
Ocha kemudian langsung bersembunyi disekitar situ sambil terus memandangi adam yang terlihat bahagia bersama wanita disebelahnya.
Siapa dia? kayaknya bukan artis kayak adam deh tapi kenapa mereka kelihatan akrab banget gitu ya. Apa jangan-jangan dia pacar baru adam? gak mungkin deh kayaknya tapi dari kedekatan mereka seperti orang pacaran batin ocha bertanya-tanya.
" Sumpah ya, filmnya seru banget apalagi pas dia balapan tadi beuh keren gila" seru caca yang terlihat begitu antusias.
" Iya keren tapi jarang lho cewek suka film-film begitu"
" Jangan salah lu dam, banyak juga tau cewek-cewek yang suka film action gitu ya salah satunya gue hehe"
" Iya deh, habis ini kita kemana? "
" Kita bungkus makanan yuk"
" Bungkus?"
" Iya soalnya kalau makan disini kan rame banget tuh jadi takutnya ntar salah satu dari mereka fans lo gimana? bisa bahaya kan" jelas caca.
" Oke deh"
" Lo mau apa nih?"
" Apa aja deh"
" Seriusan?"
" Iya"
" Oghey"
Caca segera pergi memesan makanan sementara adam tampak menunggu sambil duduk dibangku dekat situ. Dia kemudian mengeluarkan ponselnya dan mengetik nama ocha. Dengan berharap besar dia kemudian menekan nomor ocha.
Ocha, please angkat. Aku kangen sama kamu cha, semua disini buat aku ingat kamu cha batin adam.
Walaupun berulang kali dia menelepon jawaban telpon tersebut tetap sama bahwa nomor ocha tidak aktif.
Tak lama caca datang membawa makanan ditangannya.
" Nelpon siapa dam?" tanyanya penasaran.
" Gak ada. Cuma itu aja yang lo pesan"
" Iya, kurang ya"
" Gak kok, masih ada lagi gak"
" Main basket dulu yuk kayaknya kurang afdol aja gitu kemari gak main salah satu permainan disini. Tenang aja gue ada card-nya kok"
Caca kenapa harus sama sih permainan kesukaannya sama ocha batin adam.
" Tapi kalau lo gak mau gak apa-apa kok dam, kita langsung balik aja"
__ADS_1
" Mau kok, yuk main"
Mereka kemudian bermain wahana tersebut. Adam dan ocha terlihat begitu bahagia bermain bersama yang membuat ocha dari kejauhan merasa kesal.
Ada apa sama aku? kenapa jadi kesel gini sih? seharusnya aku senang kalau adam udah move on dari aku tapi kenapa rasanya sakit ya ngeliat semua ini batin ocha. Ocha hanya bisa memendam kekesalannya sendiri karena semua ini juga akibat ulahnya sendiri. Tiba-tiba ia teringat akan jason.
" Astaga! kenapa aku bisa lupa mau beli ponsel sama jason? pasti dia lagi nyariin aku malah gak bawa ponsel lagi" lirihnya.
Ocha segera keluar dari persembunyian dengan menutup wajahnya menggunakan tangannya dan berjalan dengan cepat menuju lift. Dia kemudian segera menuju ketempat yang diberitahukan oleh jason. Saat lift terbuka tampak jason sedang diluar dengan wajah cemas yang langsung memeluk ocha.
" Ocha, kamu kemana aja sih? kalau hilang gimana?" ujarnya yang terlihat khawatir.
" Kamu khawatir sama aku" ujar ocha mencoba menggoda jason. Jason segera melepaskan pelukannya.
" Siapa yang khawatir? kalau kamu hilang jadi nyusahin tau, lagian kamu kemana aja sih? udah dibilangin tunggu aku disana malah kelayapan"
" Maaf tadi aku main ke atas bentar. Yaudah yuk kita beli ponsel sekarang"
Sepanjang perjalanan menuju ke konter jason selalu mengomeli ocha yang membuat moodnya semakin tidak bagus.
Udah ngeliat mantan sama pacar baru eh sekarang malah diomelin, nasib... nasib... batin ocha mengeluh.
