
Pagi harinya tampak diana sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Ia tampak sedang merapikan bukunya untuk belajar nanti di sekolah. Diana tidak sabar lagi untuk bertemu dengan Reyhan.
Padahal sudah sampai malam bersamanya kenapa aku masih saja merindukannya ya batin diana
Diana segera bergegas keluar tampak ibunya sudah menyiapkan sarapan. Adiknya juga sudah stand by di meja makan.
" Lama banget sih kak Diana, Indah udah laper nih" ujar Indah
" Maaf ndah, kakak tadi nyiapin buku dulu. Yaudah yuk makan" balas Diana
" Bu, nanti temanin indah ke dokter ya Bu" ujar Indah sambil mengambil makanan
" Memangnya mau ngapain kedokter ndah" sahut Bu Ratmi
" Indah mau periksa debay yang ada di perut indah Bu" ujar Indah
" Yaudah nanti ibu temenin" ucap Bu Ratmi
Mereka pun mulai menyantap sarapan yang ada di meja makan.
Setelah selesai sarapan Diana segera bergegas menuju sekolah. Seperti biasa Reyhan menunggunya di simpang yang tempat nya lumayan jauh dari rumah Diana. Diana sengaja menyuruh Reyhan menunggu disana karena tak mau ibunya tau tentang hubungannya dengan Reyhan.
Diana segera masuk kedalam mobil Reyhan. Diperjalanan Reyhan tampak hanya diam.
" Kamu kenapa Rey?" Tanya Diana
" Nggak papa sayang" jawab Reyhan
" Serius Nggak papa soalnya kamu gak bisanya jadi pendiam begini" ujar Diana
" Iya aku nggak papa sayang bawel ku" sahut Reyhan sambil memencet hidung Diana
" Reyhan sakit!" Pekik Diana
Reyhan hanya tersenyum melihat Diana memegangi hidungnya. Sesampainya diparkir sekolah mereka melihat banyak siswa berkumpul dihalaman sekolah.
" Rey, ini udah jam berapa?" Tanya Diana
" Masih jam 6.27 sayang" jawab Reyhan
" Berarti kita belum telat dong, tapi kok udah banyak yang kumpul aja ya di halaman sekolah " ujar Diana bingung melihat orang banyak berkerumun dihalaman sekolah.
__ADS_1
" Nggak tau juga sayang. Yaudah kita lihat aja yuk" ajak Reyhan
" Yuk " ujar Diana sambil melangkah turun dari mobil, begitu pun dengan Reyhan.
Mereka segera menghampiri kerumunan tersebut. Tampak ditengah kerumunan tersebut Angel berdiri sambil memegang spanduk yang bertuliskan
I LOVE YOU REYHAN
Reyhan dan Diana kaget melihat nya. Caca, Ririn dan Irma datang menghampiri Diana.
" Na, kamu darimana aja sih?tuh kamu liat Angel makin gila" bisik Caca
" Iya na, dia itu terobsesi banget sama Reyhan. Na, apa salahnya sih kamu sama Reyhan umumin kalau kalian udah jadian" pinta Ririn
" Nggak" ujar Reyhan dan Diana bersamaan
Mendengar suara Reyhan Angel pun mendekatinya dan menariknya ketengah kerumunan.
" Kamu lama banget sih Rey datangnya, aku nungguin Lo dari tadi" ujar Angel
Diana yang melihat pacarnya digandeng mesra oleh Angel tampak kesal. Ia rasanya ingin berteriak dan mengatakan bahwa ia adalah pacarnya Reyhan akan tetapi Diana tak bisa melakukan itu karena Diana takut ibunya mengetahuinya. Diana kini hanya bisa diam saja melihat apa yang terjadi dihadapannya.
" Reyhan, Sebenarnya aku udah lama mau bilang ini tapi aku mau tunggu Waktu yang tepat aja buat bilangnya. Dan aku rasa sekarang adalah waktunya." Ujar Angel lalu ia memegang kedua tangan Reyhan dan berkata " Reyhan AKU SUKA KAMU!!!"
