Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 47


__ADS_3

Setelah berbaikan dengan zahra, diana kemudian mengajaknya untuk pergi jalan-jalan bersama reyhan. Dari kejauhan ternyata karmila masih saja mengawasi mereka dengan perasaan tidak senang. Dia sangat kesal melihat mereka bahagia.


" Kar, kamu kenapa masih mau ngikutin mereka sih? lebih baik sekarang kita berhenti ya. Kita bisa pikirin masa depan kita yang cerah mulai sekarang"


" Diam! kamu dengerin aku baik-baik ya, kalau reyhan dan diana masih bahagia jangan harap aku mau nikah sama kamu. Aku mau mahar pernikahan kita kehancuran mereka" sahutnya kesal.


Karmila aneh, dimana-mana orang mau mahar uang atau barang-barang lain tapi dia malah mau kehancuran orang lain batin jordan.


" Kar, kenapa kamu gak bisa aja sih lupain masalalu? lagian semua yang terjadi itu kan udah lama banget ya dan seharusnya kamu juga berhak kan bahagia tanpa reyhan. Kamu seharusnya gak usah mikirin tentang dia lagi kar" jelas jordan yang membuat karmila melotot kearahnya.


" Kamu dengerin aku baik-baik jordan, kalau kamu gak mau nolongin aku yaudah kamu bisa pergi sekarang tinggalin aku tapi kamu jangan berharap aku bakalan lepasin keluarga reyhan dengan mudah. Aku gak akan pernah biarin itu!" pekiknya kesal.


" Aku cuma gak mau semua ini tambah buat kamu sakit hati aja kar makanya aku kasih nasehat kamu. Kamu tau kan aku sayang sama kamu dan yang seharusnya dulu menikah dengan kamu aku bukan reyhan. Seandainya aja kamu nolak menikah dengan dia kar pasti kita udah bahagia sekarang"


" Cukup jordan! kamu berisik banget tau gak. Mendingan sekarang kamu fokus nyetir kita ikutin mereka"


" Iya "


Jordan menyetir dengan hati-hati mengikuti reyhan dari belakang. Dia sebenarnya sudah lelah harus seperti ini terus dengan karmila. Yang dia inginkan hanyalah menikah dan hidup bahagia bersama karmila tapi semuanya semakin rumit karena permintaan karmila.


Dilain sisi radit yang baru saja pulang dari luar kota tampak langsung menuju rumahnya. Dia merasa sangat lelah karena setelah acara selesai langsung pulang. Ia kemudian membaringkan tubuhnya diatas ranjang yang sangat empuk. Dia juga sudah izin pada reyhan untuk tidak masuk kerja hari ini.


Dia kemudian mengambil ponselnya dan menelpon clarisa.


' Halo sayang, kamu dimana?'


' Aku masih dikantor dit, kerjaan banyak banget sekarang ditambah lagi pak bos gak masuk hari ini jadi kayaknya aku bakalan lembur. Kamu gimana disana?'


' Aku baik kok, kamu jangan lupa makan lho jangan terlalu keras banget kerjanya'


' Iya sayang, kamu juga ya. By the way kamu kapan balik?'


' Kayaknya lusa sayang'


' Apa? lusa. Lama banget dit bukannya acaranya cuma sehari ya'


' Iya sayang tapi ternyata disini masih banyak kerjaan yang belum selesai makanya aku harus nyelesain semuanya dulu baru bisa pulang'


' Yah.. bakalan lama dong ketemu kamu'


' Sabar sayang'

__ADS_1


' Kamu tau gak sehari ini aja gak lihat kamu rasanya gak enak banget dit, aku pengennya tuh ya bangun tidur lihat kamu ada disamping aku, cerita-cerita bareng kamu, makan bareng, pokoknya semuanya berdua deh'


' Ya mau gimana lagi sayang, apa aku ngundurin diri aja dari perusahaan'


' Jangan dong, kamu itu kepercayaan pak bos sayang. Lagian aku gak yakin kamu bakalan bisa keluar dari sini'


' Kamu tau-tau aja ya, terus gimana?'


Kalau aku yang keluar dari perusahaan rasanya pasti bakalan aneh deh soalnya aku gak biasa duduk diam dirumah. Pasti ngebosenin banget kan batin clarisa.


