
Hingga akhirnya acara zahra dimulai tapi tak terlihat kedatangan diana dan reyhan m Hal tersebut membuat zahra sedih dan ia tetap menjalankan tugasnya dengan wajah sedih. Sementara ratmi berusaha menghubungi nomor reyhan dan diana.
Reyhan sama diana kemana sih? mereka kan udah janji sama zahra buat datang tapi sampai sekarang batang hidungnya aja gak kelihatan batin ratmi.
Dilain sisi ocha terlihat begitu bingung kenapa dia malah harus menyetujui permintaan jason payah itu. Ia tampak duduk melamun dibutik tempat ia bekerja. Seorang wanita paruh baya tampak menepuk meja dengan keras yang membuat lamunan ocha buyar seketika.
" Tante, ada apa?" tanya ocha.
" Ada apa kamu bilang ha! Kamu punya otak gak sih cha. Laki-laki yang semapan adam dan sepopuler dia kenapa bisa-bisanya kamu putusin ha?" sahut tantenya yang terlihat kesal.
" Tante tau darimana?"
" Kamu pikir masalah sebesar ini tante gak akan tau ha! tadi pagi adam datang kerumah dan bilang semuanya ke tante. Kamu ini ya emang selalu aja buat masalah. Kamu jangan lupa ya cha adam itu udah membantu kita banyak seharusnya kamu berpikir dong bukannya malah seperti ini jadi wanita gak tau diri seperti almarhum ibu kamu"
" Cukup tante! Tante bisa ngehina aku apa aja tapi aku gak akan terima kalau tante hina ibu aku"
" alah gak usah banyak bicara kamu cha. Kamu tau, kamu sama ibu kamu itu sama-sama tukang nyusahin aja dalam keluarga saya. Masih untung kamu masih mau kami rawat, eh gedenya malah gak tau diri kayak gini" hina tantenya yang membuat hati ocha begitu sakit. Tantenya memang tidak menyukai ocha, dia menerima ocha karena suaminya saja. Butik yang dikelola ocha pun milik tantenya. Karena suami tantenya sakit-sakitan maka dia harus menjaga butik tersebut sementara tantenya mengurus suaminya.
" Ocha kamu dengarin saya baik-baik ya! Pokoknya kamu harus balikan lagi sama adam karena dia itu pria baik sekaligus kaya ocha. Kamu seharusnya bersyukur dapat dia bukan malah menyia-nyiakannya" timpal tantenya lagi.
" Enggak! aku gak akan balikan sama dia tante"
" Dasar wanita bodoh! Sudah dikasih hidup enak tapi malah ditolak "
" Terserah tante mau bilang apa tapi ocha gak akan pernah balik sama adam " jelas ocha lalu pergi meninggalkan tantenya.
" Dasar anak keras kepala! sia-sia saja aku selama ini pura-pura baik sama dia" lirih tantenya kesal.
Ocha yang keluar dengan wajah kesal tampak memberhentikan taksi. Dia kini bingung pada dirinya sendiri dan merasa sangat kacau. Tiba-tiba ponselnya berdering yang membuat ocha segera menatap layar ponselnya.
" Nomor siapa ini?" lirih ocha bingung karena tak mengetahui itu nomor siapa. Dia kemudian menggeser ikon hijau ponselnya untuk menerima panggilan.
' Halo'
' Halo gadis murahan'
Ini kan cowok brengsek itu! dapat nomor aku dari mana dia batin ocha.
' Ngapain kamu nelpon ha!'
__ADS_1
' Santai dong, jangan emosi. Saya butuh kamu sekarang juga'
' Mau apa ha? aku sibuk gak bisa diganggu'
' Kita harus cari baju pernikahan kan'
' Apa? secepat ini!'
' Iyalah, kayak gak tau papa saya aja kamu. Pokoknya dalam 15 menit kamu harus ada dicafe bintang'
' 15 menit! kamu gila ya. Cafe itukan jauh'
' Pokoknya saya gak mau tau, kamu harus sampai disini soalnya papa sama mama mau bincang-bincang banyak sama kamu'
' Aku sibuk, gak bisa ketemu sekarang jason. Lagian mau nikah kenapa harus ngebet gini sih'
Jason langsung memutuskan telponnya. Ocha tak mempunyai pilihan lain dan segera menuju cafe tersebut. Tampak disana keluarga jason sudah berkumpul.
