Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 95


__ADS_3

Radit terkejut dengan kedatangan karin.


" Nyonya disini?"


" Iya saya tadi ditelpon oleh pengawal. Katanya reyhan masuk rumah sakit, dimana dia sekarang? kenapa malah kamu yang ada disini?"


" Nyonya tadi pak bos keluar karena ada urusan penting dan menyuruh saya untuk menunggunya disini"


" Kenapa kamu membolehkannya radit?"


" Maafkan saya nyonya, saya sudah mencoba menahan pak bos tapi dia tetap dengan keputusannya nyonya"


" Kamu sangat lalai radit! Sekarang kamu harus mencari dimana reyhan! Saya gak mau tau dalam 5 menit saya mau reyhan ada disini"


" Maafkan saya nyonya, saya akan mencari tuan sekarang" ujar radit yang bergegas mencari reyhan.


Sementara itu yuda tampak sudah rapi, yang membuat vira merasa heran.


" Kamu mau kemana mas?"


" Aku ingin pergi ke acara pesta temanku vir. Oh ya, kamu juga ikut ya"


Suasana hati mas yuda selalu berubah-ubah ya, tadi merasa kesal dan sekarang malah mengajakku ke pesta seakan tak ada terjadi apa-apa batin vira.


" Yaudah aku siap-siap dulu mas"


" Iya, mas tunggu diluar" ujar yuda yang bergegas keluar. Dia melihat arsen dan tika yang masih duduk diruangan tamu. Tika berniat menyapanya tetapi yuda tampak tak memperdulikannya dan langsung pergi menuju mobilnya.


Tika terlihat sedih dengan perlakuan ayahnya arsen. Arsen kemudian merangkulnya.


" Sayang"


" Aku gak apa-apa arsen"


" Kamu tenang aja ya, aku yakin papa bakalan secepatnya bisa terima kamu"


" Iya sayang"


" Oh ya, aku gak mau lama-lama lagi nih "


" Maksud kamu apa arsen?"


" Aku mau kamu secepatnya jadi istri aku tik"

__ADS_1


" Iya arsen aku juga tapi kamu kan tau mengurus pernikahan itu bukanlah hal yang gampang"


" Kamu tenang aja sayang. Masalah undangan, acara dan lain-lain aku yang akan urus tapi sekarang kita harus cari gaun yang bagus dulu ya buat kamu"


" Secepat ini ar" ujar tika tak percaya.


" Menurut kamu mungkin ini cepat tik, tapi ini merupakan penantian yang lama buat aku tik"


" Maaf ya aku udah buat kamu nunggu lama"


" Gak apa-apa sayang, yang penting kamu sekarang jadi milik aku"


Tika tersenyum mendengar perkataan yang diucapkan oleh arsen. Vira keluar kamar dengan menggunakan setelan gaun yang begitu indah. Walaupun dia sudah menjadi ibu anak satu tetapi style vira masih seperti seorang gadis yang membuat suaminya terkadang suka cemburu saat lelaki lain melirik kearahnya.


" Tante cantik banget" ujar tika yang datang menghampirinya bersama arsen.


" Wow... Ma, mama cantik banget. Mau kemana ma?"


" Udah ah jangan dipuji terus sayang, mama diajak papa pergi ke pesta temannya. Kamu dan tika mau ikut?" Ajak vira.


" Gak ma. Arsen sama tika mau cari baju buat pernikahan kita"


" Apa? Kenapa secepat ini sayang? Kamu bahkan tak membicarakannya dulu dengan mama"


" Besok! apa itu tidak terlalu cepat nak?"


" Ma, arsen kan udah ngambil keputusan itu ma dan juga telah membicarakannya dengan tika. Arsen sangat berharap papa dan mama datang"


Vira hanya bisa menerima keputusan putranya yang keras kepala itu. Lalu ia segera pamit karena yuda telah menunggunya dimobil. Tika dan arsen juga bergegas menuju tempat yang sudah disiapkan oleh arsen dari jauh-jauh hari.


