Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 144 " Renovasi kamar"


__ADS_3

Mama Risma masih tidak menyangka kalau putranya yang tidak bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu sekarang sudah menyambut masa depan dengan sang menantu, mama Risma berlari memanggil nenek Murni dan papa Arman berkumpul di ruang keluarga setelah Arkan berangkat ke kantor. Bahkan putranya itu berpesan agar sang mama membantunya untuk merombak kamarnya seperti Menganti cat kamar, ranjang, semua barang yang ada di kamarnya harus baru bahkan tirai kamarnya Arkan meminta di ganti, agar Kasih bahagia. Memindahkan semua pakaian Kasih ke dalam lemari, Arkan ingin berbagi lemari dengan sang istri dan jangan lupa Arkan juga meminta sang mama untuk memajang foto pernikahan mereka dan foto keluarga yang Dara minta beberapa bulan yang lalu untuk di pajang di kamar mereka.


Tanpa berpikir dua kali mama Risma menyetujui permintaan sang anak, sangat mudah baginya memenuhi permintaan Arkan walau waktu yang di berikan sang putra sangat sedikit.


Setelah semua keluarga berkumpul mama Risma memberi tahu apa yang Arkan katakan dan respon nenek Murni da Papa Arman sangatlah bahagia.


"Alhamdulillah ya Allah, terima Kasih engkau telah mendengarkan doa-doa hamba selama ini. Mudah-mudahan ke depannya rumah tangga cucuku di limpahi kebahagiaan, dan berikanlah sedikit lagi umur untukku agar bisa melihat kehadiran cicitku." Ucap nenek Murni memanjatkan doa yang di Amini ketiga orang yang ada di sana.


Siapa lagi kalau bukan kedua orang tua Arkan dan sepupunya, wanita tua itu bahkan menangis karena merasa sangat bahagia dengan kabar yang ia dapat pagi ini.

__ADS_1


"Risma kamu bilang tadi Arkan menyuruhmu untuk memanggil orang untuk merenovasi kamarnya , jadi ayo buruan bukannya anak itu ingin ketika ia pulang nanti semuanya sudah selesai dan akan memberi kejutan untuk Kasih." Ucap nenek Murni dengan semangat.


"Tunggu Bu, emang bisa selesai sampai sore?" tanya papa Arman membuat Bayu tertawa mendengar pertanyaan omnya itu.


"Papa.... kenapa makin tua ini otak koneksinya makin buruk sih." Ucap mama Risma yang gemas melihat kelakuan suaminya.


"Kalau kita Menganti cat kamar Arkan sekarang emang nanti sore baunya akan hilang dan kering, tidak kan. Jadi mana mungkin selesai." ucap papa Arman yang tidak terima di katakan loading lama oleh keponakannya.


"Masih banyak jalan menuju Roma nak, kita bisa menggantinya dengan wallpaper dinding. Jadi ayo sekarang kita bagi tugas, Arman kamu hubungi orang yang biasa merenovasi rumah kita, sedangkan kamu Bayu antar nenek dan Tante kamu membeli barang-barang yang akan di isi di kamar Arkan." Perintah sang nenek.

__ADS_1


"Siap komandan Laksanakan." Ucap Bayu membuat semuanya tertawa.


Semua asisten rumah tangga di kerahkan untuk membantu mengeluarkan semua barang-barang dari kamar Arkan bahkan tukang kebun dan pak sopir yang selama beberapa hari ini di liburkan demi kelancaran misi membuat Arkan cemburu kepada Bayu sudah di hubungi kembali oleh papa Arman agar datang ke rumah untuk membantu mengeluarkan semua barang-barang Arkan. Sopir itu di beri libur dan uang agar bisa membawa keluarganya untuk menikmati sejenak kehidupan yang keras ini. Walau awalnya sang sopir mengira ia di pecat tapi setelah mendapat penjelasan sang majikan ia berterima kasih kepada majikannya yang selalu baik terhadap para pekerjanya.


Jangan lupa like, komentar, vote, dan hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih teman-teman.


Gak bisa tidur makanya up-nya cepat.


hehehe......

__ADS_1


__ADS_2