" Jason, aku kan udah minta maaf tadi jadi gak usah ngomel-ngomel mulu dong kepala aku pusing jadinya"
" Salah sendiri kenapa ngilang-ngilang ha"
" Ya kan aku udah minta maaf jason"
" Aku tu nasehatin kamu biar gak keulang lagi tau kejadian begini, bukannya nyadar malah jawab lagi"
Rasain kamu, dari tadi ngomel mulu sih. Kapok aku kerjain batin ocha.
" Bro, ambil ponsel yang itu satu dong" pinta jason dan temannya tersebut segera mengambil ponsel tersebut lalu memberikannya pada jason. Ocha tampak terkejut karena jason terlihat begitu enteng memintanya.
" Kamu beneran bakalan beliin aku ini?" tanya ocha tak percaya.
" Iya, kan kamu yang mau"
Jason kemudian mengeluarkan black card miliknya untuk membayar ponsel tersebut. Ocha hanya bisa melongo melihat hal tersebut.
" Thanks ya bro"
" Bini lu nih?"
" Yups, bini gue namanya ocha"
" Cakep juga, pandai banget lu ya cari bini"
" Bisa aja lu, btw lu kapan nih nyusul?"
" Masih lama bro, lu tau kan kalau sekarang gue lagi fokus sama karier dulu"
__ADS_1
" Jangan ditunda-tunda bro ntar jodoh lo diambil orang lho"
" Ah elu, kalau jodoh gue ya pasti buat gue lah"
" Oh iya, ini undangan buat lu. Jangan lupa datang ya ke resepsi gue"
" Wih makan gede nih, gue pasti datang kok"
" Yaudah kalau gitu gue balik dulu ya"
" Oke bro"
Adam dan ocha segera pergi menuju keluar. Saat mereka tiba diluar tak sengaja berpapasan dengan caca dan adam.
" Ocha" panggil adam yang membuat ocha terkejut dan segera menggandeng adam dengan mesra.
" Siapa ya?" tanya ocha yang pura-pura tak mengenalinya.
" Apa kamu beneran gak tau aku cha atau pura-pura gak tau ?"
" Maaf kamu salah orang deh kayaknya, sayang ayo kita pulang" seru ocha yang membuat jason heran dengan sikap ocha. Saat menatap orang tersebut dengan cermat akhirnya jason tau bahwa orang tersebut adalah adam.
" Lo ngapain disini? " ujarnya.
" Kamu kenal dia sayang?" tanya ocha.
" Mantan kamu" sahut jason yang membuat adam begitu kesal. Caca kemudian menggandeng adam.
" Hai, semuanya. Gue caca pacar adam" seru caca yang membuat ocha dan jason terkejut.
" Pacar?"
" Iya, kita baru jadian sih tapi adam itu udah buat gue bahagia banget tau ya kan sayang" ujar caca sambil menyenderkan kepalanya pada adam.
" Udah, Lo ikut aja drama gue. Lo gak mau kelihatan jadi sad boy kan didepan mantan lo" bisik caca.
" Iya dia pacar gue caca. Ca kenalin ini ocha mantan aku dan ini jason suaminya"
Mereka kemudian berkenalan satu sama lain. Setelah selesai berbincang-bincang sebentar akhirnya mereka segera pergi menuju mobil masing-masing. Ocha sebenarnya begitu sedih mendengar adam mengakui bahwa apa yang dikatakan caca itu benar.
Jadi dia beneran pacar adam, secepat ini kami lupain aku dam padahal sampai sekarang pun masih mengingat tentang kita batin ocha.
Diperjalanan ocha hanya melamun saja sambil memandang kearah luar.
" Cha, kamu baik-baik aja kan?" tanya jason tetapi tak ada jawaban dari ocha lalu ia berkata lagi" Ocha! Cha!"
" Ya" sahut ocha tersentak.
" Kamu mikirin apaan sih? "
" Gak ada"
__ADS_1
" Gak ada tapi dari tadi diam melamun aja, apa jangan-jangan kamu ngilang tadi mata-matain mantan kamu itu ya"
Ocha kemudian menatap tajam kearah jason.