Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 66


__ADS_3

Reyhan merapikan rambut diana, betapa terkejutnya ia melihat diana ada dihadapannya sekarang. Diana hanya diam dan memejamkan matanya. Reyhan segera memeluknya dengan erat.


" Diana, ini beneran kamu. Ya tuhan terimakasih telah mengembalikan diana ku " ujar reyhan yang terlihat sangat bahagia hingga ia tak sadar air matanya menetes.


Diana segera melepaskan pelukan reyhan dengan sekuat tenaganya.


" Diana, kamu kenapa sih? Kalau kamu masih hidup terus mayat yang dikubur kemarin siapa?" tanya reyhan.


" Aku minta maaf sama kamu, aku juga gak tau apa-apa. Aku kemari karena mau nanyain kamu tentang masalalu kita karena aku gak bisa ingat apapun"


" Maksud kamu apa Na? Kamu gak usah bercanda gitu dong na"


" Sumpah ya! Aku gak lagi bercanda sama kamu. Aku beneran gak ingat apa-apa sekarang"


" Kalau kamu gak ingat apapun kenapa kamu bisa datang kesini dan tau ini ruangan aku"


" Kamu gak tau perjuangan aku buat kesini itu gimana? Susah banget tau. Harus nyembunyiin wajah aku biar gak ada yang lihat. Cari tau tentang kamu dan alamat kamu. Terus gimana cara masuk kedalam kantor kamu ini. Berat banget perjuangan kemari tapi akhirnya kamu lihat wajah aku juga. Kalau ibu sampai tau aku pasti bakalan dimarahin nih"


" Maksud kamu apa Na? Kenapa kamu harus nyembunyiin wajah kamu? Dan kenapa ibu marah sama kamu?"


" Kan aku udah bilang rey, ibu gak bolehin aku ngelihatin wajah aku kesiapapun. Ibu udah ceritain semua masalalu aku kecuali kamu. Aku penasaran dong ada sama kamu, kenapa ibu sampai gak mau cerita ke aku tentang kamu? Akhirnya aku mutusin buat cari tau sendiri tentang kamu. Padahal persiapan aku udah lumayan lah tapi malah ketahuan juga sama kamu. Orang-orang aja pada gak ngenalin aku, kok kamu bisa tau sih ini aku?"


Kalau ibu tau diana masih hidup kenapa ibu gak ngasih tau aku ya? batin reyhan bertanya-tanya.


" Hello.... Aku lagi nanya lho kok malah diem sih" ujar diana terlihat kesal.


" Aku tau semua hal tentang kamu na karena aku sayang banget sama kamu dan kamu kan juga begitu na tapi kenapa kamu bisa gak ingat sama aku sih?"


" Ya mana aku taulah. Oh ya, aku mau nanya boleh gak?"


Reyhan memperhatikan diana dengan seksama yang membuat diana merasa tidak nyaman.


" Apaan sih liat aku begitu banget?" seru diana.


" Kamu beneran gak ingat aku na?"


" Ya Ampun! Aku harus bilang berapa kali sih. Aku beneran gak ingat apa-apa pak bos reyhan"


" Panggil reyhan aja na "


" Tapi kamu kan bos disini nanti aku ditegur sama cewek tadi lagi manggil kamu reyhan aja" lirih diana pelan.


" Kamu ngomong apa Na?"


" Gak ada. Aku gak bisa lama-lama disini Rey, ntar lagi ibu pulang jadi kamu sekarang harus jelasin hubungan diantara kita itu apa sebenarnya? Kamu harus jelasin semuanya sama aku sekarang"


Reyhan mulai menceritakan saat mereka bertemu pertama kali dan mereka menjalin hubungan hingga diana mengalami kecelakaan itu. Diana terlihat menjadi pendengar yang begitu baik.

__ADS_1


Setelah selesai menjelaskan semuanya diana mencoba mengingat-ingatnya tetapi hasilnya nihil saja dia hanya bisa melihat bayangan seseorang bersama dirinya tetapi ia tidak dapat melihat wajahnya.


Siapa orang itu? Kenapa dia terus yang ada saat aku mencoba mengingat semuanya batin diana.


Diana pun menatap reyhan tajam dan memperhatikan reyhan dengan teliti.


" Ada apa Na?"


