
Bel tanda masuk pun telah berbunyi. Diana tampak ingin bergegas kekelas akan tetapi ia merasa pandangannya gelap dan badannya pun terjatuh. Untung seorang siswa secepat kilat menangkapnya sehingga Diana tidak terjatuh ditanah.
" Diana bangun" ujar pria tersebut
Reyhan dan sahabat Diana segera menghampirinya.
" Diana kenapa vin?" Ujar Caca pada pria tersebut yang tak lain adalah Kevin.
Reyhan segera mengambil Diana dan menggendongnya ke UKS. Reyhan tampak begitu cemas melihat keadaan Diana.
" Dia pasti kecapek an gara-gara hormat bendera" ujar Kevin
" Iya kayaknya" timpal Caca
" Anak-anak kalian masuk kelas saja ya. Diana biar ibu yang ngurus" ujar petugas UKS
" Baik buk" ujar Caca dan yang lainnya bersamaan
Mereka segera pergi menuju kelas masing-masing. Di UKS kini hanya ada Diana dan petugas UKS.
Diana tampak menggerakkan jarinya dan membuka matanya perlahan. Ia melihat ke sekelilingnya.
" Aduh, kepala aku Kok sakit banget yak" ujar Diana sambil memegangi kepalanya.
" Kamu udah sadar Na" seru petugas UKS
" Bu Sarah, emang Diana kenapa Bu?" Tanya Diana
" Kamu tadi pingsan Na" jawab Bu Sarah sambil memberikan Diana segelas air putih
" Makasih Bu" ujar Diana sambil meminum air putih tersebut
" Kamu kenapa bisa hormat bendera tadi Na?" Tanya Bu Sarah
" Diana kena hukum Bu" Jawab Diana
" Lho, kok bisa. Bukannya kamu selalu patuh ya dan kamu juga siswa teladan yang baik disekolah ini" ucap Bu Sarah tak percaya
" Diana buat kesalahan bu sama Bu Nini" ujar Diana
" Kesalahan apa Na?" Tanya Bu Sarah
" Diana melamun Bu saat Bu Nini menerangkan pelajaran" jawab Diana
" Oh begitu. Lain kali jangan diulangin lagi ya na, kamu kan tau sendiri Bu Nini gimana orangnya" jelas Bu Sarah
" Iya Bu" ucap Diana lalu ia berkata lagi " Bu Diana kekelas ya Bu, Diana takut ketinggalan pelajaran Bu"
" Kepala kamu gimana na?" Ujar Bu Sarah
" Gak apa-apa Bu, udah agak enakan kok Bu" jelas Diana
" Baiklah kalau begitu" balas Bu Sarah
Diana berpamitan dan pergi menuju kelasnya lalu mengikuti pelajaran seperti biasa.
Sepulang sekolah Caca, Ririn dan Irma datang menghampiri Diana.
" Na, gimana keadaan kamu?" Tanya Ririn
" Aku gak apa-apa kok Rin seperti yang kamu liat sekarang aku baik-baik aja kok" jelas Diana
__ADS_1
" Diana, tadi Reyhan sosweet banget tau gendong kamu dari lapangan ke sekolah. Aku juga pengen" seru Irma
" Mimpi!" Sahut Caca sambil menyentil jidat Irma
" Sakit tau Ca, lagian apa salahnya sih aku mimpi dulu mana tau jadi kenyataan " seru Irma sambil memegangi jidatnya
" Udah-udah mending kita pulang sekarang yuk, sekarang cuma tinggal kita aja Lo dikelas ini" ajak Diana
Mereka segera berjalan menuju keluar.
" Oh, ya! Na kamu tadi ngelamunin apaan sih sampai-sampai gak fokus sama pelajaran Bu Nini " Tanya Caca
" Aku mikirin kamu kapan punya pacar haha" canda Diana sambil tertawa
" Ih! Diana aku serius lho" ujar Caca dengan wajah kesalnya
Teman-temannya yang lain hanya tertawa mendengar perkataan Diana.
" Dia mah jomblo akut na mana ada yang mau" cetus Ririn
" Betul banget tu" balas Irma
" Ih! Kalian apaan sih. Jahat banget" ujar Caca kesal
" Cup..cup...cup jangan kesal gitu dong Caca sayang" seru Diana sambil memeluk Caca, begitupun Ririn dan Irma yang ikut berpelukan juga.
