
Dikediaman diana, tampak mereka semua sedang berkumpul diruang tamu. Indah Dudu disebelah ratmi dengan wajah yang terlihat begitu polos.
" Na, ini indah beneran? " tanya reyhan tak percaya.
" Aku juga gak tau rey, tapi ibu bilang dia itu kembaran indah dan nama dia juga sama kayak indah"
" Kok bisa samaan begitu ya na"
Ratmi berusaha menjelaskan semuanya dengan wajah yang santai agar mereka mempercayai perkataannya.
" Jadi kamu punya tiga putri rat?" tanya karin.
" Iya rin, cuma putri ku yang ini sempat terpisah karena ada beberapa hal yang memaksa kami melakukan hal ini rin"
" Dia sangat mirip dengan kamu rat, cantik"
" Makasih tante"
" Kenapa panggil tante nak? panggil mama juga dong kan kakak kamu itu menantu mama"
Beruntung banget sih diana, udah punya suami ganteng plus kaya dan punya mertua yang baik. Ini semua gak seharusnya dia dapetin karena dia cuma anak yang gak diharapkan disini batin indah kesal.
Tak lama kemudian tampak dion membawa zahra pulang dan ia sangat terkejut melihat indah duduk disana.
" Indah" lirihnya dengan sepasang mata yang menatap pekat kearah indah.
" Pa, papa lihat apa? siapa tante itu pa?" tanya zahra.
" Sayang, kamu masuk dulu ya ganti baju sama bibik" pinta dion. Kemudian dia menyuruh pembantu diana untuk menemani zahra mengganti pakaian. Dion kemudian mendekati indah dan duduk disebelahnya sambil menatap indah dengan pekat.
" Indah, kamu masih hidup? ini beneran kamu ndah. Ndah aku bener-bener minta maaf atas semua kesalahan aku ndah, aku seneng banget kamu masih hidup ndah" seru dion yang membuat indah merasa heran. Indah kemudian menatap lamat-lamat pada pria yang kini dihadapannya ini.
Oh, jadi ini laki-laki bangsat yang berani-beraninya buat saudara kembar aku melahirkan anak dan meregang nyawa. Sumpah ya pengen banget buat ngehajar dia sekarang tapi aku harus bisa nahan emosi atau semua rencana aku bakalan hancur cuma gara-gara emosi aku batin indah. Dia kemudian menjauhi dion.
__ADS_1
" Maaf, anda siapa ya? saya gak kenal sama anda" sahut indah.
" Indah, ini aku dion. Kita pernah saling mencintai ndah dan kita juga udah punya zahra ndah, anak kita"
" Dion, kamu tenang sedikit nak. Dia bukan indah ibunya zahra" ujar ratmi.
" Maksud ibu apa bu? apa ibu masih marah sama aku makanya menyembunyikan indah selama ini. Bu, aku mohon maafin kesalahan aku dimasalalu bu dan aku janji aku gak akan ngulangin kesalahan yang sama bu. Aku akan bertanggungjawab penuh atas dia dan zahra bu" jelas dion yang membuat diana geram.
" Maksud kamu apa dion? apa kamu ingin membawa zahra pergi ha! jangan harap itu terjadi" pekik diana.
" Bukan begitu kak, aku gak akan pernah memisahkan kakak sama zahra karena aku tau kakak dan zahra punya ikatan yang kuat seperti ibu dan anak. Aku hanya mau membuktikan sama ibu kalau aku akan bertanggungjawab dengan kesalahan ku dimasalalu kak" jelas dion.
" Dion, sebelum berkata seperti itu seharusnya kamu mendengarkan penjelasan ibu dulu. Nama wanita yang kini disebelah kamu ini memang indah tetapi dia bukan indah ibunya zahra dion. Dia saudara kembar indah"
" Apa? saudara kembar! Bu, aku mohon jangan bohong dong bu. Ibu percaya sama aku, aku gak akan pernah nyakitin indah lagi Bu"
" Cukup kak dion, saya gak kenal sama kamu. Saya bahkan baru pertama kali ketemu sama kamu, jadi bagaimana bisa kita kenal dan mempunyai hubungan?" timpal indah.
