
" Enggak rey, mana mungkin ibu kasih tau dia " sahut ratmi " Emang ada apa rey?"
" Zahra tau semuanya bu, dia tau kalau dia bukan anak kandung diana"
" Apa? bagaimana bisa rey?"
" Reyhan juga gak tau bu"
Mereka terlihat begitu khawatir begitupun diana yang sedari tadi tampak sedih.
Sementara itu dikediaman herman, jason dan ocha tampak duduk berjauhan disofa kamar.
" Kenapa belum tidur kamu?" tanya jason.
" Kamu aja duluan, aku mah belum ngantuk" sahut ocha.
" Yaudah kalau mau begadang, saya tidur duluan" ujar jason merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Sebenarnya ocha merasa mengantuk tetapi ia takut jason akan melakukan sesuatu padanya saat ia tidur.
Dasar cowok gak guna! udah tau aku cewek seharusnya dia tidur disofa lah tapi malah dia tidur diranjang enak-enakan batin ocha kesal.
Ponsel ocha tiba-tiba berdering dan itu merupakan panggilan dari adam.
Adam, ngapain dia telpon aku malam-malam begini? Aku gak boleh angkat telpon ini tapi kalau dia kenapa-kenapa gimana? batin ocha bimbang. Dia terlihat begitu bingung karena disatu sisi dia sangat mengkhawatirkan adam. Karena adam terus saja menelponnya akhirnya dia memutuskan untuk menerima panggilan adam.
' Halo'
' Akhirnya kamu angkat juga, aku kira kamu gak akan mau terima telpon aku lagi'
' Ada apa kamu nelpon aku malam-malam? aku sibuk sekarang kalau gak ada hal penting aku matiin ya'
' Cha, aku pengen banget ngobrol semalaman ini sama kamu. Aku tau ini malam pertama kamu sama suami kamu tapi entah kenapa aku sekarang pengen banget cerita-cerita sama kamu'
Aku juga dam, aku juga kangen cerita-cerita bareng kamu tapi aku gak bisa karena aku harus bisa ngejauhin kamu dam batin ocha.
' Maaf ya dam tapi aku gak bisa karena aku gak mungkin dong cuekin suami aku buat kamu'
' Oh yaudah kalau kamu emang gak bisa cha, maafin aku ya ganggu kamu. Aku cuma mau bilang kalau aku bakalan mundur dari dunia hiburan'
__ADS_1
' Apa? kenapa? '
' Aku rasa gak ada gunanya lagi aku lanjutin ini cha, aku ngelakuin semua ini demi kamu cha dan sekarang kamu udah milik orang lain cha. Semua ini terasa gak guna lagi cha jadi aku udah mutusin buat berhenti aja'
' Gak boleh adam! kamu gak boleh berhenti gitu aja dong. Kamu seharusnya bisa lebih semangat lagi adam. Aku gak mau ya kamu berhenti jadi publik figur cuma gara-gara aku. Pokoknya kalau kamu sampai berhenti, aku gak akan pernah mau bicara lagi sama kamu selamanya'
' Tapi buat apa cha? semuanya gak guna lagi untuk aku sekarang. Aku cuma mau kamu cha kalau kamu gak ada semua ini buat apa cha'
' Adam kamu dengerin aku baik-baik ya, diluaran sana masih banyak cewek yang lebih baik dari aku dam. Kamu jangan jadi gak gentleman gitu dong masa iya gara-gara aku doang langsung down gitu. Pokoknya kamu harus semangat terus dam'
' Aku gak mau yang lain cha, kamu tau sendiri kan cuma kamu yang aku mau'
' Adam, tolong ya kamu berhenti. Aku itu udah jadi milik orang lain dam. Kita gak mungkin biaa sama-sama lagi dam jadi aku harap kamu biaa mengerti itu'
' Oke cha, aku bakalan coba mengerti tapi aku punya permintaan sama kamu cha'
' Permintaan apa?'
' Kita tetap berteman kan dan kamu juga gak akan bersikap seolah-olah seperti musuh kalau ketemu aku'
Gak apa-apa kali ya kalau aku sama adam temenan, lagian itu gak akan ganggu kerjaan dia kan batin ocha.
' Iya aku janji cha. Oh ya, jason mana? dia gak marah aku telponan sama kamu'
Ocha kemudian melirik kearah jason yang sedang tertidur pulas. Dia melihatnya dengan kesal.
Dasar kebo! enak banget kayaknya dia tidur. Awas aja nanti bakalan aku kerjain kamu batin ocha.
' Jason, dia lagi mandi sekarang makanya dia gak tau kita telponan'
' Oh iya cha, aku boleh nanya lagi gak?'
' Nanya apa?'
' Kamu ketemu sama jason dimana? dan kenapa tiba-tiba mau nikah sama dia? apa yang buat kamu bisa suka sama dia cha?'
Sama sekali gak ada! aku malahan gedek banget adam sama nih anak tapi mau gimana lagi aku udah terikat perjanjian sama dia, aku gak bisa lepas dengan mudah adam. Ini semua juga demi kamu biar masa depan kamu bagus dam tanpa aku batin ocha.
__ADS_1
' Ocha, kenapa diam?'
' Dam, udah dulu ya. Kayaknya jason udah mau datang deh, aku tutup dulu. Bye'
Ocha langsung memutuskan telponnya yang membuat adam merasa sedih.
" Malam ini malam bahagia mereka tapi kenapa aku merasa begitu gak ikhlas ocha sama laki-laki itu. Aku tau dari sorot mata ocha kalau dia gak suka sama jason tapi kenapa mereka bisa menikah dan kenapa ocha bisa menyetujuinya ya" lirih adam yang merasa ada sesuatu yang aneh dibalik pernikahan ocha dan jason.
Tiba-tiba manager adam datang menghampiri adam.
" Mbak,ada apa kesini?" tanya adam terkejut.
" Mbak cuma mau bilang kalau kita harus keluar negeri besok dam"
" Tapi mbak aku kan lagi sakit masa iya mau pergi keluar negeri sih"
" Adam, apa kamu lupa ha? kita harus segera pergi untuk syuting iklan disana. Kamu juga udah janji sama mereka kan dam"
"Tapi mbak"
" Adam, kamu dengerin mbak ya. Jangan cuma gara-gara wanita kamu malas-malasan gini dam. Kamu itu artis profesional kan?"
" Iya mbak, aku bakalan berangkat besok"
" Gitu dong, mbak ambil penerbangan pagi ya. Kamu tenang aja mbak udah pilihin bangku VVIP buat kamu kok"
" Iya mbak"
" Yaudah mbak pergi dulu, kamu langsung tidur lho biar besok vit"
" Iya mbak"
Adam hanya bisa menuruti perkataan saudaranya karena dialah yang selalu ada bersama adam dan satu-satunya keluarga adam.
Dilain sisi ocha terlihat masih belum bisa tidur. Ide jail pun keluar dari otaknya. Dia segera mengambil beberapa peralatan make upnya.
" Dari pada gak ada kerjaan mendingan gue dandanin ni bocah kan kayaknya seru" lirih ocha pelan sambil mendekati jason yang tampak tidur sangat pulas.
__ADS_1
Dia kemudian mulai mengeluarkan makeupnya satu persatu dan mulai menggambar di wajah jason. Dia menahan tawa karena melihat hasil karyanya. Setelah selesai ocha kembali membereskan alat-alat make-upnya. Dia kemudian mencuci tangan lalu kembali ke sofa.
Ocha kemudian mengambil bantal dan selimut untuk tidur. Dia terlihat begitu mengantuk hingga akhirnya tertidur.