Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 4


__ADS_3

Karmila begitu senang mendengar jawaban diana. Saat dia ingin memasuki rumah tersebut tiba-tiba ponselnya berdering.


Ayah! Kenapa ayah nelpon ya? batin karmila penasaran. Dia kemudian pergi menjauhi diana dan ibunya.


' Halo ayah, ada apa?'


' Kamu harus segera ceraikan reyhan nak'


' Apa? Cerai. Ayah, itu gak akan mungkin. Ayah kan tau aku sayang banget sama dia yah'


' Turuti saja perintah ayah nak!'


' Kenapa ayah jadi egois gini sih, ayah kan tau gimana perjuangan aku selama ini mencari reyhan yah. Ayah kan tau aku bahkan harus menderita dulu sebelum bisa menemukan reyhan tapi kenapa ayah malah begini sih'


' Mila, ini demi kebaikan kita semua nak. Ini demi nyawa ibu dan ayah nak'


' Ayah kenapa ngomong gitu sih? apa reyhan yang ngancam ayah ha! Ayah kan bisa lapor sama polisi yah kalau dia macam-macam sama ayah dan aku yakin kalau reyhan juga gak seperti itu orangnya yah'


' Ini bukan perihal reyhan mila, ini tentang jordan'


Karmila terdiam mendengar perkataan ayahnya.


' Jordan! Dia kenapa ayah?'


' Kamu tau dia menagih janji yang pernah kamu ucapkan kepadanya mila. Dia kesini ingin menikahi kamu dan jika kamu tidak mau dia akan menghabisi ayah dan ibu nak. Kamu tau sendiri seperti apa jordan kan'


' Tapi ayah itu kan janji yang sudah sangat lama dan dia juga sudah tau kan kalau mila udah punya suami yah'


' Ayah sudah menjelaskan semuanya nak tapi dia tetap bersikeras ingin menikah dengan kamu nak. Ayah mohon jika kamu masih menganggap ayah dan ibu ini orang tua kami tolong tinggalkan reyhan. Kembali kemari nak'


Lalu telpon tersebut terputus tiba-tiba.


" Halo... Halo yah... ayahhh... haloooo...."

__ADS_1


Ayah dan ibu dalam bahaya sekarang tapi aku juga tidak bisa melepaskan reyhan begitu saja. Aku sudah lama mencari dan akhirnya menemukan dia tapi sekarang harus melepaskannya begitu saja. Tidak.. aku tidak bisa tapi jika aku tetap egois ayah dan ibu akan celaka. Bagaimana ini ? Aku harus bagaimana sekarang batin karmila dilema.


Tiba-tiba ponselnya berdering kembali dan ia segera mengangkatnya.


' Halo ayah'


' Ini aku jordan mimi sayang'


Kenapa ponsel ayah ada sama jordan? Ya Tuhan selamatkan kedua orangtua hamba mu ini batin karmila.


' Kamu! Mana ayah?'


' Mimi sayang, kamu tenang aja ya. Ayah dan ibu mertua aku bakalan baik-baik aja kok asalkan kamu mau menuruti semua keinginanku sayang'


' Jordan! Kamu jangan gila ya, aku gak akan pernah mau nikah sama kamu. Kamu seharusnya sadar dong aku udah punya suami'


' Hahaha aku gak peduli mila. Kamu milik aku dan selamanya milik aku. Aku akan menghancurkan siapapun yang berani mengambil kamu dari aku'


' Hahaha Mila... Mila. Apa kamu lupa aku siapa ha? Aku bahkan bisa menghancurkan dia sekarang juga jika aku mau dan apa kamu lupa yang menyebabkan ayah reyhan meninggal itu siapa ha'


Karmila tertegun mendengar perkataan jordan yang seakan mengancamnya.


' Maksud kamu apa ha?'


' Mimi sayang, bukankah kamu yang menyuruh aku untuk membunuhnya karena dia berusaha membuat reyhan bertunangan dengan wanita lain dan pertunangan itu bahkan diketahui oleh seluruh media sosial bukan seperti kamu yang hanya istri tak jelas dari reyhan. Jadi aku harap agar kamu memikirkan ini baik-baik sayang '


Jordan langsung memutuskan telponnya.