" Tuh kan Na, aku bilang juga apa lebih baik kamu umumin aja kalau kamu sama Reyhan udah pacaran" bisik Caca
" Nggak bisa Ca" balas Diana
" Kenapa Na?" Sahut Caca pelan
" Kalau ibu aku sampai tau bisa jadi masalah besar na" jelas Diana
" Kan kamu udah gede masa iya ga boleh pacaran" ucap Caca
" Iya tapikan kamu tau ibu aku kayak gimana Ca, kalau ibu sampai tau aku pacaran sama Reyhan pasti jadi masalah besar ca " jelas Diana lagi
Ketika Caca dan Diana sedang mengobrol tampak Reyhan melepaskan genggaman tangan Angel.
" Maaf Angel, gue gak bisa terima perasaan Lo" jawab Reyhan
" Kenapa Rey? Gue tau Lo becanda kan, Rey Lo tau gak disekolah ini kita merupakan pasangan paling sempurna Rey " jelas Angel
__ADS_1
" Gue tau ngel, tapi gue emang gak bisa Nerima perasaan Lo. Gue mau fokus dulu sama pelajaran. Maaf ya" jawab Reyhan lalu pergi meninggalkan Angel.
Tampak siswa mulai bubar meninggalkan Angel yang hanya terdiam mendengar Jawaban Reyhan. Caca tampak langsung mendekati nya.
" Aduh! Kasihan banget sih idol sekolah kita ditolak hahaha" ejek Caca sambil tertawa
Angel dan gengnya segera pergi dari situ. Ririn, Diana dan Irma menghampiri Caca yang masih tertawa.
" Udah ca. Gak boleh kayak gitu tau" ujar Diana
" Sekali-sekali gak apa-apa kali na. lagian Angel tu kepedean banget sih, mentang-mentang papa dia kepala sekolah disini dia kira dia berhak atas semua yang ada disini. Bagus banget dia ditolak biar tau malu tu anak" jelas Caca
" Udah-udah kok malah kalian yang ribut sih" ujar Irma
" Kita gak ribut kok ma. Yaudah yuk kekelas nganterin tas, bentar lagi kan apel pagi" ajak Caca
Mereka segera menuju kelas dan meletakkan tasnya lalu mengikuti apel pagi.
Setelah apel pagi selesai mereka melanjutkan pelajaran pertama mereka. Dikelas Diana tampak melamun. Ia masih memikirkan kejadian tadi saat Angel menyatakan perasaannya pada Reyhan.
Kenapa Reyhan nolak Angel ya padahal Angel kan lebih segalanya dari aku. Lebih cantik, kaya dan juga idol sekolah, sedangkan aku cuma cewek biasa aja batin Diana
Begitu banyak pertanyaan dalam hati Diana. Saat memikirkan pertanyaan itu, Diana pun teringat apa yang dikatakan Reyhan padanya dimobil lalu ia tersenyum sendiri.
'plakkk' suara meja dipukul oleh Bu Nini yang membuat Diana kaget. Bu Nini adalah guru mata pelajaran matematika yang terkenal sebagai guru killer disekolahnya.
" Kenapa kamu senyum-senyum apa ada yang lucu saat saya menerangkan" ujar Bu Nini
" Maaf buk" jawab Diana gemetar
" Coba kamu jelaskan apa yang saya ajarkan tadi jika kamu berhasil saya akan memaafkan kamu, jika tidak kamu nanti harus ikut keruangan saya untuk menerima hukuman" jelas Bu Nini
Diana tampak diam dan tertunduk, ia tidak tau apa yang diterangkan Bu Nini karena ia tadi melamun.
" Kenapa diam! Ayo jelaskan" paksa Bu Nini
" Maaf Bu, saya tadi tidak memperhatikan Bu" jawab Diana tertunduk gemetar
" Baiklah kalau begitu jam istirahat nanti kamu keruangan saya!" Ujar Bu Nini lalu ia mulai menjelaskan pelajaran lagi
Diana tampak hanya diam dan mendengarkan Bu Nini menjelaskan.
__ADS_1
Duh! Kok aku oon banget ya. Udah tau Bu Nini yang ngajar sekarang aku malah ngelamun ujar Diana dalam hatinya.