
" Ngapain aja lo sama diana vid" tanya reyhan penasaran.
" Gue sih pernah keluar bareng dia dan juga berpapasan sama dia beberapa kali gitu rey. Entah kenapa saat gue lihat dia gue ngerasa nyaman banget dan dia juga baik banget rey mau nolong gue disaat-saat terakhir bokap gue, tapi gue gak nyangka aja dia harus pergi secepat ini" jelas david. Reyhan terlihat makin kesal mendengar penjelasan dari david. Melihat reyhan kesal tiba-tiba ririn mendekatkan posisi duduknya kearah david.
" Kak david, kakak tau reyhan ini siapa?" seru ririn.
" Ya taulah dia pengusaha terkenal dan juga sukses kan" jawab david enteng.
" Bukan tentang itu kak" balas ririn yang membuat david heran karena setau dia reyhan biasanya terkenal dengan apa yang dikatakannya tadi.
" Terus?" tanya david merasa penasaran.
" Dia cowok brengsek yang dulu nyakitin diana. Dia mantannya diana kak" ucap ririn yang membuat david begitu terkejut.
" Apa? Reyhan mantannya diana!"ujar david sambil menatap kearah reyhan dan merasa tak percaya. Ririn pernah menceritakan tentang mantan diana pada david yang membuat david geram dan marah tetapi ternyata mantannya itu adalah sahabat baiknya sendiri. Hal ini begitu tak masuk akal bagi david karena ia tau reyhan merupakan laki-laki yang baik dan selalu bertanggung jawab.
" Iya, kalau gak percaya tanya orangnya langsung"
David menatap reyhan dengan serius.
" Lo beneran cowok yang diceritain sama ririn bro?"
" Iya gue emang mantannya diana tapi gak semua yang diucapin sepupu lo itu bener bro. Gue gak brengsek juga kali"
" Apanya yang enggak, kamu itu penyebab penderitaan diana dan sekarang diana gak meninggal itu juga pasti gara-gara kamu" pekik ririn yang meluapkan kekesalannya pada reyhan karena ia masih tak bisa terima bahwa sahabat baiknya telah pergi meninggalkannya untuk selamanya.
Sementara mereka berbincang-bincang dan berdebat didalam diana tampak tak tahan lagi berada didalam mobil karena ia merasa haus.
" Tu anak lama banget sih! Gak tau apa disini panas banget malah tenggorokan aku kering banget lagi" lirih diana kesal didalam mobil. Diana segera memakai masker kembali dan menutup wajahnya dengan jaket. Dia segera membuka pintu mobil yang membuat pengawal heran karena setau mereka tidak ada orang didalam.
__ADS_1
" Anda siapa?" tanya salah seorang pengawal yang berjaga.
" Hmm... Saya sepupunya diana pak. Tadi reyhan menyuruh saya menunggu didalam mobil katanya ada perlu sebentar tetapi saya sudah menunggu lama dia belum kembali juga pak. Saya merasa haus makanya keluar untuk minum pak" jelas diana.
" Tetapi kenapa nona harus memakai masker dan jaket seperti itu dan juga pak bos reyhan tidak mengatakan bahwa ada orang didalam mobil. Apa jangan-jangan nona mau mencuri ya?" balas pengawal tersebut. Segera dua pengawal lainnya memegangi tangan diana karena di sangka ingin mencuri.
" Aduh, saya bukan pencuri. Lepasin pak! Saya bener-bener saudara diana. Saya makai masker karena saya lagi flu dan jaket ini saya gunakan untuk menutup kepala saya pak agar tidak terkena cahaya matahari" seru diana memberontak berusaha melepaskan dirinya.
" Mana ada pencuri yang mau ngaku nona. Saya akan bawa nona kehadapan tuan sekarang biar jelas semuanya" ujar pengawal tersebut. Mereka kemudian membopong dan memaksa diana untuk masuk kedalam.
Gawat! Kalau tamu itu sampai lihat aku bisa bahaya lagi. Hadeuhh... Diana kenapa gak mikir-mikir dulu sih sebelum keluar. Reyhan juga kok gak bilang sih kalau aku ada didalam mobil. Sumpah ya ngeselin banget malah aku haus lagi batin diana kesal. Dia terus mencoba meyakinkan pengawal tetapi mereka tak mendengarkan dan tetap membawa diana kedalam.
