Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 96


__ADS_3

" Diana sayang, tenang dulu ya"


Diana terus saja menceloteh yang membuat reyhan kewalahan dan akhirnya membuat diana diam karena reyhan menutup mulut diana dengan bibirnya. Diana segera mendorong reyhan dan terdiam seketika.


" Akhirnya kamu diam juga kan" ujar reyhan sambil tersenyum.


" Reyhan! Kamu apa-apaan sih, aku lagi serius ini" balas diana kesal.


" Makanya kalau aku suruh diam itu mau bukan malah makin celoteh terus. Yaudah sekarang kamu ceritain tentang anak itu ya sama aku"


Diana segera menceritakannya pada reyhan informasi anak tersebut. Diana menjelaskan ciri-ciri anak tersebut yang pernah dilihatnya sekilas difoto. Setelah mendapat informasi dari diana, akhirnya reyhan menelpon radit karena desakan diana.


' Halo dit'


' Halo pak bos. Pak bos dimana? Nyonya sedang menunggu diruangan pak bos sekarang'


Mama kesini, ngapain dia kemari? batin reyhan.


' Saya gak bisa bilang saya ada dimana sekarang tapi saya mau kamu mencari seorang anak'


' Anak siapa pak bos?'


Reyhan pun menjelaskan apa yang disampaikan oleh diana. Radit begitu terkejut mendengar berita bahwa diana masih hidup. Dia bahkan bertanya berkali-kali pada reyhan.


Setelah mendengar penjelasan reyhan, radit segera mencari informasi tentang anak itu. Sebelum itu dia kembali keruangannya reyhan untuk menemui karin.


" Radit, mana reyhan?" tanya karin dengan sorot mata yang mencari keberadaan reyhan.


" Mohon maaf nyonya, pak bos tadi menelpon saya dan sepertinya pak bos tidak ingin diganggu nyonya. Saya sarankan lebih baik nyonya pulang saja karena sepertinya pak bos tidak akan kembali kemari" jelas radit.

__ADS_1


Kenapa Rey? Kenapa kamu selalu menjauhi mama? Apakah sebesar itu kesalahan mama nak hingga membuat kamu membenci mama sedalam ini batin karin sedih. Radit sebenarnya tak tega melihat karin yang selalu mendapat perlakuan dingin dari bosnya tetapi dia tak bisa melakukan apapun karena dirinya hanyalah seorang bawahan reyhan.


Karin segera pergi dari ruangan tersebut dengan perasaan kecewa. Padahal dia sangat ingin melihat kondisi reyhan kini tapi apa yang dia dapat reyhan malah mengabaikan dirinya.


Sementara diruangan diana, reyhan tampak memandangi diana.


" Sayang, kamu tenang ya. Tadi aku udah nyuruh radit buat nyari anak itu. Nanti kalau keadaan kamu sudah membaik kita akan mencarinya bersama ya" jelas reyhan.


Diana terlihat sedikit lega mendengarkan perkataan reyhan. Dia pun menyenderkan kepalanya pada dada bidang reyhan.


" Makasih ya rey. Kamu selalu ada buat aku"


" Iya sayang, aku janji aku akan selalu ada buat kamu na kapanpun kamu butuhin aku" seru reyhan sambil mengecup kening diana dengan lembut.


Nuansanya kini terasa begitu hangat hingga seseorang datang membuat diana segera membenarkan duduknya begitupun reyhan. Reyhan dan diana sama-sama melirik kearah orang tersebut. Tampak peralatan yang ada ditangan orang tersebut terjatuh kelantai. Dia mendekati diana sambil menyentuh wajah diana. Lalu ia segera memeluknya.


" Diana! Ini beneran kamu kan. Diana kamu tau aku kangen banget sama kamu, aku kangen dinas bareng kamu na. Kamu beneran masih hidup kan na" ujarnya sambil meneteskan air mata.


Ririn kemudian menatap wajah diana dengan seksama. Kemudian ririn menatap kearah reyhan dengan tatapan kesal.


" Lo tau diana masih hidup kan! Kenapa lo gak bilang ke gue rey" pekik ririn kesal.


