Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 38


__ADS_3

Dalam kebingungannya tiba-tiba david menarik tangan diana dan membawanya agak menjauh dari papanya.


" Diana, aku mohon tolong bilang iya aja sama papa " ujar david memohon.


" Tapi kak, kakak kan tau perasaan aku ke kakak gimana? Aku minta maaf kak" balas diana.


David menggenggam kedua tangan diana.


" Diana, ini cuma pura-pura aja kok biar papa senang na, aku gak tega lihat papa begitu na"


" Tapi itukan artinya kita menipu papa kakak"


" Ini demi kebaikan ayah dan aku juga gak mau kamu kesulitan na. Pliss tolongin aku ya"


Diana menghela napas dalam lalu membuangnya perlahan. Ia pun mengganggukkan kepalanya.


Diana dan david kembali mendekati bed papa david. Diana ragu dalam berbicara kemudian dia menatap david yang berusaha meyakinkannya.


" Om, saya akan jaga tante bersama anak om dengan baik" ujar diana sambil menggenggam tangan papa david.


Papa david tampak tersenyum lalu menghembuskan nafas terakhirnya.


" Papa... Papa..." Panggil david sambil menggoyangkan papanya tetapi tidak ada respon.


David terus memanggil papanya dan memeluknya. Diana berusaha menenangkan david yang sedang menangis.


Tak lama seorang wanita paruh baya datang menghampiri mereka. Wanita tersebut langsung histeris melihat suaminya telah pergi untuk selamanya.


" Mas, bangun.... Jangan tinggalkan aku" ujar wanita itu sambil memeluk suaminya.


David dan ibunya saling berpelukan dan menangis karena ditinggalkan oleh orang yang mereka sayangi. Diana berusaha menenangkan mereka berdua.


Setelah david dan mamanya tenang, tampak jasad papanya akan segera dibawa pulang. Sebelum pulang david mendekati diana dan memeluknya.


" Makasih untuk semuanya na" bisik david.


" Iya kak" balas diana.


Ternyata dari kejauhan clarisa melihat kejadian tersebut dan langsung memotretnya.


Kalau pak bos reyhan lihat ini pasti dia bakalan benci sama cewek rendahan itu. Lagian posisi nyonya reyhan lebih cocok buat aku dari pada dia batin clarisa.


Clarisa segera pergi menuju ruangan reyhan. Clarisa pun diperbolehkan masuk karena ia mengatakan untuk urusan kantor dan ia diperintahkan radit untuk mengantar beberapa berkas.


" Permisi pak bos, ini berkas yang dititipkan oleh radit pak" ujar clarisa sambil memberikan beberapa berkas pada reyhan.


Reyhan pun menerima berkas tersebut.


" Nanti akan saya periksa, kamu boleh keluar sekarang" jawab reyhan dingin.


Ya ampun dingin banget sih ke aku. Coba aja kamu gak kaya dan ganteng gak akan mau aku begini, tapi sabar clarisa ini demi masa depan cerah kamu batin clarisa.

__ADS_1


" Pak bos, saya ada sesuatu yang mau diperlihatkan ke pak bos"


" Apa?"


Clarisa pun memperlihatkan foto diana dan david yang ia ambil tadi. Reyhan mengepalkan tangannya.


" Kamu dapat gambar ini dari mana?"


" Tadi pak bos. Saat saya hendak kemari"


" Kamu keluar sekarang!" Bentak reyhan.


Kayaknya pak bos marah banget nih. Rasain kamu diana, kamu bakalan habis sekarang oleh amarah pak bos batin clarisa senang lalu ia segera pergi keluar.


" Pengawal!" Panggil reyhan.


" Iya pak bos"


" Cari diana sekarang dan bawa dia kemari"


" Baik pak bos" balas pengawal tersebut lalu pergi mencari diana.


Reyhan pun mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada clarisa.


Reyhan : clarisa, kirim foto tadi pada saya


Clarisa : siap pak bos


Emosi reyhan semakin meningkat ketika melihat foto itu lagi.


Siapa pria itu? Berani-beraninya dia memeluk dianaku. Aku gak akan lepasin dia batin reyhan.


Wajah david memang tidak terlihat di foto tersebut karena david membelakangi clarisa tadi.


