
Diperjalanan galang terlihat begitu khawatir. Dia merasa begitu bersalah karena melampiaskan semuanya pada ririn padahal pada saat itu ririn tidak bersalah apapun karena itu urusan antara orang tua mereka.
Kenapa aku bodoh banget sih? Kenapa aku gak bisa kontrol mulut dan emosi aku! batin galang kesal dan sesekali memukul stir mobil yang di kemudikannya.
" Galang, sebenarnya ada apa sih? Ririn kemana?" tanya ocha yang merasa begitu penasaran.
" Ririn, tau semuanya dan pergi ninggalin rumah cha. Aku takut dia kenapa-kenapa cha. Apalagi dia pasti nyalahin diri sendiri sekarang karena masalah ini " jelas galang.
" Apa? Aduh, kita harus segera temuin dia galang"
" Iya cha"
Ditengah kekhawatiran mereka tiba-tiba saja ponsel galang berdering.
Diana, mungkin dia tau dimana keberadaan ririn sekarang batin galang berharap.
' Halo na'
' Halo lang'
' Na, ririn ada sama kamu gak?'
' Lah, bukannya ririn pergi sama kamu sarapan ya. Aku malah mau nanya dia kenapa belum balik lang'
' Jadi ririn gak ada sama kamu na'
' Enggak lang, emang ririn gak ada sama kamu?'
' Gak ada juga na'
' Astaga! Anak itu kemana ya? Yaudah deh galang aku coba hubungi dia dulu ya'
' Iya na, kalau dapat kabar tentang ririn kabarin aku ya na'
' Iya lang'
Diana terlihat begitu khawatir dan mencoba menghubungi ririn tetapi ponselnya tidak aktif.
Aduh ririn! Kamu kemana sih? Jangan bikin panik gini dong batin diana cemas. Jason yang melihat diana khawatir merasa penasaran.
" Na, kamu kenapa? Mana ririn?"
" Ririn hilang jason"
" Apa? Hilang gimana? Bukannya kata kamu dia lagi makan sama pacarnya"
" Pacarnya barusan nelpon aku jason dan dia nanyain ririn. Otomatis ririn gak ada sama dia dong, malah ponsel ririn gak aktif lagi"
__ADS_1
" Mungkin dia lagi makan na terus baterainya low makanya gak bisa dihubungi"
" Makan apaan selama ini jason, ririn itu paling lama keluar palingan setengah jam tapi ini udah lebih jason"
" Ya mungkin ada urusan lain na"
" Jason kalau emang dia ada urusan setidaknya kasih kabar aku atau pacarnya tapi ini malah gak ada kabar sama sekali jason. Pacarnya aja juga lagi panik nyari dia sekarang" jelas diana yang sibuk menanyakan ririn pada sahabatnya di wa grupnya.
Me : Guys, kalian ada yang lihat ririn gak?
Caca : Gak ada na, emang tu anak kemana?
Irma : Gak na, ririn kemana na?
Me : aku juga gak tau, dia tadinya sih ijin mau makan bareng cowoknya tapi sekarang malah ngilang
Irma : Palingan ngebucin sama cowoknya na
Caca : Yups kayaknya gue setuju sama irma
Me : Enggak guys, malahan cowoknya nelpon aku nanya ririn dimana
Caca : Apa? Tu anak ilang kemana coba
Irma : Ya ampun! Iya nih, si ririn ada-ada aja
Irma : Oke na
Caca : Sip
Diana kemudian mencoba menghubungi ririn kembali berharap ada balasan tetapi sama seperti tadi nomornya tak bisa dihubungi.
Ririn kemana sih? Gak biasanya tu anak ilang-ilangan gini batin diana yang semakin panik saja.
Dilain sisi galang terus saja mencari ririn bersama ocha ditempat yang biasa ia kunjungi bersama ririn tetapi hasilnya nihil. Ririn tidak ada disana dan mereka juga tidak menemukan petunjuk apa-apa.
Sayang! Kamu kemana sih? Jangan buat aku khawatir gini sayang. Aku minta maaf karena aku gak bisa kontrol emosi aku sama kamu sayang. Maafin aku batin galang begitu khawatir dan cemas.
" Galang, kita cari kemana lagi?"
