Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 61


__ADS_3

Setelah selesai pemakaman, tampak reyhan masih menatap makam tersebut. Ratmi tak tega melihat reyhan seperti itu tetapi ia selalu berusaha menguatkan hatinya untuk tidak mengatakan kebenarannya. Ratmi mendekati reyhan dan membujuknya untuk pulang.


" Rey, ayo nak kita pulang"


" Reyhan masih mau disini sebentar lagi bu"


" Tapi rey"


" Reyhan masih mau disini sebentar lagi bu"tegas reyhan.


" Yasudah kalau itu mau kamu nak, ibu juga akan menunggu disini"


" Ibu "


" Reyhan, ibu gak suka lihat anak ibu lemah begini. Ibu juga kehilangan diana rey, tapi ibu mohon coba untuk mengikhlaskan dia nak. Diana pasti juga gak mau lihat kamu begini" jelas ratmi.


Akhirnya reyhan pun mau pergi tapi ia tak ikut dengan ratmi melainkan pergi kesebuah bar yang terkenal di kota itu. Reyhan yang biasanya tidak pernah menyentuh alkohol sedikit pun kini telah menghabiskan tiga botol lebih alkohol. Dia selalu mengingat kenangannya bersama diana. Salah seorang pengawal segera memberi tau radit tentang kondisi reyhan.


' Halo pak radit'


' Ada apa?'


' Pak, sepertinya pak bos reyhan mabuk berat pak'


' Apa? Bagaimana mungkin? Pak bos kan paling benci dengan alkohol'


' Sepertinya pak bos sangat sedih atas kepergian nona diana pak'


' Kalian dimana? '


' Kami di bar d pak'


' Tunggu saya disana' ujar radit memutuskan telponnya lalu bergegas menuju bar d.


Sementara itu seorang gadis penghibur tampak mendekati reyhan dan berusaha merayu reyhan tetapi ia segera diusir oleh para pengawal reyhan. Dalam keadaan tak sadar reyhan selalu memanggil nama diana.


" Diana! Kenapa kamu ninggalin aku? Kamu gak boleh ninggalin aku na. Aku sayang banget sama kamu" pekik reyhan.


Sementara itu Karin tampak panik dirumah karena reyhan tidak mengabari sejak pulang dari pemakaman tadi. Ditengah kepanikannya Karin segera menelpon ratmi.


' Halo rat'


' Iya rin, ada apa ?'


' Rat, reyhan ada disana gak? Soalnya aku telponin dari tadi dia gak pernah angkat telpon aku rat'


' Lho, bukannya reyhan tadi langsung pulang ya rin sama kamu'


' Gak ada rat, dia tadi misah sama aku. Aku malahan ngira dia lagi disana rat'


' Dia gak ada disini rin. Yaudah coba aku telpon dulu ya mana tau dia mau ngangkat'


' Iya rat. Kalau udah dapat kabar dari dia kasih tau aku ya'

__ADS_1


' Iya rin' balas ratmi memutuskan telponnya lalu menelpon nomor reyhan tetapi tidak diangkat yang membuat ratmi khawatir.


Aduh anak ini kemana sih? batin ratmi panik dan terus mencoba menelpon reyhan.


Salah satu pengawal reyhan yang melihat ponsel reyhan berdering pun mengangkatnya.


' Halo'


' Halo rey'


' Mohon maaf buk, saya pengawalnya pak bos reyhan'


' Reyhan mana?'


' Pak bos...'


' Mana dia?'


Reyhan pun mengambil ponselnya yang berada ditangan pengawal tersebut.


' Halo diana, kamu dimana? Aku gak mau kamu tinggalin na! Aku sayang kamu Na. Kalau kamu gak ada buat apa aku hidup na, aku rindu kamu na. Jangan tinggalin aku diana!' seru reyhan lalu ponselnya pun terjatuh dan dia pingsan karena kebanyakan minum.


Mendengar perkataan reyhan membuat ratmi tak kuasa menahan tangisnya. Ia sangat tak tega melihat kondisi reyhan saat ini.


Ya tuhan apa yang harus ku lakukan? Aku juga ingin memberi tau reyhan tentang kebenaran diana tapi ini waktunya belum tepat karena diana masih belum pulih. Reyhan bisa-bisa jadi stress karena ditinggalkan oleh diana. Aku harus bagaimana? Batin ratmi.


