Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 41


__ADS_3

Jason dan ocha tampak berebut tempat tidur dan tidak ada yang mau mengalah.


" Jason! minggir dong. kamu itu cowok seharusnya ngalah sama cewek" pekik ocha.


" Gak bisa! kalau saya ngasih tempat tidur ini terus saya mau tidur dimana?" sahut jason tak mau kalah.


" Kamu kan bisa dilantai atau disofa jason, ngalah dong sama cewek" seru ocha kesal.


" Gak mau ocha. Tidur disitu gak enak, badan aku bisa sakit-sakit ntar. Kamu aja yang tidur disana"


" Dasar kamu ya cowok jahat, gak ada rasa iba-ibanya sedikit pun sama perempuan"


" Kalau perempuannya kayak kamu gak pantas di ibain "


Ocha tampak memukul-mukul badan jason dan mendorongnya dengan kakinya dari tempat tidur hingga jason terjatuh.


" Hahahaha rasain kamu, makanya jangan berani lawan aku"


" Dasar cewek jadi-jadian kamu ya"


" Kamu tuh yang cowok jadi-jadian"


Mereka tampak menatap sengit satu sama lainnya hingga tiba-tiba terdengar suara ketukan yang membuat jason segera naik keatas ranjang dan pura-pura seakan bermesraan dengan ocha. Bunga tampak datang menghampiri mereka.


" Aduh kayaknya kakak datang diwaktu yang salah nih"


" Santai aja kak, ada apaan emang?"


" Itu mama sama papa mau ngobrol sama kalian berdua"


" Mau ngobrol apa?"


" Gak tau juga tuh, kalian disuruh kedepan"

__ADS_1


" Yaudah kak kami ntar kedepan tapi sesudah ganti pakaian ya soalnya kasihan istri aku kan kak pasti udah risih banget pakai gaun ini"


" Oke, jangan lama-lama. Lagian kalian bisa mesra-mesraan juga kan ntar malam" ujar bunga sambil sedikit tertawa lalu pergi.


Idih... mesra-mesraan bareng cowok aneh ini,sorry tapi itu gak akan pernah terjadi batin ocha. Saat melirik jason tampak jason menatapnya tajam.


" Apa kamu lihat-lihat ha?" pekik ocha dengan wajah kesal.


" kak bunga udah pergi kenapa masih pegang tangan aku"


" Apa-apaan kamu jelas-jelas kamu yang" belum selesai ocha bicara jason kemudian mengangkat tangannya keatas dan memang ocha sepertinya karena terkejut tak sengaja memegang tangan jason " Ini cuma salah paham ya, kamu gak usah ke ge-eran"


" Udah deh cha, gak usah banyak bacot. Sekarang juga cepat ganti baju sana kita udah ditunggu sama papa"


" Kamu aja duluan. Ngapain ngatur-ngatur aku ha? ingat ya kamu gak berhak atas aku begitupun sebaliknya" jelas ocha.


" Terserah kamu aja" sahut jason lalu pergi mengganti pakaiannya. Ocha tampak memandangi sekitar kamar tersebut yang terlihat begitu rapi. Disitu juga banyak foto-foto jason bersama keluarga dan teman-temannya.


Dia padahal udah hidup enak begini tapi kenapa gak mau diakuin sama publik ya, kalau orang lain jadi dia pasti senang banget bisa dikenal banyak orang dan juga punya kehidupan serba ada kayak dia batin ocha.


Kenapa pakaian dia cuma dikit ya? dan ini semua kayaknya pakaian branded deh. Dari bahan dan bentuknya aja udah bagus banget batin ocha. Lalu ocha segera mendekatkan kopernya untuk merapikan pakaiannya ke dalam lemari. Dia juga menyusun peralatan make-upnya dengan rapi.


" Akhirnya kelar juga" lirih ocha pelan lalu merebahkan tubuhnya keatas ranjang. Dia kemudian menutup kedua matanya dan ia melihat adam sedang tersenyum padanya yang membuatnya jadi tersenyum-senyum sendiri. Hal ini biasa ocha lakukan saat berada di kamarnya dan ketika ia begitu merindukan adam.


