
" Salah paham! kamu tau gak dia natap kamu tajam begitu ha. Dia itu suka sama kamu na dan aku gak akan biarin siapapun ngambil kamu dari aku na. Kamu cuma milik aku na, Diana astuti itu hanya milik reyhan bukan yang lainnya" tegas reyhan.
" Aneh kamu ya rey, dia itu pasien aku rey dan dia baru aja sadar jadi gak akan mungkin kalau dia suka sama aku rey. Cemburu kamu ini gak beralasan tau gak!" sahut diana kesal " Udah ya rey, aku lagi gak mau debat sama kamu sekarang. Aku harus cek keadaan pasien aku dan kasih semua informasi ke dokter ilham"
" Apa kamu suka sama dia na?"
" Reyhan! Kamu gak waras lagi ha. Kamu tau sendiri kalau yang aku suka cuma kamu dan kamu itu suami aku rey. Aku gak nyangka kamu mandang aku serendah itu ya rey" ujar diana kesal lalu ia segera pergi meninggalkan diana. Reyhan pun merasa begitu bersalah akan kata-katanya. Dia mengatakan hal tersebut karena ia begitu emosi.
Dia kemudian mengejar diana dan menghadangnya.
" Apa lagi rey?"
" Aku minta maaf na, aku terlalu emosi makanya aku gak tau apa yang aku bilang ke kamu. Aku mohon kamu maafin aku ya na. Kamu boleh pukul aku na atau maki aku sepuasnya kalau itu bisa buat kamu maafin aku na"
Diana kemudian mengangkat tangannya dan reyhan tampak memejamkan matanya karena menyangka diana akan menamparnya. Diana kemudian mencubit pipi reyhan pelan.
" Aku gak bisa marah sama kamu rey, aku juga salah karena gak izin dulu sama kamu kesini"
Reyhan kemudian memeluk diana erat.
" Maafin aku sayang, aku sayang banget sama kamu. Kedepannya aku bakalan kontrol emosi aku sayang"
" Iya gak apa-apa. Rey ada sesuatu yang mau aku bilang"
" Ada apa?"
Diana kemudian menceritakan keinginan jason pada reyhan. Reyhan terlihat kesal tetapi ia segera menahannya karena tak ingin menyakiti diana.
" Enggak! kamu gak boleh jadi dokter pribadi dia"
" Yaudah kalau itu keputusan kamu rey, aku bakalan bujuk dia nanti biar mau dirawat sama dokter ilham aja"
" Iya sayang, pokoknya kamu itu cuma boleh jadi dokter pribadi buat aku aja"
" Iya sayang, yaudah aku kesana dulu ya biar cepat pulang"
" Oke aku tunggu dibawah ya"
" Iya sayang"
Diana kemudian kembali keruangan jason. Disana terlihat ayah jason datang karena mendengar keributan yang terjadi.
" Tuan herman, anda disini?"
__ADS_1
" Iya, saya mendengar bahwa ada keributan makanya saya segera kesini"
" Ohh... itu. Maafkan suami saya ya tuan, dia hanya salah paham saja tadi"
" Reyhan"
" Iya tuan"
" Dia memang anak muda dengan emosi yang besar makanya seperti itu. Tidak apa-apa diana"
" Tidak pa, pokoknya saya mau papa laporkan dia kepolisi " timpal jason tiba-tiba.
" Jason, apa yang kamu katakan ha! "
" Kecuali dokter diana mau merawat jason sampai sembuh maka jason tidak akan menuntut reyhan pa"
" Jason, maafkan saya tapi itu tidak bisa karena reyhan tidak mengizinkannya"
" Yasudah, saya akan menuntut dia karena telah membuat keributan tadi"
" Jason tolong jangan mempersulit saya ya lagian atas dasar apa kamu ingin melaporkan reyhan ha!"
Diana dan jason kemudian berdebat disitu.
" Baik pak"
Diana kemudian keluar bersama herman. Reyhan yang tak sabaran menunggu tampak datang menghampiri diana.