' Sayang, kenapa diam?'


' Gak apa-apa dit, yaudah aku lanjut kerja dulu ya soalnya masih banyak yang harus dikerjain '


' Iya sayang, semangat ya. Apa mau aku bantuin?'


' Aku bisa handle semuanya kok sayang, kamu tenang aja ya. Istri kamu ini kan hebat sayang'


' Bener banget hebat dalam segala hal, yaudah aku tutup telponnya ya'


' Bye sayang, Miss you so much'


' Miss you to honey'


" Papa" ujarnya terkejut.


" Clarisa, papa butuh uang"


" Uang, untuk apa pa? bukannya kemarin udah aku kirim"


" Masih kurang cla"


" Jangan bilang papa pakai uang itu buat judi lagi"


" Kamu gak perlu tau uang itu papa pakai buat apa cla, pokoknya sekarang kasih papa uang"


" Enggak pa, aku gak suka ya papa sekarang jadi boros begini. Pa cari uang itu gak gampang pa, harus dengan kerja keras baru bisa dapat uang pa"


" Cla, apa kamu sudah mulai perhitungan sekarang ha! kamu lupa saya siapa, saya ayah kamu. Orang yang selama ini membesarkan kamu. Kalau papa hitung semua biaya kamu dari kecil hingga sekarang bahkan semua uang kamu pun belum cukup untuk membayarnya jadi lebih baik kamu berikan uangnya sekarang" paksa ayahnya yang terlihat emosi. Perusahaan ayah clarisa memang belum lama ini bangkrut karena ayahnya selalu berjudi. Clarisa dan Dion sudah sangat sering menasehati ayahnya tetapi dia malah memarahi mereka.


" Pa, aku gak akan kasih papa uang kalau itu buat judi pa"

__ADS_1


Ayahnya yang tersulut emosi tampak hendak memukulnya tetapi seorang cleaning servis pria datang melindungi clarisa. Alhasil cleaning servis tersebut yang terkena pukulan ayahnya dan jatuh ke pelukan clarisa. Seseorang yang membenci clarisa tak menyia-nyiakan hal itu. Dia kemudian memotret kejadian tersebut yang terlihat seperti clarisa sedang bermesraan dengan cleaning servis itu.


" Pa, papa apa-apaan sih pa?"


Ayahnya yang merasa cemas kemudian pergi meninggalkan kantor itu.


" Kamu gak apa-apa kan"


" Gak apa-apa buk"


" Makasih ya kamu udah nolong saya"


" Iya sama-sama buk, kalau begitu saya permisi buk"


" Iya"


Cleaning servis tersebut segera pergi meninggalkan ruangan clarisa.


Sementara itu radit yang sedang beristirahat tampak terbangun karena notif pesan masuk kedalam ponselnya.


" Siapa sih ganggu aja?" decihnya kesal.


Saat melihat gambar yang dikirim oleh nomor tak dikenal tersebut membuat radit emosi.


Kasihan kamu ya, capek-capek kerja disana istrinya malah enak-enakan disini pesan yang diberikan oleh nomor tak dikenal itu.


Radit segera beranjak dari tempat tidurnya menuju kantor. Wajahnya terlihat sangat emosi. Walaupun dia sangat meyakini istrinya tidak begitu tapi foto itu membuatnya sakit hati.


Sesampainya dikantor dia langsung menuju ruangan clarisa. Saat memasuki ruangan clarisa, ia tak melihat clarisa disana. Dia kemudian menanyakan pada salah satu staf yang mengatakan bahwa clarisa sedang ada didapur. Radit segera menuju kesana dan begitu kesal dengan pemandangan yang ia lihat.


" Ini makanan buat kamu"


" Beneran buat saya buk"


" Iya, dimakan ya"


" Makasih ya buk, ibuk baik banget"


" Sama-sama"


Melihat perbincangan clarisa sepertinya sangat asyik dengan cleaning servis itu membuat amarah dalam diri radit.

__ADS_1


" Clarisa!" panggilnya dengan suara lantang yang membuat clarisa segera melirik kearahnya.


__ADS_2