Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 20


__ADS_3

Reyhan tampak menatap Diana dengan tajam lalu berkata


" Kamu memang bukan sekretaris pribadi aku Na, tapi kamu harus selalu ada disamping aku kan buat pastiin kondisi kesehatan aku tetap stabil" jelas Reyhan


" Tapi kan sekarang kondisi kamu baik-baik aja Rey" sahut Diana geram


" Ya kita kan gak tau kondisi kesehatan aku Na. Kalau nanti tiba-tiba drop gimana? Itu makanya aku butuh kamu disamping aku" ujar Reyhan sambil tersenyum


Diana tampak kesal pada perkataan Reyhan.


Ni anak kayaknya gak akan pernah lepasin aku ujar Diana kesal dalam hatinya


Mereka pun turun dari mobil dan masuk kedalam hotel. Disana tampak ada beberapa klien Reyhan yang sudah menunggunya.


Reyhan memulai rapatnya dengan klien sementara Diana merasa begitu bosan mendengar percakapan itu. Diana pun pergi diam-diam saat Reyhan sedang asyik berbincang-bincang dengan kliennya. Ternyata pengawal Reyhan mengikuti nya.


" Kamu ngapain sih ngikutin aku" pekik Diana kesal


" Mohon maaf nona, pak bos Reyhan menyuruh saya untuk mengawasi nona" jawab pengawal tersebut


Kekesalan Diana begitu meningkat karena perlakuan Reyhan.


" Saya cuma mau jalan-jalan disekitar sini, saya bosan dengan rapat itu" ujar Diana


" Tapi nona anda harus minta izin pak bos dulu kalau ingin pergi" sahut pengawal tersebut


" Perginya gak lama kok lagian kan ada kamu buat jagain aku" cetus Diana memberi saran


" Baiklah kalau begitu nona tapi jangan jauh-jauh ya" balas pengawal tersebut


Mereka pun pergi berkeliling hotel. Diana begitu kagum dengan keindahan hotel tersebut. Saat sedang asyik berjalan Diana melihat seorang anak tenggelam dikolam dekat situ. Dengan sigap Diana langsung menolongnya dan memberikan pertolongan pertama.


" Apa nona baik-baik saja" seru pengawal Reyhan


" Iya aku baik tapi cepat bawa anak ini kerumah sakit" jawab Diana


Tampak ibu anak tersebut datang dan langsung membawa anaknya pergi ke rumah sakit. Keluarga anak tersebut pun mendekati Diana.


" Terimakasih ya mbak telah menolong anak saya" ujar ayah anak tersebut


" Iya pak itu sudah tugas saya pak " jawab Diana sambil tersenyum


Setelah keluarga anak itu pergi, Diana melihat dirinya yang basah kuyup akibat mencebur langsung kedalam kolam tersebut.


" Aduh gimana nih? Malah gak ada bawa baju ganti lagi" Guman Diana pada dirinya sendiri


Tiba-tiba Reyhan datang menghampiri mereka.


" Kamu kok basah kuyup gini sih na?" Tanya Reyhan dengan wajah khawatir

__ADS_1


" Tadi disini ada hujan lokal" jawab Diana


" Diana, aku serius. Kenapa kamu bisa basah gini?" Seru Reyhan lalu ia melirik kearah pengawal yang menjaga Diana dan berkata" kamu gimana sih? Saya kan suruh kamu jagain Diana! Kenapa dia bisa basah begini!"


" Maafkan saya pak bos, ini kelalaian saya" jawab pengawal tersebut sambil menunduk


" Udah Rey! Kamu ngapain sih marah-marah sama pengawal kamu. Ini bukan salah dia Rey, tadi aku nolongin anak-anak yang tenggelam dikolam itu makanya aku basah gini" jelas Diana


Reyhan menarik tangan Diana dan membawanya masuk kedalam hotel.


" Tolong Carikan baju yang sesuai dengan wanita ini" seru Reyhan pada pegawai hotel


" Baik tuan, nona mari ikut kami" ujar pegawai tersebut


Diana pun menuruti pegawai tersebut dan pergi mengganti pakaian.


Sementara itu dirumah Tika tampak begitu kesal karena kelakuan Reyhan tadi.


" Tika, udah dong jangan cemberut terus. Mama yakin wanita tadi itu cuma rekan kerja Reyhan aja. Lagian kamu kan tau sendiri Reyhan gak pernah tertarik dan selalu bersikap dingin pada Wanita-Wanita yang menggodanya" jelas Bu karin


" Tapi ma, ekspresi wajah Reyhan sama cewek tadi keliatan bahagia banget ma dan Tika belum pernah melihat Reyhan kayak gitu sebelumnya ma"ujar Tika


" Mungkin itu cuma perasaan kamu aja Tika. Udah dong dari pada kamu kesal gini mending kamu temanin mama masak makanan kesukaan Reyhan yuk" balas Bu Karin


" Hmm oke deh ma semoga ini cuma perasaan aku aja" sahut Tika


Dihotel tampak Diana keluar dengan pegawai tadi dengan baju yang begitu indah sehingga Diana kelihatan makin cantik. Reyhan begitu terpukau melihat Diana. Ia memandangi Diana dari atas ke bawah.


