Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 166


__ADS_3

Sesampainya di bar, terlihat sovia yang sudah menunggunya didepan bar. Diana langsung menghampirinya.


" Sov" panggil diana.


" Dimana mereka na?"


" Didalam"


" Aduh,gimana ya na? Kita berdua cewek na, bahaya kalau masuk kedalam berdua aja"


" Terus gimana sov?"


Sovia tampak berpikir keras bagaimana cara masuk kedalam dengan aman. Tiba-tiba seseorang menghampiri mereka.


" Sov" panggilnya.


" Dani" sovia tampak begitu senang melihat dani dan mendapatkan ide.


" Ngapain lu disini?"


" Nanti gua jelasin ya, sekarang lo bisa nolongin kita gak"


" Nolongin apaan?"


" Jagain kita masuk kedalam dong"


" Ngapain lu masuk kesana? "


" Ada perlu dan, tolong ya bantuin gua"


" Yaudah yuk"


Mereka bertiga masuk kedalam, tampak dani menjaganya agar tidak diganggu oleh lelaki nakal disana. Tampak reyhan dan david sibuk bergoyang menikmati alunan musik dengan bir ditangannya.


Diana dan sovia terlihat begitu kesal karena pacar mereka juga dikelilingi oleh banyak wanita seksi. Mereka langsung menarik david dan reyhan keluar.


" Reyhan, kamu ngapain sih?"


" Dia mirip pacar gue dav, ayo sayang kita nikmati musiknya" ujar reyhan yang sibuk menikmati alunan musik. Diana yang geram langsung menariknya dan membawanya keluar. Begitupun sovia yang langsung menarik david keluar.


Diana langsung berpamitan untuk membawa reyhan pulang terlebih dahulu pada sovia.


Diperjalanan pulang reyhan terlihat dalam keadaan mabuk berat.


" Satu gelas lagi na, aku mau minum satu gelas lagi"


" Reyhan, sadar dong. Kamu ngapain sih minum-minum gini ? Malah gak ngasih tau aku lagi" sahut diana kesal. Reyhan tampak hanya bersenandung tak jelas.


Sementara itu sovia terlihat berterimakasih pada temannya yang telah menolong ia tadi. Lalu ia membawa david pulang. Berbeda dengan reyhan yang sibuk bersenandung tidak jelas, david malah terlihat begitu manja pada sovia. Dia membuat pose-pose yang lucu membuat sovia yang semula ingin marah malah tertawa.


Sovia pun bingung harus membawa david kemana karena ia belum berani bertemu ibunya david.


" Duh, aku harus bawa david kemana ya? Kalau aku bawa pulang kerumahnya pasti mamanya bakalan mikir aku cewek gak bener karena buat david kayak gini" lirih sovia pelan sambil menatap kearah david yang tampak sudah tertidur pulas.

__ADS_1


Akhirnya setelah berpikir begitu panjang dia membawa david kerumahnya karena tak ingin dipandang buruk oleh keluarga david. Sesampainya dirumah sovia menyuruh satpamnya untuk membawa david kedalam rumah.


" Bik, papa mana?"


" Tuan besar sedang ada tugas sepertinya diluar non, ini siapa non?"


Bagus kalau papa lagi dinas jadi david bisa tidur dikamar tamu untuk sementara waktu batin sovia.


Sementara itu diana juga terlihat kebingungan karena jika ibunya melihat dia sedang bersama reyhan pasti akan dimarahi habis-habisan.


Aku bawa reyhan kemana ya? Aku suruh sopir taxi ini aja kali ya ngantar reyhan kerumahnya tapi kan kasihan reyhan dengan kondisiku yang seperti ini batin diana.


Ketika sampai di depan rumah reyhan, diana tampak memanggil para pengawal untuk membawa reyhan masuk kedalam dan menyuruh mereka tidak membeberkan bahwa diana yang membawanya pulang. Lalu diana segera bergegas menuju kerumahnya.


***


Pagi harinya tampak diana baru saja terbangun, ia begitu terkejut melihat beberapa orang dikamarnya.


" Kalian siapa?"


" Kami penata rias yang akan mendandani nona"


" Ohh"


" Mari nona" ujar penata rias tersebut.


Diana kemudian membersihkan dirinya lalu mulai dihias oleh penata rias pengantin yang khusus dikirimkan oleh reyhan.


Sementara reyhan tampak baru saja bangun dan memegangi kepalanya.


