudian pergi membeli popcorn lalu mereka segera masuk ke dalam aula bioskop. Film pun dimulai, caca terlihat begitu antusias. Adam hanya tersenyum saja melihat tingkah caca yang begitu serius menonton film. Sesekali adam juga menjailinya.


__ADS_2