Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 52


__ADS_3

" Rat, apa kamu ingat janji kita dulu?" Ujar karin.


" Janji yang mana rin?"


" Kita pernah berjanji akan menikahkan anak kita berdua rat. Dan aku mau kamu juga menepati janji itu begitupun aku"


" Maksud kamu apa rin?"


" Bagaimana kalau kita menikahkan reyhan dan diana?"


" Apa kamu bercanda rin? Bukankah kamu kemari mau mengundang aku untuk datang ke pernikahan reyhan dan tika"


" Aku gak bercanda rat, setelah aku pikir-pikir sebaiknya reyhan dan diana menikah rat karena mereka saling menyayangi dan mencintai"


" Lalu bagaimana dengan tika rin?"


" Aku tau semula aku akan menikahkan reyhan dengan tika karena itu merupakan pilihan papanya reyhan dan aku kira reyhan juga bahagia karena itu, tapi setelah mendengar perkataan kamu aku tau bahwa orang yang bisa mengubah reyhan yang tadinya dingin dan cuek pada setiap orang tetapi bersikap sebaliknya adalah diana. Aku juga melihat beberapa kali reyhan tidak pernah bisa marah atau pun cuek pada diana. Aku yakin rat, tika bakalan ngerti ini. Nanti aku yang akan jelasin semuanya sama dia" jelas karin.


" Apakah kamu serius rin? Atau aku sedang mimpi sekarang. Aku gak nyangka kita bakalan jadi besan beneran" balas ratmi memeluk karin.


Sementara itu reyhan tampak duduk diam didalam mobil.


" Mau sampai kapan kamu duduk didalam sini rey? Mending masuk aja yuk" ajak diana yang duduk disebelahnya.


" Aku gak akan kesana selama mama masih ada disana!"


" Reyhan, kamu jangan kayak anak-anak gini dong. Ingat kamu itu udah dewasa lho jadi kalau ada apa-apa itu dihadapin bukan malah lari kayak gini"


" Diana, kamu tau kan kalau liat dia itu buat aku selalu emosi dan ingat saat aku nyakitin kamu na. Kamu tau juga kan kalau aku gak bisa marah dihadapan kamu"


" Rey, apa aku boleh nanya sesuatu?"


" Apa?"


" Alasan kamu nyakitin aku dulu kenapa rey? Dan kenapa kamu juga tersakiti padahal kan kamu yang ninggalin aku rey"

__ADS_1


" Kenapa kamu nanya itu tiba-tiba"


" Ya aku penasaran aja rey karena kamu yang bilang lho tadi kamu juga merasa tersakiti saat ninggalin aku"


Apa aku jujur aja sekarang sama diana? Batin reyhan.


Reyhan menatap diana tajam kemudian ia mengambil napas dalam dan membuangnya perlahan lalu mulai berbicara.


" Iya aku juga merasa sakit na saat aku bilang begitu ke kamu"


" Kalau kamu merasa begitu kenapa kamu ninggalin aku rey?"


" Ini semua demi kamu juga na. Demi kebaikan kamu"


" Kebaikan aku. Maksudnya apa rey? Aku gak ngerti"


" Jadi sebenarnya waktu itu hubungan kita gak pernah aku kasih tau sama papa karena aku tau papa gak akan pernah setuju sama hubungan kita na. Awalnya semuanya kita jalanin dengan baik dan bahagia tetapi suatu hari papa tau sama hubungan kita na. Papa nyuruh aku milih melanjutkan hubungan dengan kamu atau ninggalin kamu na. Aku milih buat tetap lanjut sama kamu tapi papa ngancam aku na kalau aku masih tetap ngelanjutin hubungan kita papa bakalan ngelakuin apa aja buat kita pisah na. Semula aku emang bisa bertahan tapi saat papa ngancam akan hancurin keluarga kamu, disitu aku jadi sulit memilih na. Aku tau papa orangnya nekad ngelakuin apapun agar tujuannya tercapai jadi untuk menghindari kamu dan keluarga kamu disakitin aku mutusin buat ninggalin kamu na" jelas reyhan.