Tak lama diana datang membawa infus ditangannya.


" Ada apa sih Rey? Tiba-tiba aja pengawal kamu manggil aku kemari" ujar diana.


" Kamu kemana aja tadi?" balas reyhan dingin.


Reyhan kenapa ya? Apa dia ada salah makan kok tiba-tiba berubah gini sikapnya ke aku batin diana heran.


Diana kemudian memegang jidat reyhan yang membuat reyhan segera menjauhi diana.


" Kamu ngapain sih?" Tanya reyhan masih dengan ekspresi dinginnya.


" Aku cuma cek suhu kamu. Kayaknya kamu ada salah makan deh tiba-tiba jadi kayak gini ke aku" jawab diana santai.


Reyhan kemudian mendekati diana yang membuat diana terkejut.


" Kamu ngapain sih rey?" Tanya diana panik.

__ADS_1


" Kamu tadi kemana?" Tegas reyhan.


" Aku ngambil infus kamu rey"


" Kamu serius cuma ambil infus doang"


" Iya. Kamu kenapa sih rey? Jadi kayak detektif gini nanya-nanya aku"


Reyhan kemudian memperlihatkan foto diana yang berpelukan dengan david.


Itu kan aku sama kak david. Dapat darimana reyhan foto ini, hadeuh dia pasti bakalan salah paham nih batin diana.


" Kamu bilang cuma jemput infus tapi kenapa didalam foto ini kamu pelukan sama cowok lain" ujar reyhan emosi.


" Kamu dapat itu darimana?"


" Kamu gak perlu tau itu na, sekarang aku tanya siapa pria yang ada difoto ini?"


" Aku perlu tau dong Rey. Apa jangan-jangan kamu mata-matain aku selama ini. Lagian kenapa aku harus kasih tau kamu siapa pria itu?"


" Diana! Kamu milik aku dan selamanya akan jadi milik aku. Kalau kamu gak mau ngasih tau pria ini yaudah, aku bakalan cari sendiri tapi kamu jangan salahin aku kalau terjadi sesuatu sama dia" ancam reyhan.


Hadeuh kok malah jadi begini sih batin diana.


"Sejak kapan aku milik kamu rey. Kamu harus ingat aku cuma dokter pribadi kamu" balas diana karena merasa kesal dengan reyhan.


" Kamu selalu jadi milik aku dari dulu sampai sekarang na dan kamu harus tau aku gak akan pernah ngelepasin kamu. Aku juga gak akan biarin pria manapun buat dekatin kamu" jelas reyhan lalu pergi naik keatas bed pasien dengan wajah emosi.


Kalau reyhan tau tentang kak david bisa jadi masalah besar nih. Kak david dan keluarganya kan lagi berduka kalau reyhan tiba-tiba kesana bawa pengawalnya dan bikin ribut gimana? Gak bisa nih aku harus berusaha biar reyhan gak akan bahas foto itu lagi batin diana.


Diana segera mendekati reyhan dan menggenggam tangan reyhan.


" Rey" panggil diana lembut tetapi reyhan tak mau menoleh kearahnya.


Diana pun geram dan menarik wajah reyhan agar melihat dirinya.


" Kamu dengerin aku baik-baik ya. Apa aku pernah bohong sama kamu? Rey, cowok yang difoto itu cuma pasien yang lagi berduka rey jadi aku sebagai seorang dokter cuma nenangin dia aja rey, gak lebih" jelas diana.


" Apa kamu serius gak ada hubungan apa-apa sama dia?" Tanya reyhan tak percaya.


" Aku berani sumpah rey, aku emang gak ada hubungan apa-apa sama dia"


" Beneran"


" Iya reyhan bawel" balas diana sambil mencubit pipi reyhan.


" Yaudah kalau gitu, tapi lain kali aku gak mau liat kamu pelukan lagi sama cowok manapun walaupun itu pasien kamu. Kamu cuma boleh meluk aku" perintah reyhan.


" Enak dikamu dong. Aku juga gak mau peluk kamu, lagian kamu kan juga pasien aku" ujar diana.


Reyhan menarik Diana dan langsung memeluknya erat. Berada dipelukan diana merupakan tempat terindah bagi reyhan.

__ADS_1


__ADS_2