
🌹🌹🌹Marhaban ya Ramadhan semuanya 🌹🌹🌹
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi para readers sekalian, Mohon maaf lahir dan batin semuanya 🙏🙏🤗🤗
...***Selamat Membaca***...
Malam harinya ririn tampak telah sampai dirumah diana. Dia kemudian dipersilahkan duduk oleh ratmi.
" Rin, tumben malam-malam begini kemari. Ada apa?" tanya ratmi.
" Diananya ada tante"
" Ada dikamar"
Duh aku harus bilang apa ya biar diana dibolehin keluar sekarang batin ririn berpikir keras.
" Tante, sebenarnya ririn kesini karena urusan urgent banget tante"
" Urgent. Maksudnya?"
" Iya tante, dirumah sakit ada pasien yang harus dioperasi dan kebetulan dokter yang bisa itu cuma diana dan dokter irham"
" Lalu?"
" Masalahnya, dokter irham sedang diluar negri sekarang tante jadi kami sangat berharap pada diana tante"
" Bagaimana ya rin? Diana besok akan menikah kan dan dalam tradisi keluarga tante mempelai wanita itu tidak boleh keluar sehari sebelum pernikahannya rin karena itu akan membawa hal buruk"
" Tapi tante, bagaimana dengan nasib pasien ini? Kasihan keluarganya yang sangat berharap pada diana tante"
Ratmi terlihat begitu bimbang akan permintaan ririn.
Setuju dong tante, plisss batin ririn berharap.
" Baiklah tante akan ikut menemani kalian ya ke sana"
Gawat kalau tante ikut bisa ketahuan dong aku bohong batin ririn.
" Tante, ririn janji setelah operasinya selesai langsung ngantar diana kok. Lagian kasihan zahra juga kan tan kalau harus ditinggal"
" Kamu benar juga rin, yasudah kalian harus hati-hati ya dan tolong jaga diana juga "
" Baik tante, kalau gitu ririn ketemu diana dulu ya tan"
" Iya rin"
Ririn begitu girang berlari menuju kamar diana. Diana terkejut saat ririn membuka pintunya tanpa mengetuk.
" Astaga! Ririn , kamu mau buat aku serangan jantung mendadak ya"
" Hehe maaf na, habisnya aku seneng banget. Ayo siap-siap sekarang"
" Siap-siap kemana?"
" Keluar lah"
" Apa? Emang boleh sama ibu?" Tanya diana tak percaya.
" Boleh na, apa sih yang gak bisa dilakuin sama ririn" ujar ririn membanggakan dirinya.
" Wah... Kamu emang paling hebat ya kalau urusan beginian. Yaudah tunggu aku ganti baju dulu ya"
" Iya, jangan lama-lama"
Diana kemudian mengganti pakaiannya dan mereka segera pergi. Sebelum pergi mereka berpamitan pada ratmi.
__ADS_1
" Bu, diana pamit dulu"
" Iya nak, semoga operasi kamu berhasil ya nak"
" Operasi" belum selesai by diana berbicara ririn menginjak kakinya dan berbicara.
" Iya tante, Semoga aja. Kalau gitu kita berangkat ya tante, byee"
Ririn menarik tangan diana dan berjalan cepat menuju mobilnya.
Diperjalanan diana menatap tajam ririn.
" Kamu bilang apa sama ibu rin?"
" Hehe"
" Ririn"
" Iya aku bilang kalau kamu ada operasi dirumah sakit makanya tante bolehin keluar"
" Apa? Kenapa harus bilang gitu sih rin?"
" Ya habisnya aku gak tau lagi harus bilang apa na, lagian kita kan cuma bentaran doang aja ya"
" Kamu nih ya. Oke tapi cuma kali ini aja bohong kayak begitu ya"
" Oke na"
Tak lama kemudian mereka tiba di tempat yang telah mereka sepakati. Caca dan irma juga sudah menunggu mereka disana. Mereka saling berpeluk haru satu sama lain.
" Ya ampun! Aku masih berasa mimpi sekarang kita kumpul lagi kayak dulu" ujar caca.
" Lebay amat kamu ca" sahut ririn.
" Biarin, yang penting happy" jawab ririn.
" Ir, dave mana? Gak ikut?"