Setelah sampai di dalam, reyhan yang sedang berbincang-bincang dengan ririn dan david tampak langsung menatap kearah diana. Reyhan terkejut melihat pengawalnya membawa diana dengan cara seperti itu.
" Mohon maaf mengganggu waktunya pak bos. Saya ingin melaporkan bahwa wanita ini mencoba mencuri didalam mobil pak bos, dia juga mengaku-ngaku bahwa dia adalah sepupu nona diana pak bos" jelas pengawal tersebut. Reyhan merasa emosi mendengar perkataan pengawalnya yang menuduh diana sebagai pencuri.
" Lepaskan dia sekarang!" Perintah reyhan dengan nada suara tinggi. Pengawal tersebut segera melepaskan diana dan menunduk karena mendengar perkataan reyhan.
Siapa mereka? Apa mereka teman-temannya reyhan? Tapi untuk apa mereka kemari? Ini kan bukan rumahnya reyhan tapi aku batin diana bertanya-tanya.
" Siapa yang menyuruh kalian membawa dia dengan cara seperti itu ha!" bentak reyhan.
" Maaf kan kami pak bos, kami tidak tau bahwa pak bos kenal dengan nona ini karena sebelumnya pak bos tidak memberitahukan kami bahwa didalam mobil tersebut ada seseorang pak bos" jelas salah seorang yang melakukan pembelaan diri. Reyhan semakin emosi saja mendengar perkataannya dijawab oleh pengawal tersebut. Dia segera mengepalkan tangannya dan berencana ingin memukul pengawal tersebut tetapi diana memegang tangannya lalu menggelengkan kepalanya.
Reyhan pun mengatur napasnya dan mencoba tenang karena ia tak ingin menjadi orang yang kejam didepan diana.
" Kalian pergi sekarang juga dari sini" Perintah reyhan.
Pengawal tersebut langsung bergegas keluar. Sementara ririn dan david menatap kearah wanita tersebut. Mereka hanya diam karena tak mengerti situasi saat ini.
__ADS_1
" Rey, ada apa nih?" tanya david karena ia merasa sangat bingung dengan situasi saat ini.
" Maaf ya kalian harus lihat situasi tadi, itu cuma salah paham aja kok" jelas reyhan.
" Dia siapa rey?" tanya ririn yang masih menatap diana tajam.
" Dia... Dia sepupunya diana rin. Dia baru balik dari luar negeri"
" Sepupu. Se tau aku nih ya keluarga diana itu bu ratmi dan juga zahra rey, jadi ini sepupu yang mana ya? Kok diana gak pernah cerita" ujar ririn yang mulai merasa curiga. Dia kemudian mendekati diana dan mencoba membuka masker diana.
Astaga! Sedang apa diana disana? Kalau ririn dan david sampai melihatnya itu bisa jadi masalah besar batin ratmi cemas.
Tiba-tiba ratmi datang dengan cepat dan menarik tangan diana.
" Ririn, dia memang sepupu diana dari jauh nak. Namanya tuti, mungkin diana tidak bilang sama kamu" seru ratmi.
" Oh gitu bu. Kenapa dia pakai masker dan jaket seperti itu Bu?"
" Dia lagi flu dan juga anaknya agak pemalu makanya seperti ini. Yaudah ya kalau begitu ibu dan tuti keatas dulu ya nak" jelas ratmi yang langsung membawa diana ke kamarnya. Ririn masih terlihat kurang percaya tetapi tak mungkin juga bu ratmi berbohong pikirnya kemudian.
" Sejak kapan lo dekat sama sepupu diana rey?"tanya david.
" Baru-baru ini juga kok bro, gue ketemu dia waktu pemakaman diana dan ibu juga nyuruh gue buat jagain dia karena dia belum kenal siapapun disini" jelas reyhan.
" Oh gitu"
Tak lama kemudian david dan ririn kemudian berpamitan karena mereka ada urusan. Setelah kepergian mereka reyhan segera menyusul diana keatas.
Dikamar ratmi menatap diana dengan tajam. Dia melihat diana yang hanya memakai gaun diatas lutut dengan dibalut jaket reyhan. Kepalanya juga ditutupi oleh jaket reyhan
__ADS_1
Pasti aku bakalan dimarahin nih. Ini semua gara-gara cowok mesum itu sih, coba aja dia gak bawa aku ke kantornya pasti gak begini ceritanya batin diana.