Di bar, tampak radit datang untuk menjemput reyhan yang tak sadarkan diri.


" Siap pak radit"


Mereka segera menggotong reyhan kedalam mobil dan mengantarnya ke tempat karin.


Sesampainya karin sangat terkejut melihat kondisi reyhan yang kini pingsan dan tubuhnya yang dipenuhi bau alkohol. Reyhan segera digotong ke dalam kamarnya dan dibaringkan di atas ranjangnya.


" Reyhan kenapa?" tanya karin.


" Sepertinya pak bos reyhan terlalu banyak minum nyonya"


" Apa? Bagaimana bisa? Reyhan itu tidak pernah minum walaupun hanya sedikit"


" Mungkin pak bos sangat terpukul karena kepergian nona diana nyonya makanya dia melakukan hal ini"


Karin mengusap kepala putranya tersebut dengan lembut.


" Kami permisi keluar dulu nyonya" ujar para pengawal lalu pergi.


" Reyhan. Kenapa kamu begini nak? Mama gak tahan lihat kamu begini rey. Mama bisa terima semua kebencian yang kamu berikan ke mama tapi mama gak bisa lihat kamu begini rey" lirih karin pelan.


Karin menyuruh pembantunya untuk menyiapkan air hangat untuk membersihkan tubuh reyhan.


Dilain sisi ratmi pun pergi menjenguk diana di rumah sakit. Ia tidak membawa zahra karena zahra tadi masih tertidur. Sesampainya diruangan diana, ratmi menatap diana dengan seksama sambil mendekat kearah diana.


" Ibu" panggil diana.

__ADS_1


" Iya nak" balas ratmi.


" Ibu darimana aja Bu? Kenapa baru keliatan sekarang?"


" Kemarin ibu sibuk sayang, jagain zahra"


" Zahra? Siapa bu?"


" Ibu lupa memberitahu kamu tentang zahra sayang. Dia anaknya adik kamu indah, kamu sayang banget sama dia melebihi diri kamu sendiri"


" Aku punya adik Bu? Dimana dia? Kenapa ibu gak bawa dia sama zahra kesini?"


Bagaimana ibu bisa membawa adikmu yang telah meninggal dunia kemari diana batin ratmi sedih.


" Ibu kenapa? Apa diana salah bicara?"


" Gak sayang. Ibu gak apa-apa kok. Oh ya, kamu udah makan belum? Ini ibu bawain makanan kesukaan kamu"


" Pas banget bu, ini jam makan siang diana sekarang"


" Yaudah nih cobain" seru ratmi sambil memberikan makanan tersebut pada diana. Diana sangat lahap memakan makanan tersebut.


" Enak Bu" tutur diana.


Ratmi hanya tersenyum melihat diana, tetapi senyum itu seketika hilang saat ia memikirkan reyhan.


Bagaimana kondisi reyhan sekarang? batin ratmi cemas.


Ponselnya berdering dan itu merupakan panggilan dari karin. Ratmi pun pergi keluar untuk mengangkat telpon.


' Halo rin'


' Rat, reyhan udah pulang'


' Syukurlah kalau begitu rin'


' Tapi kondisinya sangat memprihatinkan rat'


' Maksudnya apa Rin?'


' Reyhan mulai kehilangan kendali rat. Dia mulai merusak dirinya sendiri'


' Maksud kamu apa rin? '


' Dia hari ini pulang gak sadarkan diri rat, dia baru pulang dari bar dan minum alkohol sangat banyak. Padahal sebelumnya reyhan tidak pernah menyentuh minuman itu rat dan pergi ketempat seperti itu. Aku takut dia akan melakukan hal-hal yang lebih parah lagi kedepannya rat'


' Kamu tenang aja rin, nanti aku bakalan coba nasehati dia ya. Aku yakin reyhan anak yang baik rin, dia pasti akan dengerin aku. Dimana dia sekarang?'


' Dia masih tidur rat. Nanti kalau sudah bangun aku bakalan kabarin ke kamu dan aku sangat berharap dia mau dengerin kamu'


" Ibu" panggil diana yang membuat ratmi segera menutup telponnya. Karin pun merasa kenal dengan suara tersebut.


Bukannya itu suara diana batin karin lalu ia mencoba menelpon ratmi tapi ponselnya tidak aktif.

__ADS_1


__ADS_2