Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 71


__ADS_3

Reyhan yang tak tahan melihat raut sedih pada wajah diana pun segera memutar arah kemudinya yang membuat diana heran.


" Rey, ini bukan arah jalan pulang lho" ujar diana.


" Siapa bilang kita bakalan pulang?"


" Lah terus mau kemana rey? kamu kan juga harus kerja dikantor"


" Kamu temenin aku ke kantor ya"


" Ngapain? gak mau ah. Enakan dirumah banyak yang bisa aku kerjain, kalau dikantor kamu pasti cuma bengong doang kayak orang bego"


" Cuma bentaran aja kok"


" Beneran sebentar"


" Iya sayang"


" Iya deh"


Reyhan kemudian mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada radit. Dia meminta radit untuk membuat surprise untuk diana.


" Chat siapa rey? sibuk banget kayaknya"


" Klien aku sayang"


" Oh..."


" Rey, berhenti!"


Reyhan segera mengerem mobilnya mendadak.


" Sayang, kenapa kamu suruh berhenti sih?"


" Aku pengen es krim yang disana rey, beliin ya"


" Ya ampun, aku kira ada apaan ternyata cuma gara-gara es krim doang. Nanti aja ya, didekat kantor aku kan juga banyak penjual es krim"


" Gak mau rey! aku maunya yang itu"


" Kamu nih ya lama-lama kayak...." belum selesai reyhan berbicara dia langsung menghentikan ucapannya.


" Kayak apa?"


" Anak kecil"


" Biarin aja, yang penting aku mau es krim itu sekarang"


" Iya... iya aku beliin ya. Kamu tunggu disini jangan kemana-mana"


" Oke"


Reyhan kemudian memarkirkan mobilnya tak jauh dari situ lalu ia segera turun untuk membeli es krim.


Hampir aja kelepasan bilang diana kayak orang hamil. Bisa-bisa makin sedih dia nanti kalau aku bilang begitu batin reyhan.


Saat sedang membeli es krim, reyhan tak sengaja bertemu dengan seorang wanita yang sedang hamil. Wanita tersebut tampak mendekati reyhan.


" Permisi tuan" ujarnya.


" Ada apa buk?" jawab reyhan.


" Bolehkah saya berfoto dengan anda. Anda adalah idola putra saya dan dia sekarang sedang menjalani perawatan dirumah sakit. Mungkin dengan memperlihatkan foto anda bisa membuatnya semakin bersemangat untuk sembuh tuan"


" Tentu Bu"


" Terimakasih tuan"

__ADS_1


Penjual es krim tersebut segera mengambil foto mereka.


" Memangnya putra ibu sakit apa?"


" Dia mengalami kecelakaan tuan yang menyebabkan dia tidak bisa berjalan lagi. Dia sangat tidak bersemangat kini dalam hidupnya karena menganggap dirinya tidak berguna lagi. Semoga dengan foto ini bisa membantunya untuk lebih semangat tuan karena dia sangat menyukai anda"


" Dimana dia dirawat bu?"


" Dirumah sakit tak jauh dari sini tuan"


" Bisakah saya menemuinya?"


" Apakah tuan serius akan menemui anak saya?"


" Iya bu, apakah boleh?"


" Sangat boleh tuan"


" Kita naik mobil saya ya bu, ada disana "


" Baik tuan"


Mereka segera menuju mobil reyhan dan reyhan membantu ibu tersebut dengan hati-hati. Diana menatap tajam kearah mereka karena dia hanya meminta es krim pada reyhan bukan wanita hamil.


Kenapa reyhan malah bawa cewek hamil kesini? Siapa dia? batin diana bertanya-tanya.


Mereka kemudian memasuki mobil dan diana masih kebingungan karena tak tau apa-apa.


" Rey, maksudnya apa?" ujar diana pelan.


Reyhan menjelaskan segalanya pada diana yang membuatnya mengerti. Dia menatap kearah perut wanita tersebut yang sedang mengandung.


" Sudah berapa bulan bu?" tanya diana.


" 7 bulan nona"


" Ini anak ke empat saya diana"


Betapa beruntungnya dia akan melahirkan anak ke empat, sementara aku satu pun belum bisa memberikannya untuk reyhan batin diana sedih. Raut wajahnya tampak lesu kembali dan ia segera memindahkan pandangannya kearah kaca mobil.


