
Setelah selesai makan, mereka kembali duduk diruang tamu. Kini rere tampak duduk disebelah ayahnya.
" Papi" ujarnya lembut.
" Ada apa re? deket-deket gini pasti ada maunya kan" sahut papanya menebak.
" Papi, rere kan bentar lagi ulang tahun nih. Bisa gak papi undang adam buat datang ke acara ulang tahun rere pi. please..." pinta rere yang sangat berharap ayahnya menyetujui keinginannya tersebut.
" Re, kamu kan tau sendiri seperti apa jadwal adam itu. Apalagi dia sekarang sedang berada dipuncak kariernya. Mana mungkin dia bisa sayang, minta yang lain aja ya"
" Tapi rere maunya adam pi. Kalau papi gak bisa datangin adam, rere bakalan ngambek sama papi. Gak akan mau bicara sama papi lagi" serunya lalu pergi menuju ke kamarnya.
Ayahnya hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap putrinya tersebut. Dia sebenarnya sudah berada pada usia yang pantas untuk menikah tetapi ia masih saja sibuk dengan idol-idol kesayangannya.
" Jason, kamu bantu uncle lah tolong nasehatin si rere itu biar bisa cepat nikah. Dia seharusnya sudah menikah seperti kamu tetapi karena dia selalu sibuk dengan idol-idol gak jelas dia itu yang buat dia gak pernah mikirin pacaran atau menikah"
" uncle kayak gak tau aja gimana rere? mana mau dia dengerin jason. Dia kan keras kepala uncle"
" Jason, kamu coba bicara deh sama dia nak. Kamu kan lumayan dekat sama dia dari dulu, mungkin dia mau dengerin kamu nak" pinta cindy.
" Iya deh aunty ntar jason coba ya"
Mau ngomong apaan coba? aku disini malah kayak orang bego aja gak ada kerjaan. Hp sama jason lagi jadi tambah boring banget disini batin ocha merasa begitu bosan karena dia hanya diam saja seperti patung mendengar mereka berbincang.
Tak lama ponsel ocha berbunyi lagi yang membuat jason merasa geram.
" Sebentar ya aunty, aku angkat telpon dulu" seru jason lalu pergi agak menjauh untuk mengangkat telpon dari adam.
' Halo Cha, akhirnya kamu angkat juga. Kamu lagi apa cha? udah makan belum?'
__ADS_1
' Gak usah banyak bacot deh lo. Lo gak tau malu banget sih masih aja gangguin istri orang'
' Jason, kenapa ponsel ocha ada sama lo? ocha mana?'
' Bukan urusan lo dimana istri gue. Ini peringatan terakhir gue ya buat lo, kalau sampai lo berani sekali lagi lo gangguin istri gue awas aja lu'
' Berani apa lo ha? Lo itu cuma cowok pengecut dan brengsek'
' Jangan sembarangan bicara lo ya! asal lo tau lebih baik lo lupain ocha mulai sekarang karena dia itu istri gue dan satu lagi gue juga udah nikmatin semua yang ada sama ocha termasuk keperawanannya jadi apa lo benar-benar mau sama bekas gue ha!'
' Lo dengerin gue baik-baik ya, walaupun ocha sekarang nikah sama lo tapi gue yakin dia gak akan pernah ngelakuin itu sama lo karena dia cuma bakalan ngasih seluruh hidupnya buat orang yang dia cintai bukan brengsek kayak lo jadi lo gak usah ngarang-ngarang cerita deh buat gue jauhin ocha karena lo gak akan berhasil bro'
Kurang ajar nih anak! berani banget dia ngeremehin gue, lihat aja apa yang bakalan gue lakuin. Gue pasti bisa dapatin apapun yang gue mau batin jason.
' Terserah lo aja sih mau percaya atau enggak sama gue tapi ini kebenarannya bro kalau lo masih gak percaya ntar lo bisa tanya sama istri kesayangan gue. Lo bakalan tau gimana kami berdua ngabisin waktu yang sangat indah itu dan gue harap lo bakalan kuat ya dengerinnya dari ocha langsung. Lo juga harus terima kalau lo itu cuma masalalu dia dan gue sekarang masa depannya jadi gak usah ganggu kami lagi karena kami udah bahagia berdua'
Jason kemudian memutuskan panggilan tersebut dan mematikan ponsel ocha. Dia terlihat begitu kesal akan kata-kata adam yang meremehkan dirinya.
" Jason " panggilnya.
" Ocha, kamu ngapain kesini?"
" Ponsel aku mana? kamu ngapain sih ngambil-ngambil ponsel aku segala. Sini balikin!" pinta ocha dengan raut wajah kesal.
" Enggak bisa" tolak jason.
" Kenapa? itu ponsel aku dan aku punya hak atas ponsel itu ya. Sini balikin jason"
" Gak bisa ocha, ponsel kamu rusak"
__ADS_1
" Apa? rusak? kok bisa, perasaan tadi baik-baik aja. Kenapa tiba-tiba rusak ha?" seru ocha terkejut.
" Aku gak sengaja ngejatuhinnya tadi tapi kamu tenang aja aku bakalan ganti yang baru kok. Untuk sementara kamu pakai ponsel aku aja ya" sahut jason memberikan ponselnya pada ocha.
" Buat apa jason? gak ada gunanya juga sama aku"
" Kamu pegang aja mana tau berguna nanti" ujar jason segera pergi untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan ocha. Dia kembali keruang tamu dan ocha kemudian mengikutinya dari belakang sambil memegang ponsel jason.
Saat jason sedang berbincang-bincang dengan cindy dan suaminya. Ocha kemudian membuka ponsel jason yang saat itu tidak ia pasangi password. Ocha melihat media sosial milik jason. Dia terkejut melihat pengikut jason yang begitu banyak dan juga pesan-pesan yang tak pernah dibuka oleh jason.
Cewek sebanyak ini yang naksir dia tapi malah suka sama bini orang. Emang dasar giant aneh ni anak batin ocha.
Saat baru saja on tiba-tiba begitu banyak notifikasi pesan masuk kedalam ponsel jason. Untung ocha sudah mematikan nadanya agar tidak kedengaran oleh jason.
Dia kemudian melihat satu persatu pesan tersebut.
Cicia_12 : Hai jason, apa kabar? akhirnya kamu on juga ya. Aku selalu nunggu kamu balas pesan aku lho, Ini nomor aku ya 0812xxxxxxxx kalau kamu punya waktu hubungin aku ya... dari pengagummu
Membaca satu pesan saja membuat ocha merasa sangat geli. Ia kemudian keluar dari aplikasi tersebut dan berdalih ke galeri diponsel jason. Disana dia hanya melihat ada beberapa foto jason dan foto saat mereka akad nikah.
Kenapa dia nyimpan foto ini ya? aku aja bahkan udah menghapusnya tapi dia masih aja nyimpan nih foto. Apa mungkin dia lupa ya? batin ocha.
" Ocha sayang, kamu lagi lihat apaan sih kok serius banget kayaknya?" tanya jason tiba-tiba yang membuat ocha segera mematikan layar ponsel jason.
" Gak ada, cuma lihat story aja kok sayang. Oh ya, toilet dimana ya sayang soalnya aku pengen ketoilet"
" Yaudah yuk aku anterin"
" Ya ampun pasangan muda ini romantis banget ya sampai-sampai ketoilet aja harus ditemanin " seru ayah rere.
__ADS_1
" Istri jason emang manja banget orangnya uncle, iyakan sayang?" ujar jason menatap sambil tersenyum pada ocha.
" Iya sayang" jawab ocha sambil tersenyum walaupun sebenarnya terpaksa.