Apa? Jadi selama ini reyhan juga ngalamin rasa sakit yang sama dengan aku. Ya tuhan aku salah telah membenci dia selama ini padahal dia ngelakuin semua itu buat aku batin diana sedih.


Diana lalu memeluk reyhan erat sambil meneteskan air matanya.


" Kamu tau na setelah aku mimpin perusahaan papa aku selalu cari keberadaan kamu tapi aku gak pernah ketemu hingga akhirnya kita ketemu dirumah sakit dan kamu tau betapa senangnya aku ketemu kamu walaupun aku hanya melihat kebencian kamu yang ada pada ku"


" Kamu emang bodoh rey? Aku benci sama kamu"


Reyhan hanya tersenyum mendengar perkataan diana. Hati reyhan begitu lega setelah memberitahu kebenaran tersebut pada diana.


" Diana, aku sayang banget sama kamu. Aku juga udah pernah janji kan aku gak akan pernah bisa mencintai orang lain kayak aku mencintai kamu soalnya cuma kamu satu-satunya yang ada dihati aku selama ini" jelas reyhan.


Aku juga sayang banget sama kamu rey batin diana.


" Kalau emang cuma aku dihati kamu kenapa kamu terima pertunangan sama tika?" Ujar diana melepaskan pelukannya.


" Kamu kan tau aku paling gak bisa nolak keinginan papa na, aku ngelakuin itu karena permintaan papa na tapi sebenarnya cewek yang sebenarnya selalu aku inginkan ada disamping aku itu kamu na" jelas reyhan yang membuat diana tersenyum.

__ADS_1


Tiba-tiba radit datang menghampiri mereka.


Radit kenapa sih selalu ganggu momen aku aja batin reyhan kesal.


" Permisi pak bos"


" Ada apa dit?"


" Pak bos, saya mendapatkan info bahwa penculik zahra itu adalah maminya tika dan tika juga sepertinya tidak mengetahui semua ini pak bos" jelas radit yang membuat reyhan dan diana terkejut.


" Tapi kenapa dia culik anak aku?" Tanya diana.


" Sepertinya karena dia menganggap nona sebagai pengganggu dalam hubungan pak bos dengan putrinya makanya dia melakukan hal tersebut"


" Saya minta kamu tangkap maminya tika dan bawa kehadapan saya bersama tika juga"


" Siap pak bos" ujar radit lalu pergi menjalankan perintah yang diberikan reyhan.


" Rey, pernikahan kamu sama tika gimana?" tanya diana.


" Ya gak mungkinlah sayang. Yang jadi pendamping aku dipernikahan itu kan cuma kamu gak ada yang lain" jelas reyhan.


" Kasihan dia rey, kamu PHP in dia"


" Oh yaudah kalau gitu aku nikah aja sama dia kalau kamu kasihan sama dia" goda reyhan.


" Yaudah! Nikah aja sana!" Balas diana kesal.


Reyhan pun menarik diana kepelukannya lalu mencium kening diana.


" Aku cuma bercanda na jangan terlalu serius gitu dong" ujar reyhan tertawa kecil.


Ternyata mereka sedari tadi diperhatikan oleh karin dan ratmi dari balik jendela dan pintu mobil mereka pun tak ditutup sehingga ratmi dan karin dapat melihat mereka.


" Kamu lihat rat, reyhan jarang banget ketawa seperti itu selama ini. Aku senang bisa lihat dia tertawa seperti itu rat walaupun dari jauh begini" ujar karin.

__ADS_1


" Kamu nanti bakalan setiap hari liat dia tertawa gitu kok rin, jadi kuncinya sekarang harus sabar dulu rin"


" Iya aku bakalan sabar kok rat" balas karin sambil tersenyum melihat reyhan begitu bahagia.


__ADS_2