Tika begitu bahagia ketika mereka sampai ketempat tersebut. Tampak para pegawai tempat itu menyambut dengan hangat. Kebetulan pemilik tempat itu adalah teman arsen yang membuat arsen menjadi tamu yang begitu penting.


Ketika sedang memilih-milih gaun tika teringat saat dirinya memilih gaun dengan reyhan.


Gak terasa aku bakalan nikah dengan arsen besok padahal sebelumnya aku sudah memilih gaun bersama reyhan. Semoga keputusan yang ku ambil sekarang adalah keputusan terbaik dihidupku. Semoga kegagalan pernikahan ku sebelumnya itu tidak akan terjadi lagi sekarang batin tika berharap. Dia menatap sebuah gaun yang begitu indah.


" Kamu suka yang itu sayang" ujar arsen yang memeluk tika dari belakang.


" Menurut kamu gaun mana yang cocok buat aku Ar?"


" Aku rasa semuanya cocok sayang, kamu adalah princess yang cocok memakai baju yang apapun itu. Kamu selalu menjadi yang tercantik di mata aku sayang"


" Arsen, aku serius lho"

__ADS_1


" Aku juga tika" ujar arsen yang memutar tubuh tika kearahnya" i Love you"


Tika hanya mencubit pelan hidung arsen dan segera mencoba salah satu gaun yang sejak tadi ia pandangi. Sementara arsen terlihat menunggunya dan duduk di sofa.


Ketika tika keluar arsen tampak begitu tercengang dengan kecantikan tika. Dia segera berdiri menghampiri tika.


" Gimana? Bagus gak?" tanya tika.


" Bagus banget sayang"


Tika senang karena arsen menyukai pilihannya.


Dilain sisi ratmi tampak pamit ingin pulang bersama zahra. Dia ingin mengganti pakaian terlebih dahulu kemudian kembali lagi kerumah sakit. Ani pun ikut pulang bersama mereka, sementara reyhan tetap menjaga diana. Dia juga meminta pada dokter untuk memindahkan ranjangnya kesamping ranjang diana.


" Rey, are you seriously? Kamu bakalan pindah kesini"


" Iya lah na, kamu tau aku kangen banget sama kamu. Aku gak mau jauh dari kamu lagi na"


" Rey, ibu kan sebentar lagi kemari jagain aku jadi kamu balik keruangan kamu aja ya"


" Enggak na, aku tetap mau disini"


" Kamu kenapa keras kepala banget sih sekarang?" ujar diana.


" Enggak kok. Oh ya, aku boleh nanya na?"


" Nanya apa Rey?"


" Kenapa kamu bisa kecelakaan?" tanya reyhan karena ia begitu penasaran. Walaupun ia tau bahwa maya pelakunya tetapi maya dan orang kepercayaannya itu tidak mengatakan bagaimana kronologinya.


Diana kemudian menceritakan segalanya lalu ia segera teringat dengan wanita yang waktu itu dia beri tumpangan.


" Rey, bagaimana keadaan wanita yang waktu itu dengan ku?"


" Dia sudah meninggal dunia na, kamu tau awalnya aku ngira wanita itu kamu karena ibu menyembunyikan kamu dari aku na. Tapi aku bersyukur sama Tuhan karena kamu sendiri yang datang nyamperin aku ke kantor"


" Rey, nanti aja ya kita flashback masalah itu. Ini darurat rey"


" Darurat apa Na?"


" Rey,kamu tau wanita itu punya seorang anak rey. Pasti anaknya sedang menunggu ibunya sekarang Rey, kita harus cari anak itu sekarang rey" jelas diana yang terlihat panik.


" Diana tenang dulu ya, aku nanti bakalan suruh pengawal aku buat nyari anak itu"

__ADS_1


" Gimana mau tenang rey? Anak itu pasti kesulitan mencari ibunya sekarang rey. Ayo sekarang kita cari dia!" Tegas diana.


__ADS_2