Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 16


__ADS_3

Bu Karin yang tak lain adalah mama Reyhan tampak terdiam mendengar ucapan putranya. Hubungan Reyhan dan Bu Karin memang tak terlalu dekat karena dulu Bu Karin pergi meninggalkan Reyhan dan ayahnya ketika Reyhan masih kecil. Bu Karin pergi tanpa memberikan kabar, akan tetapi saat Reyhan duduk di bangku kuliah ibunya datang kembali kedalam kehidupan Reyhan dan ayahnya. Ayahnya sudah memaafkan kesalahan ibunya akan tetapi Reyhan masih tetap menyimpan rasa benci pada ibunya karena ibunya dulu meninggalkannya saat masih kecil sehingga ia hanya mendapatkan kasih sayang dari ayah dan pembantunya yang merawat dia selama ini. Hingga ayah Reyhan Wafat, Reyhan malah makin membenci ibunya karena menyalahkan ibunya sebagai penyebab kematian ayahnya. Ayah Reyhan meninggal akibat kecelakaan saat Reyhan duduk di bangku kuliah. Ayahnya kecelakaan saat akan pergi menjemput ibunya.


Bu Karin hanya bisa menangis melihat Reyhan pergi. Tika pun datang memeluk Bu Karin.


" Sabar ya ma. Tika yakin suatu saat Reyhan pasti bisa Nerima mama dengan sepenuh hatinya ma"


" Iya Tika. Makasih ya kamu yang selalu ada buat mama." Sahut Bu Karin


" Yaudah kita makan lagi ya ma, jangan sedih lagi dong" ujar Tika sambil tersenyum memberikan semangat pada Bu karin


" Iya sayang" sahut Bu Karin sambil tersenyum


" Kita nanti jadi belanja kan ma?" Tanya Tika


" Iya nanti kita belanja ya" jawab Bu Karin


Tika tampak begitu senang. Tika dan Bu Karin kembali melahap makanan yang ada dihadapan mereka.


***


Reyhan tampak tiba di kantor dengan wajah dingin dan emosi. Karyawan perusahaan Reyhan sudah tau bahwa Reyhan selalu bersikap dingin pada mereka. Reyhan juga sangat gampang emosi sehingga membuat karyawannya takut kepadanya.


"Wih, kayaknya pak bos lagi emosi deh" ujar salah satu karyawan


" Iya nih. Jadi takut gue mah ngasih proposal ini ke pak bos" sahut karyawan lainnya


Tampak seorang wanita sexy dan lumayan cantik datang menghampiri mereka. Dia adalah Clarisa sekretaris umum Reyhan. Dia sudah lama menyukai Reyhan akan tetapi tak berani mengungkapkan nya karena sikap Reyhan yang dingin kepada setiap orang. Hampir setiap wanita yang bekerja di perusahaan Reyhan menyukai Reyhan selain karena Reyhan kaya raya dia juga memiliki wajah yang tampan dan postur tubuh yang sangat menarik. Wanita-Wanita itu selalu berdandan saat ingin menemui Reyhan tapi hanya dibalas cuek oleh Reyhan.


" Kalian kumpul disini ngapain?" Tanya Clarisa


" Maaf buk, kami akan kembali bekerja" sahut salah satu karyawan


" Ya sudah. Oh ya, pak bos Reyhan sudah datang" Tanya Clarisa


" Sudah buk" jawab salah satu karyawan


Clarisa tampak tersenyum dan pergi menuju ruangannya. Sementara itu Reyhan tampak masih emosi diruangan nya. Tiba-tiba Radit pun datang menghampiri Reyhan.


" Bos, maaf mengganggu. Pagi ini bos ada rapat dengan klien dari negara B dilanjutkan dengan pertemuan dengan klien direstoran dan makan malam dengan klien dari luar kota bos " ujar Radit menjelaskan schedule Reyhan hari ini


" Dit, kamu bisa telpon Diana dan suruh dia kesini sekarang soalnya saya merasa gak enak badan" seru Reyhan


" Tapi bagaimana dengan rapat pagi ini bos?" Tanya Radit

__ADS_1


" Kamu kan bisa handle rapat itu menggantikan saya jadi tolong sekarang telpon Diana " tegas Reyhan


" Baik bos" jawab Radit


Radit segera menelpon Diana yang berada dirumah sakit.