Astaga rame banget disini batin ocha. Lalu ocha melihat pakaian lusuh yang ia kenakan sangat berbeda dengan pakaian mereka. Istri herman tampak mendekati ocha.
" Ocha sayang, kenapa berdiri aja sayang? ayo duduk sama-sama disana" ajak ibunya jason.
" Kok tante sih nak, panggil mama aja ya. Sebentar lagi kamu sama jason kan menikah jadi tante juga bakalan jadi mama kamu dong"
" Iya tan.. eh mama maksudnya" sahut ocha. Dia kemudian duduk disebelah jason yang terlihat begitu keren menggunakan jas.
" Jadi ini calon adik ipar aku pa" ujar salah seorang wanita.
" Iya el, namanya ocha
" Akhirnya dek, lu nikah juga ya. Gue kira bakalan gak nikah-nikah lagi lu"
" Apaan sih kak? cowok seganteng gue siapa sih yang berani nolak" ujar jason dengan percaya diri yang begitu tinggi.
Ya ampun! ni cowok brengsek pede banget ya. Bentukan kaya dia gini mah banyak dipasar batin ocha menatapnya tajam. Jason kemudian menatap ocha yang membuat ocha segera memindahkan pandangannya. Herman kemudian mengenalkan keluarganya pada ocha.
" Ocha, ayah sama ibu kamu gak ikut?" tanya herman yang membuat raut wajah ocha agak sedih.
" Ayah sama ibu saya udah meninggal om.. eh papa. Saya tinggal sama tante dan om saya "
__ADS_1
" Oh.. maaf ya saya jadi buat kamu sedih"
" Gak apa-apa pa"
" Om sama tante kamu dimana?"
" Mereka ada dirumah pa"
" Pekerjaan mereka apa?" tanya kakak jason.
" Keluarga kami punya butik kak yang saya kelola karena om saya sakit-sakitan dirumah jadi tante yang jagain om"
Jason tampak memandang iba pada ocha.
Kenapa gue jadi kasihan ya sama ni anak? ah ni anak pasti sengaja ngerekayasa hidupnya biar orang tua gue terkesan. Ya kali perempuan murahan kayak dia jadi perempuan baik-baik. Tingkahnya aja gak meyakinkan banget batin jason menduga-duga.
Setelah selesai pertemuan tersebut, jason dan ocha tampak segera menuju ketempat wedding organizer pilihan mama jason.
Diperjalanan ocha tampak menjaga jarak dari jason.
" Acting kamu keren juga ya cha"
" Maksud kamu apa?"
" Yang kamu bilang tadi udah kamu hapalin semalem kan"
" Maksud kamu?"
" Yaelah gak usah muna cha, saya tau tipikal cewek kayak kamu pasti cuma mau uang kan makanya ngerangkai kata-kata kayak tadi tapi bagus sih jadinya papa gak curiga sama pernikahan ini" jelas jason.
Ocha yang geram segera melayangkan tangannya ke wajah jason.
" Ocha! Kamu gila ya!" bentak jason.
" Dengerin saya baik-baik ya. Walaupun saya miskin, saya gak akan pernah merendahkan diri saya didepan orang lain apalagi bercerita bohong jadi tolong jaga mulut kamu itu baik-baik. Pikir dulu pakai otak kalau mau bicara" jelas ocha.
" Alah gak usah sombong kamu cha. Mau kamu jelasin bagaimanapun tentang kamu, saya gak akan percaya karena saya tau kamu siapa. Dengan sikap kamu pada saya dirumah sakit, saya tau kamu bukan wanita baik-baik ocha. jadi gak usah sok baik depan saya" sahut jason.
Ocha semakin geram saja mendengar perkataan jason yang membuat dirinya emosi.
__ADS_1