
Hari ini Kasih kedatangan kedua mantan Kakak iparnya, Kasih sudah memberitahu tentang rencana pernikahannya dengan Arkan kepada Dini dan Sari. Setelah mendengar berita Dari Kasih Sari dan Dini tidak puas hanya bicara lewat telepon, mereka memutuskan mendatangi rumah Kasih.
"Kasih kamu beruntung bangat di lamar sama duda kaya raya itu, ini namanya kamu melepas batu kali dapat ganti berlian. Mba dukung kamu 100 % dengan Arkan. Apalagi kamu bilang kalau calon suami mu itu pemilik perusahaan tempat si Raka dan si pelakor itu bekerja. Mba Gak bisa bayangin kalau dia tahu kamu menikah dengan bosnya, ha... ha... ha." Tawa Sari puas.
"Ini yang di namakan setelah hujan muncullah pelangi , Allah ngasih kamu pengganti yang lebih baik dari sebelumnya dek. Jadi kapan rencana kalian mau menikah?" Tanya Dini.
"Bulan depan mba, tapi Kasih gak tahu bagaimana cara menyampaikan berita ini kepada mama dan papa, aku takut mereka kecewa." Ucap Kasih karena takut membuat mantan mertuanya itu kecewa.
__ADS_1
"Kamu tenang saja mama dan papa pasti bahagia kalau kamu bahagia, bahkan mas Rian sudah memberi sinyal kalau kamu di dekati seseorang dan kamu tahu tanggapan mereka, mama dan papa senang sekali dan berharap laki-laki yang sedang mendekatimu itu bisa membahagiakan kamu dan anak-anak."Jawab Dini menenangkan Kasih.
"Yang benar mba jadi mama dan papa sudah tahu kalau aku di lamar, astaga mana mereka tahunya dari mas Rian. Mereka pasti kecewa karena aku tidak memberi tahu mereka secara langsung. Aduh bagaimana ini?" Ucap Kasih yang bertambah panik.
"Kamu yang tenang dong, Mba bilang mas Rian cuma memberi sinyal bukan memberitahu mama dan papa kamu di lamar, jadi saran mba kamu kasih tahu ke mereka kalau kamu ingin menikah, mereka pasti bahagia." Ucap Dini.
Malam harinya Kasih menghubungi nenek dan abangnya memberitahu lamaran Arkan yang di terimanya dan rencana pernikahannya yang akan di adakan bulan depan. Kasih juga mengatakan agar nenek, Abang dan keluarganya datang ke Jakarta untuk menghadiri pernikahannya terutama abangnya yang akan menikahkannya dengan Arkan. Setelah selesai menghubungi keluarganya di Medan, Kasih segera menghubungi mantan mertuanya ia berencana memberitahu dan meminta restu bagaimana pun ia sudah menganggap mantan mertuanya sebagai orang tuanya.
__ADS_1
...*****...
Keesokan harinya di rumah Arkan, kini dua wanita cantik yang tidak lagi muda itu sedang sibuk dengan aktivitas mereka.
"Bu kita harus ke tempat Kasih sekarang, kita harus tanya bagaimana konsep pernikahan yang ia mau, setelah itu kita hubungi pihak WO dan memilih lokasi resepsi, mencetak kartu undangan, fitting baju pengantin, dan masih banyak lagi. Ayo Bu, Risma sudah tidak sabar." Cerocos mama Risma
Nenek Murni sampai menggeleng-gelengkan kepalanya Atas antusias menantunya itu "Yang mau nikah siapa yang heboh siapa, jangan lupa berkas-berkas mereka dulu kita antar ke KUA baru yang lain. Percuma berkas gak lengkap mana bisa nikah." Ucap nenek Murni mengingatkan.
__ADS_1
Mama Risma tertawa "Untung ibu ingatkan, Risma hampir lupa. Maklum calon mantuku itu idaman makanya emaknya heboh."
Jangan lupa like, komentar, vote, dan hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih teman-teman.