Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 56 "Air mata istri"


__ADS_3

Pak Arman hanya bisa melongo melihat istrinya yang biasanya lemah lembut, berubah menjadi seperti singa betina hanya karena Kasih di bohongi suaminya.


Ditambah lagi dengan pernyataan nenek Murni yang mengatakan kalau besar kemungkinan suami Kasih sedang berselingkuh.


"Arman ibu mau kamu selidiki orang yang bernama Raka manager keuangan di perusahaan kamu, dia adalah suaminya Kasih yang mengatakan kalau sekarang ia pergi ke Surabaya karena tugas dari perusahaan. Ibu gak mau Anak itu di sakiti lebih lama lagi. Kalau memang suaminya tidak bisa membahagiakan Kasih, lebih baik keluarga kita yang membahagiakannya." Perintah nenek Murni.


Pak Arman hanya dapat mengiyakan perintah ibunya, walau dalam hati ia tidak menyangka ibu dan istrinya sangat menyayangi Kasih. Tetapi pak Arman tetap mengingatkan bahwa mereka tidak boleh terlalu ikut campur, apalagi ini urusan rumah tangga orang lain.


"Ibu tidak ikut campur man, ibu cuma ingin Kasih tahu apa yang sebenarnya di sembunyikan suaminya, apa kamu tega melihat perempuan itu di bohongi terus menerus. Kalau memang suaminya tidak terbukti seperti apa yang kita curigai maka itu akan baik untuk Kasih, agar Kasih tidak terus menduga-duga hal yang belum pasti." Tutur nenek Murni dengan nada tegas dan jangan lupa dengan dukungan sang menantu tersayangnya.


"Baik Bu, aku akan suruh anak buahku menyelidikinya" jawab pak Arman.


Jika sudah kedua wanita itu yang memberi perintah sangat jarang Pak Arman tidak mengabulkannya.

__ADS_1


...*****...


Sebelum kembali ke hotel Raka dan Sheila mampir sebentar ke mini market karena ada yang ingin di beli oleh Sheila.


"Ayo mas kita bayar, aku sudah selesai." Ajak Sheila.


"Segitu saja , yakin gak mau nambah?" tanya Raka.


"Aku nambahnya yang ini saja" bisik Sheila sambil mengusap adiknya Raka.


"Bayar mas." Suruh Sheila.


Raka mengeluarkan dompetnya dan membayar belanjaan Sheila, setelah selesai Raka langsung memasukkan kembalian beserta struk pembayarannya ke dalam kantong celananya, Raka tidak sempat mengambil struk pembayaran untuk membuangnya karena Sheila yang sudah memanggilnya. tanpa Raka sadari dari situlah semua bukti perselingkuhannya di ketahui sang istri.

__ADS_1


...*****...


Setelah mengetahui fakta bahwa suaminya berbohong Kasih semakin tidak tenang, pikiran negatif selalu menguasai otaknya apalagi di tambah dengan Raka yang tidak bisa di hubungi.


Rasa kesal, marah, kecewa dan sakit hati bercampur aduk bersarang di hati wanita yang sedang mengandung tersebut.


Tidak tau pada siapa ia mengadu untuk mengurangi rasa sakit ini. Tiba-tiba Kasih mengingat pesan sang nenek kalau ia sedang melalui masalah yang sangat berat maka mengadu lah kepada sang pencipta dan meminta pertolongan agar ia meringankan masalah yang kita hadapi.


Kasih segera melaksanakan sholat istighosah.


Tidak bisa dipungkiri, jika terkadang kita merasa stres dan lelah dengan cobaan yang menimpa kita. Untuk itu, kita bisa meminta permohonan dan pertolongan kepada Allah SWT. Begitulah pesan nenek Kasih.


Jika Kasih sedang Melaksanakan sholat istighosah dengan khusyuk berbeda dengan sepasang manusia yang sedang sibuk berc*nta berlomba-lomba untuk mencapai kenikmatan, tak Hanya sekali mereka bahkan mengulanginya sampai berkali-kali, ,melewati malam panjang ini dan tak lupa Raka selalu mengucapkan kata cinta untuk Sheila disaat ia mencapai puncak kenikmatan tanpa Raka ketahui jauh di sana istrinya sedang berdoa dengan sungguh-sungguh untuk diberi kekuatan untuk menjalani hidup, baik itu yang akan menyakitkan sekalipun.

__ADS_1


air mata istri yang sedang tersakiti itu menjadi saksi betapa sakit hatinya mengetahui kebohongan dari orang yang sangat ia cintai, bahkan Kasih tidak memungkiri akan ada kebohongan-kebohongan yang akan lebih parah dan tentunya lebih menguras emosi dan air mata.


__ADS_2