" Aku juga gak tau cha. Pokoknya kita harus bisa nemuin dia cha, harus!"
Kayaknya galang sayang banget sama ririn. Ya Allah tolong bantu galang biar secepatnya ketemu sama ririn. Aku gak tega lihat galang begini batin ocha.
Saat sedang mencari disekitar taman, ocha melihat pacarnya sedang syuting di daerah tersebut. Ia melihat pacarnya sedang beradegan mesra dengan lawan mainnya. Hal itu membuat ocha mematung dan menatap terus kearah pacarnya.
Galang kemudian datang menghampiri ocha.
__ADS_1
" Cha, kenapa berhenti?" tanya galang yang kemudian menatap kearah ocha menatap.
" Ikut aku cha" ajak galang yang membawanya mendekati tempat syuting tersebut.
" Galang, kamu mau bawa aku kemana sih?"
" Ke adam"
" Apa? Kamu gila ya lang. Aku gak mau kesana" pekik ocha melepaskan genggaman galang.
" Mau sampai kapan kamu jadi pacar diam-diam dia cha. Kamu emang pacaran sama dia tapi siapa yang tau cuma kita aja kan sedangkan orang-orang diluar sana taunya dia jomblo makanya selalu dijodoh-jodohkan sama lawan main dia" tegas galang.
" Enggak lang, aku baik-baik aja kok dan aku juga senang dengan hubungan aku yang sekarang"
" Dimulut kamu iya senang tapi hati kamu gimana cha, hati kamu hancur kan setiap kali lihat dia dekat dan dijodoh-jodohin sama cewek lain"
" Enggak lang"
" Gak usah bohong cha, aku kenal kamu dari dulu dan kamu juga paling gak bisa bohong didepan aku cha. Gak usah sok kuat dan tegar kalau kamu gak sanggup cha"
" Aku harus gimana lang? Aku sama sekali gak sepadan sama dia. Dia artis terkenal dan memiliki begitu banyak penggemar di sisinya sedangkan aku, aku cuma seorang pengurus butik kecil dan itupun bukan milik aku lang. Apa menurut kamu ini pantas Lang? Enggak kan! Makanya aku akan lebih tenang kalau kami putus" jelas ocha.
" Bukannya kamu yang ngajarin aku jangan gegabah dalam ambil keputusan tapi kenapa kamu malah begini cha"
" Galang masalah kita beda ya, udah deh. Mendingan kita fokus cari Ririn aja sekarang. Masalah Adam biar jadi urusan aku aja" jelas ocha lalu pergi meninggalkan galang. Ternyata dari kejauhan Adam melihat mereka berdua.
Itu ocha sama galang kan, ngapain mereka disana? Aku harus nyusul ocha. Aku udah kangen banget sama dia, apalagi akhir-akhir ini gak bisa telponan sama dia karena jadwal padat batin adam. Setelah break istirahat, adam segera pergi menyusul ocha. Dia menggunakan topi, kacamata dan jaket agar para fansnya tidak menyerbunya.
Ocha terlihat duduk di bangku taman dengan wajah sedih. Galang kemudian menghampirinya.
" Cha"
" Kalau kamu mau bahas dia lagi, aku gak mau lang "
Tiba-tiba Adam datang dan langsung memeluk ocha dari belakang. Galang hampir menonjok adam karena tak mengenalinya tetapi adam segera berbicara dan mereka pun mengenali suara adam.
Galang kemudian meninggalkan mereka berdua dibangku taman.
" Kamu ngapain kesini adam? Mendingan kamu balik kesana ya. Nanti kalau para fans kamu tau gimana?"
" Sayang, aku kangen banget sama kamu. Maaf ya akhir-akhir ini aku gak bisa nelpon kamu karena jadwal aku yang padat banget. Aku janji deh lain waktu kita bakalan habisin waktu lebih banyak ya sayang"
" Kebetulan kamu ada disini dam, ada yang mau aku bicarain"
" Bicara apa sayang?"
" Aku mau kita putus" ujar ocha dengan sangat berat hati. Dia sangat mencintai adam tapi mengingat statusnya membuatnya sadar kalau dia tidak cocok sama sekali berada di samping adam.
__ADS_1