Dilain sisi ocha terlihat memiliki mood yang tidak baik kini karena dia terus saja memarahi jason sejak pagi.


" Cha, kamu kenapa sih sebenarnya? Dari tadi marah-marah gak jelas mulu"


" Salah kamu lah"


" Lah kok jadi aku sih, aku gak ngapa-ngapain lho"


" Muka kamu itu ngeselin jason"


" Ngeselin gimana? orang ganteng gini kok dibilang ngeselin"


" Ganteng! hahaha ngimpi kamu. Mendingan sekarang kamu ambilin aku makanan jason, aku lagi pengen rujak harus buatan kamu"


" Hello... kamu kira aku babu kamu ha. Kalau mau buat sendiri dong atau gak suruh bibik aja kenapa harus aku coba?"


" Karena aku maunya kamu jason, pergi sekarang atau kamu mau aku marah-marah terus ha"


Ya ampun! lama-lama gila gue gara-gara nih cewek. Turutin aja kali ya mau dia kalau gak bisa-bisa makin gila gue batin jason.


" Yaudah tunggu bentar"


" Gitu dong"


Jason segera pergi ke dapur dan minta bantuan pembantunya cara membuat rujak. Dia kemudian iseng dan mengambil mangga muda yang begitu masam untuk membuat rujak.


" Kenapa yang itu tuan? itu masam banget, yang ini aja"

__ADS_1


" Udah bik, biarin aja kan sama-sama mangga"


Dia kemudian tersenyum tipis setelah melihat hasil karyanya.


Mamam tuh ya cewek rewel biar kapok lu batin jason. Dia kemudian mencobanya dan mangganya begitu masam sehingga dia memuntahkannya lagi keluar. Ia kemudian mengambil air putih dan segera minum.


Lalu ia segera membawa makanan tersebut keatas dan memberikannya pada ocha.


" Wih... kayaknya enak nih"


" Enak lah. Buatan aku gitu lho"


" Gak bisa dipuji dikit langsung terbang"


" Kan emang iya enak"


" Serah kamu deh, udah sini bawa rujaknya"


" Nih" ujar jason memberikannya pada ocha. Ocha kemudian memakannya, tampak jason menunggu reaksi ocha tetapi ocha santai dan terus memakannya hingga potongan terakhir.


" Gimana Cha?"


" Lumayan lah"


" Lumayan. Lidah kamu baik-baik aja kan"


" Baik kok, emang kenapa?"


" Gak apa-apa"


" Makasih ya jason udah mau buatin untuk aku"


" Iya sama-sama"


Dia kemudian mengambil piring bekasnya dan membawanya kedapur dengan wajah yang masih kebingungan.


Kok bisa tu anak anteng-anteng aja makannya padahal itu kan asam banget batin jason.


" Wah habis ya rujaknya tuan"


" Iya bik, bik aku mau nanya deh?"


" Nanya apa tuan?"


" Emang setiap cewek emang suka makan makanan asam gitu ya bik?"


" Biasanya sih kalau yang suka asem-asem gitu ibu hamil tuan"


" Ibu hamil?"


" Iya tuan, soalnya kalau lagi hamil itu kepengennya ada-ada aja tuan bahkan makanan yang susah banget buat dapetinnya kita juga harus dapet tuan kalau gak anaknya bakalan ileran"


Gak mungkin tuh cebol hamil kan, tapi gak menutup kemungkinan juga sih kan gue sama dia... Argh.... shit! batin jason. Dia segera berlari menuju ke kamarnya dan menatap ocha yang sibuk membaca buku. Jason memperhatikan ocha dengan tajam yang membuat ocha heran.


" Jason, kurang kerjaan banget sih kamu. Ngapain coba mandangin aku ha? naksir kamu?"


" Pede banget kamu, kamu beneran baik-baik aja kan cha"


" Ada apaan nih? tumbenan banget sok perhatian gini pasti ada maunya kan"


" Cha, serius sama aku sekarang. Kamu sebenarnya ada ngerasa sesuatu gitu gak sih?"


" Sesuatu apa?"


" Ya sesuatu gitu"


Ocha kemudian melemparkan bukunya mengenai kepala jason.

__ADS_1


" Kayaknya kamu tuh yang kenapa-kenapa. Dari tadi aneh-aneh aja tau gak. Udah deh ya dari pada kamu gangguin aku lebih baik sekarang keluar atau cari aktivitas lain kek"


__ADS_2