Tiba-tiba jason keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya. Ketika dia melihat ocha yang sedang tersenyum sendiri sambil menutup mata membuatnya heran.


Ni anak kenapa senyum-senyum sendiri ya, apa jangan-jangan dia gila lagi batin jason. Dia kemudian mendekati ocha dan memperhatikan ocha dengan serius. Ocha tiba-tiba saja membuka matanya dan langsung duduk yang membuat jason terkejut dan hampir jatuh tetapi dengan cepat ocha menariknya. Tubuh jason kini menindih ocha. Ocha tampak menatap tubuh kekar milik jason lalu ia segera tersadar.


" Dasar cowok mesum!" ujar ocha mendorong jason.


" Sakit bego!"


" Bodo amat! Siapa suruh kamu nindih aku ha! Kamu sengaja kan mau cari-cari perhatian. Sorry ya aku gak bakalan tertarik sama tubuh lembek kamu itu" jelas ocha lalu segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

__ADS_1


" Dasar cewek gila! siapa juga yang mau natik perhatian cewek badan rata kayak lo" sungut jason kesal.


Dia kemudian segera berdiri dan membuka lemarinya. Ia terkejut melihat pakaian ocha tertata rapi disebelah pakaiannya.


" Apa-apaan nih? kenapa baju ni cewek disini? gak bisa dibiarin nih, gue mau satu lemari sama cewek stres kayak dia. Bisa-bisa ketularan virus gila gue ntar" lirih jason sambil memindahkan kembali pakaian ocha kedalam kopernya. Jason tampak begitu enggan memegang pakaian dalam ocha yang membuatnya membiarkan pakaian dalam itu disitu.


Dia kemudian mengambil salah satu baju santai dan menyisir rambutnya didepan kaca sambil bersenandung.


" Gue emang cowok paling ganteng dah, reyhan mah ketinggalan jauh" ujar jason memuji dirinya sendiri didepan kaca.


Tak lama kemudian ocha keluar dari kamar mandi. Saat melihat jason masih didalam kamar membuat ocha segera berlari ke atas ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut.


" Jason! Kamu ngapain disini?"


" Ini kan kamar aku jadi suka-suka aku dong"


" Mana bisa gitu, aku mau ganti pakaian pokoknya kamu harus keluar sekarang juga"


" Males, kamu aja yang keluar sana"


" Jason! keluar gak?"


" Enggak"


" Dasar cowok brengsek, mesum, resek.." dan banyak lagi kata-kata kotor yang keluar dari mulut ocha untuk jason karena ia merasa sangat kesal.


Males banget gue denger dia ngoceh, bikin sakit kepala aja. Mendingan gue keluar aja kali ya cari udara segar juga batin jason lalu segera pergi keluar.


" Akhirnya setelah aku kata-katain baru nurut tuh anak" lirih ocha lalu segera mencari pakaiannya kedalam lemari. Dia begitu terkejut karena hanya ada pakaian dalamnya saja dilemari.


" Lah, pakaian aku kemana? bukannya tadi aku udah rapihin disini ya. Kok gak ada" ujar ocha sambil terus mencari pakaiannya dan akhirnya dia menemukannya tergeletak tak beraturan didalam kopernya.


Jason! awas aja kamu ya, aku akan balas kamu. Ini pasti kerjaan anak aneh itu batin ocha geram. Dia segera memakai pakaian dan berdandan sedikit. Dia menatap wajahnya didepan kaca dengan lesu.

__ADS_1


Walaupun punya kehidupan enak sekarang, semuanya terasa gak guna kalau gak ada kamu dam. Seandainya saja kita jadi menikah pasti seru kan. Kita bahagia dan punya anak-anak yang lucu-lucu tapi semuanya itu hanya angan semata kini batin ocha yang berusaha untuk menampilkan senyuman terbaiknya walaupun hatinya begitu hancur kini.


__ADS_2