" Iya dion, dia memang bukan ibunya zahra. Dia saudara kembarnya saja" sambung reyhan.
" Tentu saja bisa dion, mereka adalah saudara kembar makanya mereka bisa memiliki wajah yang serupa"
Dion kemudian diam sambil terus menatapi indah. Hal itu sebenarnya membuat indah sedikit tak nyaman tetapi ia mencoba untuk cuek saja.
" Bu, aku capek. Aku mau istirahat dulu ya" ujar indah yang kemudian pergi menuju kamarnya. Karin juga kembali menuju kamarnya, kini hanya ada reyhan, diana, ratmi dan Dion disitu. Mereka terlihat diam.
" Bu, reyhan dan diana juga mau pergi dulu ya"
" Mau kemana rey?"
" Mau jalan-jalan bu, reyhan kan sangat jarang sekali akhir-akhir ini membawa diana keluar bu makanya karena hari ini libur reyhan berencana untuk membawa diana dan zahra jalan-jalan"
" Tapi zahra tidak bisa kak" ujar dion yang membuat diana menatap tajam kearahnya.
__ADS_1
" Maksud kamu apa ha? kamu mau ngelarang aku buat bawa zahra pergi-pergi ha! ingat ya dion, kamu sudah memberikan hak asuh zahra kepada saya jadi kamu gak bisa seenaknya melarang saya dong buat bawa zahra pergi" seru diana kesal.
" Kak, aku bukannya mau ngelarang kakak tapi zahra hari ini ada les makanya dia gak bisa pergi"
Astaga! bagaimana bisa aku lupa kalau zahra ada les sekarang? ada apa sih sama aku? kenapa aku begini? batin diana.
" Oh, begitu. Yaudah, kamu bawa dia pergi les ya. Maaf karena aku udah marah-marah gak jelas"
" Iya gak apa-apa kok kak"
Diana kemudian menarik tangan reyhan keluar dan mereka segera bergegas menuju ke tempat yang diana inginkan. Reyhan tampak memandangi istrinya yang terlihat diam membisu sejak tadi.
" Sayang, kamu kenapa sih? "
" Rey, kamu curiga gak sih sama kembaran indah? kenapa dia tiba-tiba datang coba. Bukannya soudzon atau apa tapi aku ngerasa dia ada niat gak baik gitu "
" Sayang, kamu jangan terlalu mikirin itu ya. Kamu seharusnya senang karena kamu masih punya saudara kan, apalagi dia mirip banget sama indah"
" Wajah boleh serupa tapi tidak dengan sifatnya rey, dia memang mirip indah tapi aku sama sekali gak merasakan seperti bertemu dengan saudara dekat melainkan orang asing"
" Diana sayang, itu cuma perasaan kamu aja kali. Udah ya jangan mikir aneh-aneh lagi. Kamu mau makan apa sekarang? seafood atau apa?"
" Aku lagi gak mau ke cafe atau restoran rey"
" Terus kemana?"
" Kalau ke kantin pangsit dekat SMA aja gimana?"
" Pangsit, tumben na. Biasanya kamu kan gak suka itu" tanya reyhan merasa heran karena diana tak biasanya mau makan disana.
" Aku mau disana pokoknya rey, kamu harus bawa aku kesana"
" Oke sayang, kita kesana ya"
__ADS_1
Reyhan segera mengemudikan mobilnya ketempat yang diana inginkan. Mereka tampak sangat bahagia satu sama lainnya. Diana kemudian menyenderkan kepalanya pada lengan reyhan dan tampak begitu manja.
Diana kenapa ya? kenapa aneh banget kayaknya hari ini? moodnya berubah-ubah mulu batin reyhan heran.