Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 238 "Bebas"


__ADS_3

Sheila tidak selamat ketika melahirkan putri kecilnya, selama kehamilan ternyata Sheila mengalami preeklampsia dimana seorang ibu memiliki tekanan darah tinggi yang berbahaya selama kehamilan. Kegagalan untuk mengobati preeklampsia menyebabkan pemisahan plasenta, kejang maternal, atau sindrom HELLP.


Sindrom HELLP adalah sejenis preeklampsia yang melibatkan hemolisis, peningkatan enzim hati dan platelet rendah. Ibu dengan sindrom HELLP biasanya memiliki fungsi hati yang memburuk dengan cepat sehingga Dokter tidak bisa menyelamatkan Sheila, beruntung Sheila masih bisa menggendong dan mencium bayinya sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya.


Kini Baby Kasih sementara akan di asuh oleh kedua orang tua Raka, sebelum Raka bebas.


Sheila memang lebih percaya kalau bayinya di rawat oleh Raka dan keluarganya daripada om dan tantenya. Mungkin om dan tantenya akan menyayangi anaknya tapi mereka sudah di usia senja, Sheila takut ketika om dan tantenya di panggil tuhan siapa yang akan merawat putrinya, kalau anak-anak dari omnya, Sheila sudah mengetahui watak mereka. Dia tidak bisa menjamin putrinya bisa hidup dengan baik bila di asuh mereka.

__ADS_1


...*****...


Beberapa bulan kemudian, terlihat seseorang keluar dari dalam rutan. Laki-laki itu tampak tersenyum dengan ransel di pundaknya. Ia langsung berlari memeluk kedua orang tuanya yang sudah menunggu di luar.


"Mama papa, maafkan anakmu ini." Tangis Raka pecah saat berada di dalam pelukan kedua orang tuanya.


Raka langsung menggendong bayi perempuan yang tampak gembul tersebut, Raka tersenyum menatap anak yang dulu tidak di inginkannya itu.

__ADS_1


"Halo sayang apa kabar nak? Ini papa sayang, maafin papa ya sayang karena tidak bisa ada di samping kamu. Papa janji mulai hari ini papa akan selalu menemani kamu, ada untuk kamu. Maaf juga karena dulu papa pernah jahat sama kamu." Ucap Raka kepada bayinya dengan berurai air mata.


Melihat wajah anaknya membuat Raka mengingat betapa jahatnya ia dulu, tak pernah peduli dengan Sheila dan anaknya. Tak pernah ikut menemani Sheila periksa kandungan, tak pernah menuruti ngidam Sheila, bahkan sekedar mengelus perut Sheila dulu ia tak Sudi.


Kini Raka berjanji akan menebus semua kesalahannya dengan memberikan semua kasih sayangnya kepada ketiga anaknya, terutama kepada baby Kasih. Raka harus bisa menjadi ayah dan ibu untuk putri kecilnya.


Raka ikut pulang ke kampung orang tuanya, lelaki itu sudah memutuskan untuk memulai usahanya di kampung saja. Karena sudah sulit baginya untuk hidup di Jakarta dengan status sebagai mantan napi, akan sulit ia mendapatkan pekerjaan. Selain itu dia tidak mungkin bisa mengasuh baby Kasih sendiri, pasti ia butuh bantuan. Jika di Jakarta pasti dia harus menyewa jasa pengasuh bayi dan tentunya memerlukan biaya sedangkan keuangannya sedang tidak baik. Jika ia di kampung, ibunya akan bisa membantu Raka menjaga anaknya sehingga ia lebih memilih pindah ke kampung saja.

__ADS_1


Sebelum kembali ke kampung Raka menyempatkan diri untuk berziarah ke makam istrinya Sheila, mereka tidak bercerai karena Sheila meninggal saat melahirkan. Di depan makam Sheila, Raka menangis meminta maaf atas segala kesalahannya dan berjanji akan merawat anak mereka dengan baik. Raka juga berjanji akan membawa Kasih mengunjungi makam Sheila jika anak mereka sudah mulai mengerti dan paham dengan keadaan.


__ADS_2