Love Me My Ex

Love Me My Ex
part 6


__ADS_3

Panitia acara reuni pun segera memanggil mereka kedalam karena acaranya hendak dimulai. Semuanya tampak masuk dan duduk di bangku masing-masing.


" Hari ini ada acara apa aja ca?" Tanya Ririn


" Aku juga kurang tau Rin, mungkin sama aja kayak tahun kemarin" jawab Caca


Saat teman-temannya mengobrol Diana sibuk dengan ponselnya sendiri.


Kenapa dia harus datang sih?kalau tau dia mau kemari lebih baik aku ga usah ikut acara ini batin Diana kesal


MC acara reuni mereka sudah membuka acara, seluruh orang disitu terlihat bahagia kecuali Diana. Dia hanya tersenyum masam. Tiba-tiba MC menyebutkan nama Diana dan menyuruhnya kedepan. Awalnya Diana menolak tapi karena bujukan sahabatnya Diana pun setuju maju ke depan. Setelah Diana berada didepan tampak dari luar seorang pria datang membawa buket bunga dan bersimpuh didepan Diana.


" Gue ga tau gimana lagi caranya buat bilang ke Lo Na, kalau selama ini gue suka sama Lo jadi Lewat acara ini gue minta waktu ke MC untuk ungkapin perasaan gue sama Lo Na. Lo mau gak jadi pacar gue" ujar pria tersebut


Diana hanya diam menatap pria tersebut. Dari kejauhan Reyhan terlihat kesal dengan apa yang dilihatnya.


" Terima... Terima...." Ujar MC dan diikuti oleh yang lainnya.


Diana masih diam sambil menatap pria tersebut. Dia tak tau harus menjawab apa. Dia sampai sekarang masih belum bisa membuka hatinya untuk siapapun karena Reyhan. Dia takut akan merasakan sakit yang sama lagi.


" Kevin, maaf " ujar Diana sambil pergi meninggalkan Kevin menuju keluar cafe. Kevin segera mengejar Diana keluar dan menarik tangannya.


" Kenapa Na?" Tanya Kevin sambil menggenggam lengan Diana


" Aku ga bisa Vin" sahut Diana


" Apa Lo masih punya perasaan sama Reyhan" cetus Kevin


Diana menatap tajam kearah Kevin dan melepaskan genggaman Kevin


" Ini ngak ada hubungannya sama dia!" Pekik Diana " Kevin aku ga bisa Nerima kamu karena kamu berhak dapat yang lebih baik dari aku. Kamu tau sendiri kan nama keluarga aku udah rusak dari dulu apa keluarga kamu bisa Nerima aku"


" Gue ga peduli Na, gue sayang sama Lo " balas Kevin sambil menggenggam kedua tangan Diana

__ADS_1


Tiba-tiba seseorang melepaskan genggaman tangan tersebut sembari berkata


" Kalau dia gak mau, gausah dipaksa bro"


" Lo gausah ikut campur Rey, Lo itu cuma masalalunya Diana. Lebih baik Lo pergi!" Seru Kevin dengan suara tinggi


" Gue emang masalalunya bro, tapi gue gak pernah maksain diri gue ke dia dan gue gak suka liat dia kayak gini. Lebih baik mulai sekarang Lo jauhin dia" balas Reyhan sambil menarik tangan Diana dan masuk kedalam mobil sportnya.


Diperjalanan Diana segera melepaskan tangannya dari genggaman Reyhan. Diana tampak menatap Reyhan dengan tatapan sinisnya.


" Ngapain sih kamu ikut campur urusan aku? Rey aku udah bilang berapa kali ke kamu tolong jangan pernah ikut campur Sama kehidupan aku" ujar Diana


" Aku cuma nolongin kamu dari dia Na " jawab Reyhan


" Aku ga butuh pertolongan kamu! Turunin aku disini sekarang" pinta Diana


" Aku bakal antar kamu pulang" ujar Reyhan


" Gak perlu! Aku bisa pulang sendiri." Tolak Diana


" Berhenti atau aku Loncat!!" pekik Diana


" Diana kenapa kamu keras kepala banget sih!" Ujar Reyhan yang mulai geram terhadap sikap Diana


" Aku mau turun!! Berhenti sekarang!!" Paksa Diana sambil bergerak ingin meloncat dari dalam mobil.


