
Seorang wanita tampak mendekati sahabat jason dan langsung menamparnya dengan keras. Hal itu membuat banyak mata menatap kearah mereka.
" Anda gila ya berani nampar saya ha! anda tidak tau siapa saya?" pekiknya kesal.
" Kamu gak kenal aku ha! " balas wanita tersebut yang terlihat begitu kesal melihat wanita yang begitu dekat dengan suaminya.
" Saya gak kenal kamu, pergi dari sini" pekiknya.
" Kamu beneran gak kenal aku mas, ini aku istri kamu" ujarnya dengan geram. Mereka kemudian berdebat dengan hebat. Melihat keramaian membuat ocha penasaran dan segera kesana. Saat melihat seorang wanita terus mendekati jason dan duduk dipangkuannya membuat ocha geram. Ia segera mendorong wanita tersebut dan menamparnya.
" Mau ngapain kamu ha?"
" Lo yang mau apa? ini cowok jatah gue jadi gak usah ganggu deh lo" jawab wanita itu sinis.
" Jatah kamu. Hello mbak sadar dong, kamu tau dia itu suami saya dan saya punya buktinya" sahut ocha yang membuat wanita itu segera pergi meninggalkan mereka. Ocha segera memapah jason dan membawanya keluar.
" Dasar bego banget sih lo! ngapain coba minum-minum disini kalau ada apa-apa bisa jadi masalah kan buat semuanya" lirih ocha kesal. Jason tak menjawab dan malah memeluk ocha dan menciumi leher ocha. Hal itu membuat ocha segera mendorong jason hingga jatuh.
Ni anak lagi mabuk parah deh kayaknya, kalau aku dekat-dekat sama dia bisa habis gue diterkam sama dia batin ocha takut. Seorang pria datang mendekati ocha.
" Ocha, kamu gak apa-apa kan?" ujarnya sambil memeriksa ocha.
" Kamu siapa ya? ngapain sok dekat sama aku. Jangan macam-macam kamu ya"
" Ini aku adam"
Ya ampun belum kelar masalah jason dan sekarang ada adam disini. Lengkap deh masalah gue gara-gara jason bego ini batinnya semakin kesal saja. Dia kemudian memapah jason kembali. Jason yang terpengaruh obat terus saja berusaha untuk menciumi ocha. Hal itu membuat adam sangat geram dan tidak terima.
" Cha, aku bisa bantu kamu kok bawa dia ke hotel. Lagian kita searah kan"
" Gak perlu dam, aku bisa kok bawa suami aku sendiri ke hotel"
" Ocha, ini udah malam lho dan jason juga mabuk kan. Kebetulan mobil aku ada disana makanya aku mau bawa kalian pulang. Aku gak ada niat lain kok"
" Yaudah kalau kamu maksa"
__ADS_1
Mereka segera menuju mobil adam. Ocha duduk dibelakangnya bersama jason. Jason terus saja menciumi ocha hingga meninggalkan beberapa bekas ciuman pada lehernya. Ocha berusaha menahan tangan adam yang semakin nakal saja.
Cepetan nyampai dong, ni anak makin menjadi-jadi aja nih batin ocha.
Tak lama kemudian mereka sampai dan ocha segera membawa jason kedalam kamar. Dilift saat melihat ocha tak nyaman memegang jason, adam segera mengambil adam dan memapahnya.
" Kamu ngapain dam?"
" Kamu pasti capekkan, biar aku tolongin megang dia ya"
" Makasih dam"
" Ngomong-ngomong kalian ngapain kebar sih?"
" Itu... aku sama jason kesana mau happy-happy aja kan ini honeymoon kami"
"Happy-happy? kamu yakin? aku tau kamu cha, kamu gak suka tempat kayak gitu"
Adam kok jadi cerewet banget sih sekarang? mau jawab apa lagi coba. Gak mungkin gue bilang kalau gue kesana mau jemput jason kan bisa ketahuan semuanya nanti. Ayo ocha, berpikir keras ayo batinnya.
Mau sampai kapan kamu bohong cha? aku tau pasti ada sesuatu yang salah disini cha. Aku tau kamu bukan wanita kayak gitu, aku akan pastiin bahwa jason brengsek ini memang bukan cowok yang baik buat kamu cha batin adam.
Sesampainya dikamar hotel, ocha langsung masuk dan mengunci pintunya. Dia kemudian membawa jason ke kamar mandi dan mengguyurnya dengan air.
" Sadar bego! ayo sadar!" pekik ocha.
Setelah beberapa lama akhirnya jason merasa kedinginan karena ocha merendamnya dalam bath up.
" Ocha! kamu apa-apaan sih? ngapain ngerendam aku disini ha?" pekik jason yang menggigil kedinginan.
" Udah sadar kamu ha"
" Emang aku kenapa?"
" Pakai nanya segala lagi, kamu tu ya emang super duper ngeribetin banget. Kamu tau tadi mama telpon dan dia bilang ada perlu penting sama kamu makanya aku kesana nyusul kamu eh kamu malah asyik sama wanita gak bener disana" seru ocha kesal.
__ADS_1
" Mama. Ada apa?"
" Mana aku tau, mama mau bicara sama kamu bukan aku"
" Oh ya, kamu kok bisa tau aku dibar. Perasaan aku kan gak kasih tau kamu kalau aku kesana, kenapa kamu malah bisa kesana dengan cepat ya?"
Mati gue! harus jawab apa nih? kalau dia tau gue nyadap ponsel dia kan gak seru bisa-bisa jadi masalah nih batin ocha cemas.
" Ya aku itu... aku kesana karena kan kamu yang ngasih tau aku sebelum pergi" ujar ocha berusaha agar tidak tampak panik.
" Aku ngasih tau kamu? kapan?"
" Mungkin gara-gara mabuk makanya kamu lupa kali. Kan kamu sendiri yang ngasih tau aku sebelum pergi"
" Apa iya? tapi kok" belum selesai jason berbicara ocha langsung memotongnya.
" Udah deh jason, kita gak usah bahas ini ya mendingan sekarang kamu keluar dan pakai baju terus telpon mama"
" Yaudah"
Ocha kemudian memberikan handuk pada jason. Saat jason berdiri dari bathup tampak tubuhnya yang kekar terlihat oleh ocha.
" Ocha" panggilnya.
" Iya, Apa?"
" Kamu ngapain masih disini, aku mau ganti pakaian lho. Apa kamu mau lihat aku ganti pakaian atau mau nolongin aku mungkin?"
" Apaan sih kamu? aku mau keluar kok" sahutnya lalu segera bergegas keluar. Dia kemudian menatap ponselnya dan terlihat pesan wa dari mamanya.
Mama mertua : Ocha, mama gak jadi bicara sama jason ya nak soalnya masalah mama udah selesai disini. Kalian bersenang-senang aja ya nak, semoga secepatnya kalian bisa ngasih mama cucu yang lucu-lucu ya. Mama sangat berharap dari kalian nak
Me : Iya ma
Membaca pesan dari mama jason membuatnya merasa sangat sedih. Mama jason sudah lama sekali mendambakan seorang cucu tetapi karena kakak jason tidak bisa memberikannya, dia sangat berharap pada putranya.
__ADS_1
Kasihan sih tapi maafin ocha ma, ocha juga gak bisa nurutin harapan mama. Ocha sama jason cuma sementara aja ma dan kami juga bakalan pisah jadi maafin ocha ya ma batin ocha sedih. Dia kemudian menatap dirinya dikaca dan menatap tajam kearah lehernya.