Love Me My Ex

Love Me My Ex
S2 Part 73


__ADS_3

Maafin aku ya ca jadi bohong gini demi rencana aneh ririn batin diana merasa tak enak.


" Sayang" panggil reyhan yang membuyarkan lamunan diana.


" Iya rey"


" Sini"


" Ngapain?"


" Sini dulu, Cepetan"


Diana pun menurut saja dan langsung menghampiri reyhan. Reyhan segera menarik diana kedalam pangkuannya.


" Rey, kamu ngapain sih?"


" Aku mau ngasih tantangan sama kamu"


" Tantangan apa?"


" Coba kamu buka kata sandi komputer aku sekarang"


" Itu doang nih"


" Iya sayang"


" Kalau aku bisa gimana?"


" Aku bakalan nurutin apapun kemauan kamu sayang"


" Janji ya "


" Iya asalkan jangan minta pisah sama dekat dengan cowok lain"


" Hahaha gak mungkin lah rey aku minta itu"


" Yaudah coba buka"


Diana kemudian berpikir keras mencari tau apa password komputer reyhan.


" Kalau kamu kalah, kamu harus cium aku ya" bisik reyhan.


" Aku gak akan kalah rey, lihat aja" sahut diana. Sambil tersenyum dia kemudian membuka komputer reyhan dengan mudahnya. Reyhan tampak menggelengkan kepalanya karena password-nya baru saja ia ganti.


" Kok bisa?"


" Bisa dong"


" Padahal aku baru ganti password lho"


" Makanya kalau mau ganti password itu yang susah dikit dong"


" Gimana caranya coba na?"

__ADS_1


" Ya karena aku tau rey password kamu itu gak akan jauh-jauh dari tanggal lahir aku, tanggal jadian kita sama tanggal pernikahan kita ya kan?"


Reyhan kemudian tersenyum mendengar penjelasan diana.


" Iya deh kamu memang selalu bisa ya na, sekarang kamu mau minta apa?"


" Untuk sekarang sih belum ada rey tapi permintaannya boleh disimpan dulu kan buat kapanpun aku pengen"


" Iya deh terserah kamu sayang"


" Permisi pak bos" ujar seseorang dari luar yang membuat diana segera berdiri dan berpindah duduk ke sofa.


" Masuk " ujar reyhan.


Tampak clarisa datang sambil membawa beberapa dokumen ditangannya. Diana terus saja menatap kearah clarisa yang hanya menggunakan rok mini yang sangat pendek dan kemeja.


Clarisa gak pernah berubah ya walaupun dia udah nikah masih aja suka pakai baju kekurangan bahan begitu batin diana.


Clarisa dan reyhan terlihat sangat serius membahas proyek mereka. Tak lama radit juga datang membawa beberapa dokumen juga. Diana hanya menggelengkan kepala.


" Excuse me" ujar seseorang yang pakaiannya terlihat jauh lebih sexy dibandingkan clarisa.


" Miss vela" ujar radit yang tampak menyambutnya. Vela kemudian menyalam radit lalu mencium pipi kanan dan kiri radit begitupun dengan reyhan. Clarisa yang memegang dokumen ditangannya tampak kesal melihat suaminya begitu. Begitupun diana, wajahnya seketika berubah menjadi geram melihat wanita tersebut.


Nih cewek maksudnya apaan sih? udahlah pakaian kekurangan bahan sekarang pakai cupika cupiki ssgala sama laki orang batin diana kesal.


" Miss vela, ada gerangan apa langsung datang ke ruangan saya?" tanya reyhan.


" Sebenarnya saya merasa sangat boring diruangan rapat makanya saya langsung kemari"


" It's ok reyhan, saya kesini cuma mau ajak kamu makan siang aja sekalian berbicara tentang proyek kita kan dari pada diruang rapat sepertinya akan membosankan sekali lebih baik diluar sambil makan kan"


" Tentu miss jika itu yang miss mau"


Melihat sikap hangat reyhan pada wanita tersebut membuat diana mengernyitkan dahinya.


" Oke, reyhan kalau gitu kamu pilih tempat ya, saya tunggu 10 menit "


" Oke miss"


Vela kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut. Saat reyhan menatap kearah diana, ia tampak menatap reyhan dengan wajah tak suka sementara clarisa juga begitu menatap suaminya.