" Halo, ini siapa ya?" Ujar Diana


" Nona Diana ini saya Radit sekretaris pribadi bos Reyhan. Apakah nona bisa ke kantor bos Reyhan soalnya bos Reyhan kurang enak badan?" Pinta Radit


" Tapi saya masih ada kerjaan pak, bagaimana kalau saya kirim dokter lain saja" tolak Diana


" Mohon maaf nona tapi bos Reyhan inginnya nona yang datang kemari untuk memeriksa nya" tegas Radit


" Yasudah saya akan kesana" ujar Diana pasrah karena tak bisa menolak lagi


" Baiklah nona nanti supir pribadi bos akan datang kesana jadi nona silahkan bersiap" seru Radit


" Kenapa harus supir pribadi? saya kan bisa naik taxi atau angkutan umum" balas Diana


" Maaf nona ini sudah perintah bos Reyhan" jawab Radit


" Baiklah" sahut Diana kesal lalu mematikan telponnya


" Na, kamu kenapa kok keliatan kesal gitu?" Tanya Ririn heran melihat wajah Diana yang terlihat kesal


" Aku gak apa-apa Rin, aku pergi dulu ya ada urusan di luar" jawab Diana


" Mau pergi kemana Na? Inikan belum jam istirahat" ujar Ririn penasaran


" Ada pasien VIP Rin, dia maunya dirawat dirumah jadi aku harus kesana" jelas Diana


" Yaudah kalau gitu hati-hati ya" seru Ririn


" Iya Rin. Bye" balas Diana sambil pergi meninggalkan Ririn


Disepanjang jalan menuju keluar Diana terus saja mengutuk Reyhan dalam hatinya.


Kenapa sih dia terus aja ganggu aku batin Diana kesal


Tampak supir pribadi Reyhan sudah tiba dan mempersilahkan Diana menaiki mobil. Disepanjang jalan Diana hanya diam dengan wajah cemberut nya.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di perusahaan Reyhan. Diana begitu takjub melihat kantor Reyhan yang begitu mewah dan luas.

__ADS_1


Besar banget kantor nya batin Diana takjub


Tampak seorang pengawal datang menjemput Diana.


" Nona Diana" ujar pengawal tersebut


" Iya pak" jawab Diana


" Mari ikut saya nona, tuan sudah menunggu di ruangan" seru pengawal tersebut


Diana pun menuruti pengawal tersebut. Didalam kantor para karyawan tampak memperhatikan Diana karena ini kali pertama mereka melihat Diana.


" Cewek itu siapa ya?" Tanya salah seorang karyawan


" Kayaknya dokter pak bos Reyhan deh" jawab karyawan lainnya


" Tapi dokter pak bos Reyhan yang biasanya bukan itu deh. Biasanya kan dokter pak Reyhan cowok" timpal karyawan lainnya


Para karyawan masih bertanya-tanya tentang Diana. Sementara itu sesampainya diruangan Reyhan, Reyhan terlihat duduk sambil fokus pada laptopnya. Diana pun melihat Reyhan dengan wajah kesal.


Dia baik-baik aja kayaknya. Ni anak ya pasti cuma mau ngerjain aku doang batin Diana kesal


" Permisi pak Reyhan" seru Diana


Reyhan spontan melirik kearah Diana.


" Kamu udah datang" ujar Reyhan sambil pergi menuju Diana


" Kayaknya kondisi kamu baik-baik aja. Kalau begitu saya permisi" ucap Diana dengan muka kesal sembari ingin pergi meninggalkan Reyhan akan tetapi Reyhan langsung menarik tangan Diana sehingga Diana jatuh ke pelukan Reyhan.


" Aku ngerasa gak enak badan na" bisik Reyhan pada Diana


Diana segera menjauh dari Reyhan


" Kamu apa-apaan sih, tolong ya jaga sikap kamu" pekik Diana


Reyhan hanya tersenyum melihat tingkah Diana. Reyhan pun menarik tangan Diana dan mengajaknya duduk di sofa. setelah duduk Diana langsung melepaskan tangannya dengan wajah kesal.


" aku beneran sakit lho na" ujar Reyhan manja pada Diana


Diana sebenarnya ingin tertawa melihat tingkah Reyhan tapi ia menahannya. Diana pu mulai memeriksa keadaan Reyhan.


Tuh kan bener keadaan dia baik-baik aja. emang ya nih anak! aku kerjain aja biar dia kapok batin Diana

__ADS_1


__ADS_2