" Enggak na, dia lagi sama mas hanum dirumah"
" Gimana liburan kemarin?"
" Alhamdulillah lancar banget "
Mereka saling berbincang-bincang satu sama lainnya.
Sementara itu reyhan dan david terlihat sedang dibar karena reyhan juga merasa begitu bosan hanya dirumah saja. Reyhan selalu menolak gadis-gadis nakal yang mencoba mendekatinya.
" Lo kenapa sih bro? Lo cuma bisa begini hari ini aja bro soalnya lo besok bakalan diikat tuh sama diana"
" Gue ngerasa gak enak aja keluar gak kasih tau diana. Dia pasti lagi bosan banget sekarang didalam kamar, seharusnya gue nelpon dia sekarang dav"
" Yaelah nih anak, cuma semalam ini doang kok. Mulai malam besok lo bakalan berdua mulu tuh ma dia jadi lebih baik nikmati aja malam ini rey"
" Ah elo, gue bilangin sama sovia kapok lo"
" Wiss.. jangan gitu dong. Sovia taunya gue lagi sibuk kerja sekarang. Lagian ini yang terakhir kok kita ke sini, cuma buat ngilangin suntuk doang"
" Iyaa, serah lo aja dah"
David terlihat begitu menikmati alunan musik sambil minum bir. David menawarkannya pada reyhan tetapi reyhan selalu saja menolaknya. Setelah dibujuk oleh david akhirnya dia meminumnya dan mereka menikmati party walaupun mereka hanya berdua.
Dilain sisi diana tampak mendapat panggilan diponselnya.
Reyhan, kenapa dia nelpon ya? Kalau dia tau aku diluar sekarang dia pasti bakalan marah nih batin diana.
__ADS_1
" Siapa na?" tanya ririn sambil menyedot minuman boba kesukaannya.
" Reyhan"
" Aduh tuh anak kayaknya gak bisa jauh-jauh dari kamu na" timpal caca.
" Bener banget"
" Yaudah aku kesana dulu ya, angkat telpon dia"
Diana kemudian mencari tempat yang agak sepi untuk menerima panggilan reyhan karena reyhan terus saja menelponnya.
' Halo sayang'
Ini reyhan, kenapa disana berisik banget sih. Reyhan lagi dimana ya? batin diana penasaran.
' Halo rey, kamu lagi dimana sih? Kenapa berisik banget?'
' Sayang, aku lagi dibar sama david. Kamu tau aku kangen sama kamu na, aku pengen ketemu' terdengar suara reyhan yang berat pertanda ia sedang mabuk.
' Kamu minum ya?'
' Aku gak mau tadi sayang tapi david maksa mulu. Kamu tenang aja ya aku minum cuma dikit kok'
' Rey, kamu ini ada-ada aja. Kamu dibar mana ha?'
' Bar Yu na. Aku sayang banget sama kamu na, aku cinta kamu'
Diana kemudian langsung memutuskan telponnya.
Nih anak ada-ada aja sih! Aku harus jemput dia kesana nih sekarang. Dia mabuk berat banget kayaknya batin diana.
Dia kemudian segera menghubungi sovia.
' Halo na, ada apa nih malam-malam gini nelpon?'
' Sov, kamu sibuk gak?'
' Enggak kok na, emang ada apa sih?'
' Kita ke bar yu yuk'
' Apa? Ke bar? Ini beneran kamu kan na'
' Iya sov, jangan mikir aneh-aneh dulu ya. Kita kesana jemput reyhan sama david'
' Apa? David di bar!'
' Iya sov, makanya aku ajak kamu kesana'
' Yaudah aku otw sekarang'
Sovia segera memutuskan panggilan dan pergi menuju kesana. Sementara diana tampak menghampiri teman-temannya.
" Guys, aku pergi dulu ya"
" Mau kemana na? Baru juga bentar ketemunya"
" Ada masalah urgent!"
" Masalah apa na?" tanya ririn.
" Aku harus jemput reyhan"
" Emang reyhan anak kecil apa na harus dijemput segala?" seru caca.
__ADS_1
" Iya na" timpal irma.
" Nanti aku jelasin ya, aku pergi dulu" ujar diana sambil membawanya lalu pergi menuju bar yang dimaksud reyhan. Diperjalanan dia begitu mencemaskan keadaan reyhan.