Dengan sigap Reyhan menariknya hingga jatuh kedalam pelukannya. Mata mereka saling beradu pandang, jarak mereka begitu dekat. Reyhan memajukan wajahnya sedikit demi sedikit mendekati wajah Diana, Diana segera mendorong Reyhan. Karena dorongan Diana begitu kuat menyebabkan kepala Reyhan terbentur dengan kuat. Luka dikepala Reyhan yang belum sembuh total tampak berdarah lagi. Melihat kepala Reyhan berdarah Diana segera mencari kotak P3K yang ada dekat situ. Diana begitu khawatir melihat kondisi Reyhan. Reyhan hanya tersenyum melihat Diana mengobatinya.


" Apakah sakit?" Tanya Diana sambil mengobati Reyhan dengan hati - hati.


Reyhan menatap Diana sambil tersenyum.


Diana aku gak akan pernah ngelepasin kamu lagi, maaf karena aku udah buat kamu terluka Diana. aku sayang kamu ucap Reyhan dalam hatinya

__ADS_1


Reyhan terus saja menatap Diana yang sedang mengobatinya. Ia begitu senang dengan perhatian yang diberikan Diana padanya. teringat kembali masalalunya pada saat ia masih berpacaran dengan Diana. Diana begitu menyayangi Reyhan pada saat itu. Reyhan teringat kenangan manisnya dengan Diana.


ya Tuhan jika waktu bisa ku ulang aku ingin kembali ke masalalu dan memperbaiki segala kesalahan yang ku berikan pada Diana ujar Reyhan dalam hatinya yang tanpa ia sadari Diana telah siap mengobati lukanya.


" kamu kenapa Rey?" ujar Diana yang melihat ekspresi pada wajah Reyhan tampak sedih


" aku gak apa - apa Na. aku anter kamu pulang ya. aku mohon kali ini jangan nolak" pinta Reyhan


Diana tampak hanya diam saja, dia sebenarnya tak ingin pulang bersama Reyhan akan tetapi melihat kondisi Reyhan yang terluka karenanya Diana hanya mengangguk walaupun sebenarnya dia tidak mau.


kenapa aku kasihan sama dia? bukannya dia dulu menyakiti ku dan juga menghina ku tetapi mengapa aku masih saja peduli padanya. ada apa denganku sebenarnya? kenapa aku seperti ini batin Diana


Diana masih bingung dengan perasaannya saat ini. ia sangat membenci Reyhan karena sikap Reyhan padanya dulu akan tetapi mengapa kini seakan- akan dia tak bisa menjauh dari Reyhan. Reyhan selalu saja berkeliaran disekitarnya.


Reyhan tampak memperhatikan Diana yang diam saja dari tadi.


" ada apa?" Tanya Reyhan dengan perasaan cemas


" ga apa - apa " jawab Diana ketus


suasana pun kembali hening kembali Reyhan terus saja menatap Diana sementara itu Diana sibuk memperhatikan jalan lewat kaca mobil. Diana yang melihat pantulan Reyhan dikaca yang tampak terus menatap Diana dengan penuh kasih sayang.


Rey ada apa ini? kenapa kamu menatap aku begitu Ya Tuhan ku mohon teguhkan hati ku. aku gak mau kembali disakiti lagi cukup sekali saja aku merasakan nya aku gak mau lagi batin Diana sedih


Diana pun menatap layar ponselnya dan membolak-balik layar ponselnya. sesekali ia menatap Reyhan.


" kenapa liatin aku Mulu" seru Diana yang mulai tak nyaman dengan tatapan Reyhan


" geer bangett orang aku liatin kaca kok" elak Reyhan


Diana sangat kesal dengan ucapan Reyhan tetapi ia tetap menahannya dan berkata


" disebelah situ kan ada kaca juga, liat kesana aja kenapa?"

__ADS_1


" pemandangan disitu lebih indah" balas Reyhan


Diana hanya diam dan suasananya pun kembali hening.


__ADS_2