" Maafin gue rin, sebenarnya gue pengen cerita tapi ibu ngelarang gue karena waktu itu diana masih sakit rin. Ibu gak mau diana dalam bahaya lagi rin makanya dia minta gue buat sembunyiin keberadaan diana" jelas reyhan. Ririn mencoba mengerti dengan apa yang dijelaskan oleh reyhan karena itu demi kebaikan diana.


" Diana, kamu tau aku sama kak david masih ngerasa gak rela kamu tinggalin na. Syukurlah kalau kamu masih hidup na, aku bakalan kasih tau kak david pasti dia bakalan senang banget" ujar ririn. Wajah reyhan terlihat kesal saat ririn membahas david. Ya, memang david adalah sahabat baiknya tetapi reyhan tak pernah suka siapapun mendekati orang yang dia cinta.


" Ehmmm" reyhan berdehem pertanda ia tak menyukai perbincangan diana dan ririn. Ririn sebenarnya sengaja mengatakan hal tersebut untuk melihat reyhan kesal. Diana hanya tersenyum lalu berniat untuk mengerjai reyhan.


" Ya Ampun, pasti kak david sedih banget ya rin. Yaudah nanti suruh kak david kesini aja ketemu sama aku, aku juga udah lama kan gak ketemu dia"

__ADS_1


" Oke na, ntar aku bawa kak david kesini ya"


Mendengar perbincangan diana dan ririn membuat api cemburu reyhan membara. Walaupun dia berusaha menutupinya dengan berpura-pura bermain ponsel tetapi diana tau bahwa reyhan sedang cemburu saat ini.


Diana bekerjasama dengan ririn untuk membuat reyhan cemburu.


" Rin, kamu tau gak kak david orangnya baik banget lho. Waktu aku jalan sama dia aja aku udah kayak princess gitu, apapun keinginan aku diturutin sama dia. Dia bawa aku jalan-jalan kemanapun aku mau rin, tapi pas dia nembak aku waktu itu aku malah nolak dia" seru diana yang membuat reyhan semakin gerah saja.


" Yang bener na, kenapa ditolak? Kak david baik tau na orangnya. Dia gak akan pernah ninggalin kamu tanpa alasan gak jelas dan aku yakin kak david juga pasti gak akan pernah ninggalin kamu" ujar ririn yang menyindir reyhan tetapi reyhan tetap bersikap cuek dan sibuk dengan ponselnya.


Mereka terus berbincang-bincang bahkan sampai berandai-andai ke pernikahan diana dan david yang membuat reyhan tak tahan lagi kemudian dia pun memotong pembicaraan mereka.


" Rin, Lo ngapain kesini?"


" Maksud lo rey?"


" Lo kesini mau ngantar obat diana kan tapi obatnya malah lo jatuhin. Lebih baik sekarang lo ngambil obat diana yang baru dan jangan lupa beresin kekacauan yang lo buat itu" seru reyhan sambil menunjuk peralatan berserakan yang dibawa oleh ririrn tadi.


Ririn berusaha menahan tawanya karena ia tau bahwa reyhan sekarang sangat cemburu. Ririn kemudian pamit pada diana dan membereskan peralatannya lalu keluar. Reyhan melirik diana dengan tatapan tajam.


" Maksud kamu apa na ngomong kayak tadi?" Seru reyhan dengan wajah kesal.


Reyhan cemburu, seneng banget deh ngeliat wajah reyhan cemburu gini. Gak sia-sia aku bahas tentang kak david sama ririn tadi batin diana gembira.


" Emang kenapa rey? Lagian kan aku juga pernah dekat sama kak david jadi apa salahnya sih aku sama ririn ngobrol tentang dia" jawab diana dengan wajah santai.


" Ya jelas salah lah na! Kamu calon istri aku kan, tapi kamu malah bahas cowok lain sama ririn dan bahas masalah pernikahan pula"


" Kamu cemburu?"

__ADS_1


" Enggak, siapa juga yang cemburu?" Jawab reyhan yang tidak mau mengakuinya. Reyhan memang seperti itu tak pernah mau memberi tau diana bahwa dirinya begitu cemburu tetapi walaupun begitu diana sebenarnya sudah mengetahuinya.


Diana kemudian mendekati reyhan sambil menatapnya dengan jarak yang begitu dekat.


__ADS_2