" Tuan herman" seru reyhan.
" Tuan reyhan, apa kabar?"
" Saya sangat baik, bagaimana dengan anda?"
" Ya seperti yang anda lihat ini saya juga sangat baik. Oh ya, tuan reyhan kebetulan anda ada disini. Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan anda"
" Ada apa tuan herman? jika ini menyangkut pekerjaan kantor anda bisa menghubungi sekretaris pribadi saya saja"
" Bukan, ini mengenai diana"
" Diana. Kenapa istri saya?"
Diana kemudian menceritakan ancaman dari jason padanya yang membuat reyhan kesal.
__ADS_1
" Apa anak anda akan menuntut saya tuan?"
" Reyhan, tolong maafkan sifat kekanak - kanakan anak saya. Dia selalu keras kepala dan apa yang dia mau pasti selalu dia dapatkan. Saya sangat yakin kepada diana bahwa dia bisa merubah anak saya menjadi lebih baik reyhan jadi untuk itu " belum selesai herman berbicara, reyhan langsung memotongnya.
" Maaf tuan, jika tuan meminta istri saya untuk merawat anak anda silahkan saja cari dokter lain karena saya tidak bisa mengizinkannya"
" Reyhan, saya mengerti anda tidak akan suka istri anda merawat orang lain tapi saya harus bagaimana lagi reyhan. Saya selama ini sangat susah mendidik jason tetapi dia sangat keras kepala dan baru kali ini dia mau menuruti seseorang yaitu diana. Saya sangat berharap anda bisa mempertimbangkannya, saya sebagai orang tua sangat memohon pada anda" jelas herman bertekuk lutut dihadapan reyhan yang membuatnya merasa iba. Seorang herman pengusaha yang tak pernah tunduk pada siapapun kini menunduk pada dirinya demi anaknya.
Bagaimana ini? aku tidak bisa membiarkan diana dengan laki-laki itu tapi kasihan juga tuan herman. Dia sudah begitu tua dengan tingkah anak seperti itu pasti membuatnya menderita batin reyhan.
Reyhan kemudian membantu herman untuk berdiri. Dia menatap diana dengan begitu dalam lalu mulai berbicara.
" Saya akan mengizinkannya dengan satu syarat"
" Syarat apa ? saya akan memenuhi semua keinginan anda reyhan"
" Diana harus bersama perawat atau dokter lain juga dalam menjaga anak anda. Mereka juga tidak boleh hanya berdua saja" jelas reyhan.
" Baik reyhan, saya akan memenuhi syarat anda"
" Dan satu lagi istri saya hanya merawat dia dari pagi sampai sore, malamnya istri saya harus bersama saya"
" Baik kalau itu yang anda inginkan"
" Kalau begitu saya akan pulang bersama istri saya, mulai besok dia akan kemari merawat anak anda"
" Terimakasih banyak reyhan, kamu memang orang yang sangat baik"
" Sama-sama tuan kalau begitu saya permisi" ujar reyhan menarik tangan diana lalu segera membawanya ke parkiran.
Diperjalanan pulang reyhan tampak terus menatap diana yang membuat diana heran.
" Rey, kamu kenapa? kok liatin aku gitu banget"
" Aku masih gak rela kamu jagain laki-laki itu na"
" Reyhan, kamu percaya sama aku ya. Aku disana cuma ingin membantu dia aja sebagai seorang dokter. Kamu kan juga tau kalau aku sayang banget sama kamu jadi kamu gak usah khawatir karena aku bakalan selalu jaga kepercayaan kamu ke aku" jelas diana.
Diana memang selalu jujur sama aku bukan seperti aku yang malah menghancurkan kepercayaan dia karena karmila batin reyhan merasa bersalah lalu ia segera memeluk diana erat.
" Rey, aku belum mandi lho dan aku juga mash.ih pakai pakaian operasi karena kamu langsung bawa pulang"
" Ya habisnya aku kangen sama kamu"
__ADS_1
" Mulai deh manjanya"