" Pak bos, ini dokumennya tinggal ditandangani saja"


" Baik clarisa"


" Kalau begitu saya dan radit permisi dulu pak bos"


Clarisa segera mencengkeram tangan radit kuat dan membawanya keluar sambil tersenyum dengan terpaksa. Diana kemudian menutup pintu ruangan reyhan.


" Wah, kayaknya kamu dekat banget sama klien yang tadi ya. Mau makan siang bareng lagi"


" Sayang, aku sama vela cuma sebatas rekan kantor aja kok. Dia memang gampang bosan orangnya makanya dia ngajak keluar. Lagian aku kan sama dia bukan berdua aja nanti juga ada radit kan sayang"

__ADS_1


" Eleh.. ngeles aja. Sebenarnya kamu pengen berduaan aja kan sama dia rey, apalagi pakaiannya kekurangan bahan gitu. Apa kamu gak bisa cari klien yang pandai nutup tubuhnya apa rey. Gak klien sama sekretaris umum sama aja pakaiannya, kekurangan bahan" jelas diana.


" Sayang, itu bukan kekurangan bahan tetapi emang trend berpakaian sayang dan aku kan sama dia juga cuma rekan kerja bukan siapa-siapa dia sayang, gak mungkin dong aku ngatur-ngatur cara berpakaian dia sayang"


" Bilang aja kamu seneng kan lihat gaya pakaian dia begitu"


" Astaga! sayang, kamu kalau cemburu emang aneh ya"


" Siapa yang cemburu? aku gak cemburu ya, aku cuma gak suka aja"


" Ya kan sama aja sayang"


" Beda rey"


Reyhan kemudian langsung menarik diana kedalam pelukannya dan ******* bibir diana dengan lembut. Diana tampak terdiam dan menatap reyhan.


" Rey, kamu ngapain sih?"


" Buat kamu diam sayang"


" Emang harus begitu ya?"


" Iyalah, cara membuat istri diam dengan cara yang romantis. Udah ya jangan kesal lagi, kamu kan tau sendiri kalau aku sayangnya cuma sama kamu doang. Satu-satunya wanita yang selalu buat aku bahagia dan sumber kebahagiaan aku cuma kamu seorang na" jelas reyhan yang membuat diana tersenyum-senyum sendiri.


" Gombal kamu rey, yaudah cepetan sana pergi rapat"


" Kamu gak ikut"


" Ogah. Kamu aja sana tapi jangan lama-lama ya terus nanti beliin aku makanan juga ya sandwich sama boba terus aku juga mau pecel ayam sama puding ya"


" Itu aja"


" Iya"


" Yaudah, kamu tunggu aku disini ya"


Sementara itu diruangan clarisa tampak sedang mengomeli radit perihal tadi.


" Dit, seharusnya kamu kan bisa nolak miss vela tapi kenapa kamu malah mau aja sih dicium sama dia. Apa jangan-jangan kamu senang ya dicium dia?"


" Sayang, kamu kan tau tadi miss vela sendiri yang nyosor jadi aku gak bisa ngehindar gara-gara dia datang tiba-tiba"


" Gak usah banyak alasan dit, pokoknya malam ini kamu gak boleh seranjang sama aku. Kamu harus renungin kesalahan kamu itu" tegas clarisa lalu pergi meninggalkan radit.


Kayak bisa aja tidur tanpa aku peluk kamu cla, kita lihat aja nanti batin radit tertawa.


Dilain sisi caca tampak sudah tiba dicafe pelangi tetapi ia tidak menemukan diana dimeja yang disebutkan malah melihat seorang pria yang memakai topi dan masker serta kacamata.


Jangan-jangan aku salah alamat tapi sesuai pesan diana bener ini kok alamatnya batin caca. Dia kemudian mendekati pria tersebut.


" Permisi pak, anda salah bangku gak soalnya ini meja yang dipesan sama teman saya" ujar caca spontan. Pria tersebut tampak memandangi caca dari ujung ke ujung yang membuat caca menatap dirinya juga.


" Kamu caca kan"ujarnya.

__ADS_1


" Lho kok kamu tau" sahut caca heran.


__ADS_2