" Ma, kepala reyhan kok sakit ya ma"


" Kamu dari mana sih semalam? Kenapa pulang-pulang mabuk berat gitu"


Reyhan tampak mengingat-ingat kembali kejadian tersebut dan ia hanya mengingat bahwa ia sedang minum bersama david dibar.


Habis minum apa lagi ya? Kenapa aku gak ingat sama sekali batin reyhan mencoba terus mengingat.


" Udah rey, gak usah dipaksain kalau gak ingat. Lebih baik kamu cepetan siap-siap deh, sebentar lagi kan acara ijab kabul kamu sama diana" mendengar perkataan karin reyhan langsung buru-buru bersiap-siap. Ia tak ingin terlambat sedikitpun dalam hari bahagianya ini.


Karin terlihat memeriksa kembali mahar yang akan dibawanya kerumah diana.


" Oke, semuanya lengkap" lirih karin pelan. Lalu reyhan tampak menuruni anak tangga dengan jas yang membuatnya semakin tampan.


" Wah... Anak mama ganteng banget ya"


" Ah mama bisa aja"


" Yaudah, kita berangkat sekarang ya"


" Iya ma"


Mereka segera bergegas menuju kerumah diana yang telah dihiasi oleh pelaminan yang begitu indah sesuai kesepakatan reyhan dan diana.

__ADS_1


Reyhan terlihat begitu bersemangat ingin bertemu dengan dambaan hatinya. Matanya terus mencari dimana keberadaan diana.


Diana, kamu dimana sayang? batin reyhan.


Karin langsung menjumpai ratmi dan berbincang-bincang. Zahra tampak langsung berlari kearah reyhan dan minta digendong.


" Zahra, bunda mana?"


" Bunda masih dikamar ayah, bunda cantik banget ayah"


" Yang bener"


" Iya ayah. Ayah juga ganteng banget"


" Kamu bisa aja ya sayang. Zahra juga cantik banget hari ini"


" Anak siapa dulu, ayah dan bunda kan"


Mereka terus saja berbincang-bincang hingga para tamu undangan tampak berdatangan. Penghulu yang akan menikahkan mereka pun tampak telah datang.


Beberapa menit kemudian, diana terlihat keluar dengan gaun yang begitu indah. Sepasang mata reyhan tak berkedip saat menatap diana menuruni anak tangga satu demi satu.


Acara akad pernikahan mereka pun diselenggarakan lalu mereka melanjutkannya dengan resepsi pernikahan yang begitu megah.


" Akhirnya ya rey, kita bisa bersama juga"


" Iya sayang, aku bersyukur banget akhirnya setelah begitu banyak ujian yang kita alami kita bisa bersatu untuk selamanya"


Mereka memandang satu sama lain dengan haru kebahagiaan. Teman-teman dan sahabat baik mereka tampak mengucapkan selamat lalu berfoto bersama.


" Selamat ya diana atas pernikahan kalian, aku senang banget akhirnya reyhan bisa dapatin kebahagiaan dia yang sesungguhnya. Dan buat kamu rey, jangan sakitin diana lagi ya. Awas aja kalau berani macam-macam lagi sama diana" ujar sovia.


" Iya sov, tenang aja. Aku bakalan jaga diana kayak aku jaga nyawa aku sendiri"


" Makasih ya sov, btw david mana?"


" Tadi ada kok, mungkin lagi ngobrol sama tamu lain"


Ririn juga datang bersama galang menghampiri diana. Dia kemudian langsung memeluk diana dengan wajah yang bahagia.


" Selamat ya, akhirnya sah juga nih"


" Hahaha iya rin, kamu kapan nyusul"


" Aku sama galang masih mikirin kapan hari baiknya na, doain aja ya" sahut ririn gembira.


" Doa aku selalu buat kalian berdua kok"


Mereka kemudian berfoto bersama dengan perasaan penuh kebahagiaan. Diana tak dapat melukiskan bagaimana bahagianya dia hari ini. Dia begitu bersyukur mendapatkan reyhan pasangan yang selama ini selalu menyayangi dan mencintai dirinya dengan sepenuh hati.


Maaf ya untuk pembaca sekalian episode terakhir ini author lama banget upnya karena ada beberapa kendala. Tapi ceritanya belum berakhir lho...


Tunggu kelanjutannya di Love Me My Ex S2 ya...

__ADS_1


Terimakasih banyak buat para pembaca setia author 🌹🌹🌹


__ADS_2