" Kamu liatin apaan sih Rey?" Ujar Diana yang merasa tak nyaman dengan pandangan Reyhan


" Gak apa-apa ayo kita pergi" jawab Reyhan


" Rapat kamu gimana?" Tanya Diana


" Rapatnya udah selesai kok. Jadi kita bisa pulang sekarang tapi kalau kamu mau kita tetap disini boleh juga" ujar Reyhan menggoda Diana


" Kamu!!" Seru Diana sambil menunjuk wajah Reyhan


Reyhan segera menggenggam tangan Diana dan membawanya ke dalam mobil. Sesampainya di dalam mobil mereka langsung menuju tempat yang di katakan Reyhan.


" Gak usah pegang-pegang juga kali" pekik Diana sambil melepaskan tangannya dari genggaman Reyhan


Reyhan tak menjawab perkataan Diana sehingga suasana dimobil tersebut hening kembali. Diana pun melihat ke arah jam tangannya.


" Rey, ini udah sore banget. Aku harus pulang sekarang jam kerja aku udah selesai" ujar Diana sambil mengeluarkan beberapa lembar uang dari dalam tasnya dan memberikan nya pada Reyhan


" Ini maksudnya apa ya na?" Tanya Reyhan bingung karena Diana menyodorkan beberapa lembar uang kehadapannya.


" Ini uang buat bayar baju ini karena aku gak suka punya hutang Budi sama orang" jelas Diana

__ADS_1


" Udah uangnya kamu simpan aja, aku ikhlas kok beliin baju itu buat kamu" tolak Reyhan


" Gak bisa gitu dong. Kamu harus terima uang ini Rey" paksa Diana dengan wajah kesal


" Aku gak mau na. Yaudah deh gini aja uang buat beli baju ini aku potong digaji kamu aja gimana?" Ujar Reyhan memberi solusi


" Oke kalau gitu" sahut Diana sambil memasukkan kembali uangnya kedalam tas lalu Diana berkata lagi" yaudah kalau gitu aku turun disini aja Rey. Aku pulang naik taxi aja"


" Emang siapa yang nyuruh kamu pulang" seru Reyhan


" Ini kan udah jam pulang aku Rey" sungut Diana kesal


" Kamu harus temanin aku kesuatu tempat dulu baru nanti aku antar pulang" jelas Reyhan


" Mau kemana lagi sih Rey? Aku udah capek dan pengen pulang sekarang" pekik Diana kesal


" Kamu harus ikut aku dulu. Cuma sebentar aja kok" paksa Reyhan


Diana hanya bisa diam dan pasrah pada perkataan Reyhan. Diana cemberut terus disepanjang perjalanan.


Tak lama mereka sampai di depan sekolah SMA. Itu adalah sekolah mereka dulu.


" Rey, kamu mau ngapain disini" tanya Diana heran


" Yuk turun " ujar Reyhan sambil membukakan pintu mobil


" Gak mau ah ini udah gelap ngapain kesini. Kamu aja yang masuk" balas Diana


Reyhan langsung menarik tangan Diana dan mengajaknya berjalan mengelilingi sekolah.


" Kamu apa-apaan sih Rey? Aku kan bilang gak mau kenapa dipaksa!" Pekik Diana kesal


Reyhan hanya tersenyum sambil terus berjalan. Sebelum masuk mereka meminta izin penjaga sekolah lalu mulai masuk dan berjalan-jalan di sekolah.


Disepanjang perjalanan setiap melewati tempat Diana terus saja terkenang kenangannya bersama Reyhan. Begitu banyak kenangan antara dirinya dan Reyhan disekolah itu. Diana pun tampak duduk dan diam.


" Kamu kenapa Na?" Tanya Reyhan yang kemudian duduk disebelah Diana


" Kamu ngapain ngajak aku kemari Rey? " Balas Diana dengan wajah datar


" Aku cuma kangen aja saat kita masih sekolah dulu makanya kemari" jelas Reyhan


" Kalau kamu kangen, kenapa gak kamu sendiri aja kemari? Kenapa aku harus ikut?" Seru Diana


" Ya aku pengen kamu nemanin aku Na dan ingat kenangan kita dulu" ujar Reyhan


" Rey! Udah lah kenapa sih kamu selalu bahas masalalu! Itu cuma masalalu Rey dan aku udah lupain semuanya. Aku harap kamu juga bisa lupain itu Rey" jelas Diana


" Aku gak akan pernah bisa lupain itu na sampai aku mati" balas Reyhan

__ADS_1


__ADS_2