" Gak apa-apa"


Apa dia cowok ini ya? Ya tuhan kenapa aku gak bisa ingat semuanya sih batin diana kesal karena walaupun bertemu reyhan dia masih belum bisa mengingat masalalunya.


Reyhan menggenggam kedua tangan Diana yang membuat diana terkejut.


" Diana, aku seneng banget kamu sekarang ada dekat aku na" ujar reyhan yang kemudian memeluknya.


Diana segera melepaskan pelukan itu dan menjauhi reyhan.


" Maaf ya reyhan, berhubung aku belum bisa ingat semuanya jadi tolong jangan seenaknya gitu ya sama aku soalnya aku gak nyaman" jelas diana yang membuat ekspresi sedih pada wajah reyhan. Reyhan sangat ingin memeluk diana dalam waktu lama karena ia sangat merindukannya dan tak ingin berpisah lagi dengan diana.


Kalau diana disini, mayat siapa itu? batin reyhan yang masih penasaran.


Reyhan segera mengambil ponselnya, diana bingung melihat reyhan.


Mau ngapain dia? Apa jangan-jangan dia marah karena aku gak mau dia peluk batin diana.


' Halo pak bos'


' Radit, bisa kamu keruangan saya sekarang?'


' Tentu pak bos'


' Baiklah saya tunggu diruangan' ujar reyhan lalu memutuskan telponnya.


" Kamu nelpon siapa?" tanya diana.


" Radit"


" Radit siapa?"


" Kamu beneran gak ingat dia"


Ni orang mau berapa kali sih nanya begitu, udah dibilangin aku gak ingat apa-apa masih juga nanya begitu batin diana kesal.


" Gak ada pertanyaan lain" ujar diana kesal.


" Hmm maaf, ya mana tau kamu ingat dia kan. Dia sekretaris pribadi aku sekaligus orang kepercayaan aku"

__ADS_1


" Oh... Ngapain nelpon dia?"


" Nyuruh dia kesini"


" Apa? Kesini!"


Gawat nih kalau makin banyak yang lihat aku bisa makin marah ibu. Aku harus cepetan cari tempat sembunyi sekarang batin diana. Lalu diana segera mencari tempat untuk bersembunyi.


" Mau kemana?" tanya reyhan yang heran melihat tingkah diana.


" Mau cari tempat sembunyi lah, pakai nanya lagi. Kamu mau undang tamu kenapa gak bilang-bilang sih? Kalau dia lihat aku gimana?"


" Dia juga gak akan bilang siapa-siapa kok na kamu tenang aja"


" Gak. Pokoknya aku harus sembunyi sekarang rey"


" Yaudah terserah kamu "


Terdengar langkah kaki seseorang yang hendak masuk kedalam. Diana yang panik kemudian bersembunyi saja dibawah meja kerja reyhan karena dia kini berada dekat dengan reyhan.


Aduh terpaksa sembunyi disini deh batin diana. Reyhan hanya tersenyum melihat tingkah diana.


" Permisi pak bos"


" Radit, silahkan duduk dulu"


" Baik pak bos. Ada apa pak bos mencari saya?"


" Begini dit, saya mau kamu cari tau tentang kecelakaan diana"


" Maksud pak bos"


" Saya yakin kecelakaan itu bukan murni kecelakaan tapi ada yang merencanakannya. Coba kamu pikir bagaimana mungkin mobil mereka bisa jatuh kedalam jurang jika sopir yang membawa diana itu merupakan sopir terbaik dit, dia juga sering membawa saya melewati jalan yang lebih sulit pada waktu itu tapi kami baik-baik saja. Jadi saya curiga bahwa ada yang sengaja melakukan ini pada diana"


" Itu mungkin saja pak bos. Jadi apa yang ingin pak bos saya lakukan"


" Saya mau kamu selidiki kasus ini tetapi jangan ada yang sampai tau. Saya percaya sama kamu dit, kamu selalu bisa diandalkan"


" Terimakasih atas kepercayaan pak bos, saya akan menyusut kasus ini dengan baik dan hati-hati"


" Saya berharap laporannya secepatnya"


" Siap pak bos"


Hadeuhh... Mau berapa lama lagi sih mereka ngobrol? Capek nih aku jongkok terus batin diana.


Setelah selesai berbincang radit segera pergi untuk melaksanakan tugas yang diberikan reyhan. Mengetahui radit telah pergi diana segera keluar dari persembunyiannya.

__ADS_1


__ADS_2