Jika aku menolak jordan maka dia akan membocorkan semua tentang kematian papa reyhan yang selama ini aku tutupi dan aku pasti akan masuk penjara bersama jordan. Aku juga akan sangat dibenci oleh reyhan, bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan? kenapa aku harus memiliki masalah seperti ini sih batin karmila cemas.


Karmila terlihat begitu panik dan ketakutan. Diana kemudian datang menghampirinya dan memegang pundak karmila yang membuatnya terkejut.


" Karmila, kamu gak jadi masuk? kamu lagi sakit ya, kenapa pucat begitu?" tanya diana.

__ADS_1


" Gak! aku baik-baik aja kok. Gak usah sok peduli gitu ya pelakor. Saya tau kamu pasti punya maksud lain kan makanya pura-pura peduli sama saya" jawab karmila ketus.


Mendengar ucapan pelakor dari mulut karmila menambah rasa sakit pada hati diana tetapi ia berusaha kuat dan membalasnya dengan senyuman.


" Aku bukan sok perhatian sama kamu karmila, aku seorang dokter makanya aku tanya apakah kamu sakit karena wajah kamu begitu pucat. Jika iya maka ijinkan aku memeriksa kamu karena itu adalah tugas ku mila"


" Wah... Diana. Baru kemarin kamu berkata kasar pada saya tapi hari ini tiba-tiba peduli dan menyombongkan gelar dokter kamu itu ha! Kamu dengerin saya baik-baik ya, jika saya sakit dan hanya ada kamu dokter satu-satunya didunia ini maka saya akan lebih baik memilih mati diana dibandingkan ditolong oleh dokter tidak tahu diri seperti kamu"


Diana tetap mencoba menahan segala hinaan yang dilontarkan karmila.


" Itu hak kamu sebagai seorang pasien karmila, saya hanya ingin membantu karena itu tugas saya bukan karena saya ingin menyombongkan gelar saya kepada kamu"


Ditengah perbincangan mereka tiba-tiba reyhan datang menghampiri mereka dengan setelan jas rapi. Karmila terlihat begitu terpesona dengan penampilan reyhan.


" Reyhan, kamu mau ke kantor ya. Sini aku yang buatin dasinya ya" pinta karmila dengan lembut.


" Gak perlu. Diana tolong bantu aku ya"


Diana kemudian membantu reyhan mengenakan dasinya. Hal itu membuat karmila semakin emosi dan mulai menimbulkan benih kebencian terhadap diana.


Jika aku tidak bisa mendapatkan dia maka tidak ada yang boleh mendapatkan dia juga batin karmila kesal lalu segera pergi membawa kopernya.


" Rey, kamu seharusnya gak boleh pilih kasih begitu. Mau bagaimana pun dia istri kamu juga kan"


" Sayang, ada apa dengan kamu sekarang ha? Perasaan kemarin bukannya kamu juga tidak suka sama dia tapi kenapa malah membelanya sekarang"


" Aku tidak membela siapa-siapa rey, aku hanya memihak kebenaran saja. Semalaman aku berpikir panjang bahwa kita sudah tidak adil dengan dia rey. Aku tau, aku gak akan pernah rela kamu sama wanita lain tapi aku juga gak boleh egois kan rey. Dia juga istri sah kamu rey. Kita memang saling mencintai rey dan aku tau kalau kamu juga cuma sayangnya sama aku tapi disisi lain sebagai seorang kepala rumah tangga kamu seharusnya bertindak adil bukan sepihak seperti ini rey. Dia juga seorang wanita rey, bagaimana kalau aku diposisi dia itu pasti akan sangat menyakitkan rey" jelas diana.


" Diana, kamu ngomong apaan sih? Apa dia bilang sesuatu ke kamu ha sampai kamu bicara ngelantur gini"


" Rey" belum selesai diana berbicara reyhan langsung memotongnya.


" Kamu dengerin aku baik-baik sayang. Aku cuma sayang kamu dan aku gak akan bisa mencintai siapapun selain kamu jadi aku harap kamu buang jauh-jauh pikiran seperti itu karena aku gak akan pernah mau lebih nyakitin kamu lagi sayang. Kesalahan aku udah sangat besar sama kamu jadi tolong jangan buat aku merasa semakin bersalah lagi sama kamu na" tegas reyhan.

__ADS_1


__ADS_2