" Ehemm" ujar seorang pria yang menghampiri mereka
" Reyhan, kamu belum pulang" ujar Diana
" Gimana pangeran bisa pulang kalau tuan putri masih disini" goda Ririn pada Diana
" Apaan sih Rin" balas Diana
" Yukkk" sahut Ririn dan Irma bersamaan
" Kita duluan ya na, dan Lo Rey jagain temen kita baik-baik jangan sampai kenapa-kenapa lho" ujar Caca
" Oke gue bakalan jagain dia kok Lo tenang aja" balas Reyhan
Caca, Ririn dan Irma segera pergi begitupun dengan Reyhan dan Diana mereka menuju parkiran.
Sesampainya diparkiran mereka bertemu dengan Kevin.
" Na, Gimana keadaan Lo?" Tanya Kevin
" Seperti yang Lo liat Vin gue baik-baik aja kok" jawab Diana
" Na, kita berangkat sekarang" ajak Reyhan yang tampak mulai cemburu melihat kedekatan Kevin dan Diana
" Iya Rey. Gue duluan ya Vin" ujar Diana
" Iya hati-hati dijalan ya" sahut Kevin
Diana hanya tersenyum, Reyhan segera membukakan pintu mobil dan menyuruh Diana naik lalu Reyhan pun naik juga.
Diperjalanan Reyhan tampak hanya diam dengan wajah cemberut.
" Rey kamu kenapa?" Tanya Diana
" Gak apa-apa" Jawab Reyhan ketus
__ADS_1
" Serius gak apa-apa" tanya Diana lagi
Reyhan hanya diam dan fokus menyetir mobil. Diana merasa heran dengan sikap Reyhan.
Reyhan kenapa ya?apa aku berbuat salah? Batin Diana
Diana lalu menyandarkan kepalanya pada Reyhan.
" Rey, ada apa?" Tanya Diana
" Kamu kok dekat banget sih kayaknya tadi sama Kevin" Jawab Reyhan
" Kamu cemburu ya" goda Diana yang langsung menghadap pada Reyhan sambil tersenyum
" Nggak aku nggak cemburu" tolak Reyhan dengan wajah panik
" Jujur sayang kamu cemburu kan" goda Diana lagi sambil tersenyum
" Nggak kok" bantah Reyhan sambil fokus menyetir
" Rey.." ujar Diana menggoda
" Aku gak suka aja na kamu terlalu dekat sama cowok lain" jelas Reyhan
Diana pun tersenyum sambil merangkul lengan Reyhan.
" Sayang, Aku gak ada hubungan apa-apa kok sama Kevin. Kamu kan tau dia sama aku cuma teman doang sayang" seru Diana
" Iya sih sayang, tapi ntah kenapa aku ngerasa kalau dia suka sama kamu" ucap Reyhan
" Perasaan kamu aja kali sayang, gak mungkinlah Kevin suka sama aku" ujar Diana sambil tertawa
" Hmm mungkin iya sayang, tapi aku minta kamu jangan terlalu dekat sama Kevin ya karena bisa jadi juga feeling aku itu bener" seru Reyhan
" Iya sayang" sahut Diana
" Kita makan dulu gimana sayang" ajak Reyhan
" Makan dimana?" Tanya Diana
" Kamu mau makan apa?" Ujar Reyhan
" Terserah kamu aja Rey " balas Diana
Reyhan pun berhenti didepan sebuah cafe. Mereka pun segera turun dan masuk ke dalam. Sesampainya didalam pelayan tampak memberikan menu makanan pada mereka.
" Na, kamu pesan apa?" Tanya Reyhan
" Sama aja sama punya kamu Rey" jawab Diana
" Oke. Mbak saya pesan yang ini dua sama yang ini ya mbak" ujar Reyhan sambil menunjuk menu.
Pelayan pun segera menyiapkan pesanan mereka.
" Rey, kamu sering kesini?" Tanya Diana
" Iya, dulu sering kesini sama teman-teman" jawab Reyhan
" Ngapain ?" Tanya Diana lagi
" Cuma ngerjain tugas aja kok Diana sayang" seru Reyhan sambil mencubit hidung Diana
__ADS_1
" Sakit Rey" seru Diana sambil memegangi hidungnya.